Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

UMKM RI Disuruh Belajar dari India, Modal Besar Bisa Jadi Beban Jika Pasar Tak Ada

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:08 WIB
UMKM RI Disuruh Belajar dari India, Modal Besar Bisa Jadi Beban Jika Pasar Tak Ada
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan India memiliki pengalaman dalam membangun UMKM yang tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga mempertahankan pasar. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • UMKM RI dinilai masih lemah dalam menjaga dan memperluas pasar.
  • Tambahan modal berisiko menjadi beban jika produk tak terserap pasar.
  • Pemerintah mendorong UMKM RI belajar dari keberhasilan India.

Suara.com - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia masih menghadapi persoalan serius yang tak bisa diselesaikan hanya dengan menambah modal. Pemerintah bahkan mendorong UMKM belajar dari India karena kemampuan menjaga pasar dinilai masih menjadi titik lemah yang harus dibenahi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan India memiliki pengalaman dalam membangun UMKM yang tidak hanya mampu meningkatkan produksi, tetapi juga mempertahankan pasar. Menurutnya, kemampuan tersebut membuat UMKM tetap bergerak meski harus berdampingan dengan perusahaan besar dan konglomerasi.

"Karena India itu salah satu negara yang berhasil mendorong UMKM, tidak hanya mereka berproduksi, tetapi bagaimana mereka bisa menjaga pasar," kata Airlangga dalam acara UMKM Finance Summit di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Airlangga menilai kondisi tersebut menjadi pelajaran penting bagi Indonesia yang tengah mendorong UMKM naik kelas. Sebab, peningkatan kapasitas produksi tanpa kepastian pasar justru berisiko membuat pelaku usaha menghasilkan barang yang sulit dijual.

"Sehingga semua bisa tumbuh, walaupun ada yang konglomeratnya tinggi tapi yang UMKM itu bergerak, sehingga itu menjadi basis daripada perekonomian, daripada India," ujarnya.

Menurut Airlangga, UMKM Indonesia mau tidak mau perlu mempelajari pengalaman India. Penguatan usaha tidak cukup hanya dengan mendorong produksi, tetapi juga memastikan produk memiliki pasar yang mampu menopang keberlanjutan bisnis.

"Jadi, kita ingin kalau kita tumbuh, memang UMKM mau nggak mau harus belajar ke India," kata Airlangga.

Persoalan tersebut menjadi semakin penting ketika pemerintah terus mendorong peningkatan akses pembiayaan bagi UMKM. Tambahan modal memang dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, tetapi tanpa pasar yang kuat, pembiayaan justru berpotensi berubah menjadi beban.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengingatkan pemerintah agar peningkatan akses kredit tidak hanya mengejar angka penyaluran pembiayaan. Menurutnya, kemampuan UMKM menyerap pembiayaan harus diikuti dengan kepastian pasar.

baca juga

"Namun memang tadi saya juga sampaikan kepada beliau-beliau bahwa ada beberapa catatan juga yang memang kita sampaikan dari Kementerian UMKM, bahwa pada saat kita ingin mendorong pertumbuhan angka akses pembiayaan ke sektor UMKM, ini juga harus diimbangi dengan mengamankan pasar," kata Maman.

Maman menegaskan, masalah pasar tidak boleh dipisahkan dari kebijakan pembiayaan. Sebab, UMKM bisa saja mendapatkan kredit dan meningkatkan produksi, tetapi tetap kesulitan membayar kewajiban jika barang yang dihasilkan tidak terserap konsumen.

"Karena jangan sampai pada saat kredit pembiayaan kita berikan kepada UMKM kita dan UMKM kita bisa memproduksi barang dengan baik, namun pada saat barangnya mau dijual ke pasar, enggak ada yang terima," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ojol Jadi UMKM, Aplikator Tetap Wajib Beri Bonus Hari Raya

Ojol Jadi UMKM, Aplikator Tetap Wajib Beri Bonus Hari Raya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Investasi Pariwisata Tembus Rp39 Triliun: Warga Lokal Ikut Kaya atau Cuma Jadi Penonton?

Investasi Pariwisata Tembus Rp39 Triliun: Warga Lokal Ikut Kaya atau Cuma Jadi Penonton?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:58 WIB

Penyaluran Pinjaman Modal untuk UMKM Tak Boleh Asal, Bisa Berujung Kredit Macet

Penyaluran Pinjaman Modal untuk UMKM Tak Boleh Asal, Bisa Berujung Kredit Macet

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:50 WIB

Terkini

3 Karakter Hijab untuk Perempuan dengan Aktivitas yang Beragam

3 Karakter Hijab untuk Perempuan dengan Aktivitas yang Beragam

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:06 WIB

Feng Shui Posisi Kompor dan Wastafel yang Tidak Boleh Berhadapan, Ini Alasannya

Feng Shui Posisi Kompor dan Wastafel yang Tidak Boleh Berhadapan, Ini Alasannya

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Intelijen AS Evakuasi Donald Trump Diam-diam dengan Truk Katering Bandara Turki

Intelijen AS Evakuasi Donald Trump Diam-diam dengan Truk Katering Bandara Turki

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:02 WIB

10 Sepatu Lari untuk Orang Gemuk, Utamakan Cushion dan Stabilitas

10 Sepatu Lari untuk Orang Gemuk, Utamakan Cushion dan Stabilitas

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:01 WIB

5 Shampo untuk Rambut Rontok dan Tipis, Bye-bye Kebotakan!

5 Shampo untuk Rambut Rontok dan Tipis, Bye-bye Kebotakan!

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Untukmu yang Akan Menikah: Pernikahan Ternyata Bukan Cuma Soal Jatuh Cinta

Untukmu yang Akan Menikah: Pernikahan Ternyata Bukan Cuma Soal Jatuh Cinta

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:00 WIB

1.900 Pegawai Kemensos Terdeteksi Main Judol, Ada yang Beraksi di Jam Kantor

1.900 Pegawai Kemensos Terdeteksi Main Judol, Ada yang Beraksi di Jam Kantor

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Raup Rp19,6 T, The Odyssey Jadi Film Nolan Terlaris Sepanjang Karier

Raup Rp19,6 T, The Odyssey Jadi Film Nolan Terlaris Sepanjang Karier

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:56 WIB

5 Sunscreen SPF 50 Murah biar Kulit Gak Gosong saat Agustusan, Mulai Rp24 Ribuan

5 Sunscreen SPF 50 Murah biar Kulit Gak Gosong saat Agustusan, Mulai Rp24 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:56 WIB

Provokator Hoaks Harus Dikategorikan sebagai Musuh Negara

Provokator Hoaks Harus Dikategorikan sebagai Musuh Negara

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:54 WIB

×