Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online

M Nurhadi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:07 WIB
Desil Tak Sesuai Fakta, Ini Cara Pembaruan Data DTKS Offline dan Online
Cara Cek Desil [SuaraBogor/HO/Pemkab Bogor]
baca 10 detik
  • Masyarakat dapat memperbaiki tingkat desil DTKS yang terlalu tinggi melalui jalur offline di kantor desa atau online lewat aplikasi Kemensos.
  • Pengajuan offline memerlukan dokumen kependudukan dan melalui musyawarah desa, sedangkan pengajuan online menggunakan aplikasi Cek Bansos Kemensos.
  • Seluruh usulan perbaikan data harus melalui verifikasi lapangan oleh Dinas Sosial dan penetapan baru oleh Badan Pusat Statistik.

Suara.com - Keluhan masyarakat mengenai tingkatan desil dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) belakangan ini mendadak viral di media sosial. 

Sejumlah pihak menyuarakan kebingungan mereka lantaran angka penetapan desil keluarga mereka dinilai terlalu tinggi dan jauh melenceng dari kondisi ekonomi riil di lapangan.

Sebagaimana diketahui, pemerintah Indonesia memanfaatkan pemeringkatan desil DTKS sebagai acuan utama penargetan dan penyaluran berbagai program bantuan sosial nasional.

Tingkatan desil menggambarkan strata kesejahteraan masyarakat, di mana angka desil yang semakin rendah menunjukkan tingkat ekonomi yang semakin rentan. Namun, ketika pendataan lapangan mengalami anomali sehingga angka desil seseorang melonjak, akses terhadap bantuan seperti PKH, BPNT, hingga PBI-JK otomatis terputus.

Bagi Anda yang mengalami permasalahan serupa di mana penentuan status desil tidak mencerminkan fakta ekonomi sebenarnya, pemerintah menyediakan dua jalur resmi untuk mengajukan sanggahan dan perbaikan data, yakni secara offline melalui musyawarah tingkat desa/kelurahan serta secara online melalui aplikasi resmi Kementerian Sosial.

1. Pengajuan Secara Offline Melalui Kantor Desa atau Kelurahan

Jalur offline sangat disarankan oleh pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan proses validasi yang lebih transparan. Metode ini mengandalkan musyawarah lokal yang melibatkan perangkat lingkungan setempat untuk memverifikasi secara langsung kondisi kehidupan pemohon.

Langkah-langkah yang harus ditempuh meliputi:

  • Mempersiapkan Dokumen Persyaratan: Bawa dokumen kependudukan asli berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Sangat dianjurkan untuk membawa dokumen pendukung tambahan, seperti foto kondisi fisik bangunan rumah, bukti pembayaran listrik, atau surat keterangan penghasilan dari RT/RW setempat.
  • Mendatangi Kantor Desa/Kelurahan: Datangi kantor desa, kelurahan, atau kantor Dinas Sosial setempat untuk menemui petugas maupun operator sistem Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
  • Mengajukan Permohonan Perbaikan: Sampaikan maksud dan tujuan Anda secara jelas kepada petugas bahwa Anda ingin mengajukan usulan pembaruan atau penurunan tingkat desil karena data yang tercatat di sistem tidak sesuai dengan realitas ekonomi harian.
  • Musyawarah dan Penginputan Data: Usulan perbaikan yang dikumpulkan akan dibahas secara terbuka dalam forum Musyawarah Desa (Musdes) atau Musyawarah Kelurahan (Muskel). Jika disetujui, operator SIKS-NG akan menginput data pembaruan tersebut ke dalam sistem nasional.

2. Pengajuan Secara Online Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos

baca juga

Bagi masyarakat di kota-kota besar yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor kelurahan, Kementerian Sosial menghadirkan solusi mandiri melalui platform digital di ponsel pintar.

Tahapan pengajuan sanggahan secara online adalah sebagai berikut:

  • Mengunduh Aplikasi Resmi: Unduh aplikasi Cek Bansos secara resmi melalui layanan Google Play Store pada ponsel pintar Anda.
  • Registrasi Akun Baru: Pilih menu pembuatan akun baru, lalu isi data diri secara presisi mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), serta alamat domisili sesuai KTP. Pengguna juga diwajibkan mengunggah foto swafoto (selfie) sambil memegang KTP asli untuk proses verifikasi identitas.
  • Pengecekan Menu Profil: Setelah akun disetujui dan diaktivasi oleh administrator Kementerian Sosial, masuk kembali ke dalam aplikasi dan periksa peringkat kesejahteraan atau desil Anda pada menu Profil.
  • Mengirimkan Usulan Pembaruan: Tekan tombol Request Pembaruan atau manfaatkan fitur Usul-Sanggah yang tersedia di aplikasi untuk mengirimkan data koreksi mengenai kondisi ekonomi dan aset keluarga Anda saat ini.

Alur dan Tahapan Proses Verifikasi Berjenjang

Penting untuk dipahami oleh seluruh masyarakat bahwa pengajuan pembaruan data desil tidak akan berubah secara instan atau otomatis berubah pada hari yang sama. Seluruh berkas dan usulan yang masuk harus melewati serangkaian rantai verifikasi yang ketat dengan alur sebagai berikut:

[Pengajuan Data Mandiri/Desa] → [Pengecekan & Verifikasi Lapangan oleh Dinsos] → [Validasi Kementerian Sosial] → [Penetapan Desil Baru oleh BPS]

Pada tahap verifikasi lapangan (ground check), petugas dari Dinas Sosial daerah akan mendatangi kediaman pemohon secara langsung tanpa pemberitahuan rumit.

Petugas akan melakukan penilaian objektif terhadap kondisi fisik rumah, kepemilikan barang elektronik, aset transportasi, hingga estimasi riil pendapatan keluarga.

Siklus pembaruan data desil nasional umumnya diperbarui secara berkala dalam rentang waktu 3 hingga 6 bulan sekali. Selain itu, pengajuan perbaikan data ini tidak serta-merta menjamin bahwa status desil Anda akan otomatis diturunkan.

Hasil akhir pembaruan data murni bergantung pada hasil evaluasi objektif petugas di lapangan serta pengolahan matematis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Untuk memantau informasi terkini dan perkembangan sistem, masyarakat dapat mengakses kanal media sosial resmi Kementerian Sosial RI atau mengunjungi laman resmi Cek Bansos Kemensos secara berkala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Bansos Beras PKH, KPK Minta Rudi Tanoe Kooperatif

Mangkir dari Pemeriksaan Kasus Bansos Beras PKH, KPK Minta Rudi Tanoe Kooperatif

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Rokok Tak Tergoyahkan Meski Beras Mahal, Bansos Bisa Jadi Sia-sia

Rokok Tak Tergoyahkan Meski Beras Mahal, Bansos Bisa Jadi Sia-sia

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Mendagri Dorong Pemanfaatan Data Dukcapil untuk Percepat Digitalisasi Bansos di Biak Numfor

Mendagri Dorong Pemanfaatan Data Dukcapil untuk Percepat Digitalisasi Bansos di Biak Numfor

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Terkini

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

×