Mendagri Dorong Pemanfaatan Data Dukcapil untuk Percepat Digitalisasi Bansos di Biak Numfor

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:07 WIB
Mendagri Dorong Pemanfaatan Data Dukcapil untuk Percepat Digitalisasi Bansos di Biak Numfor
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memberikan arahan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terkait percepatan digitalisasi bantuan sosial berbasis data kependudukan di Biak Numfor, Papua. (Dok. Kemendagri)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memastikan data kependudukan yang akurat menjadi fondasi utama penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tepat sasaran. Komitmen tersebut ditegaskan saat kunjungan kerja ke Kabupaten Biak Numfor, Papua, selama tiga hari, mulai Jumat (31/7/2026) hingga Minggu (2/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Tito didampingi Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Muhammad Nuh Al Azhar. Kunjungan ini menjadi bagian dari percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus penguatan pemanfaatan data biometrik kependudukan sebagai dasar penetapan penerima bansos.

Saat memberikan arahan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor di Kompleks Kantor Bupati, Brambaken, Distrik Samofa, Jumat (31/7/2026), Tito mengatakan ketidaktepatan sasaran bansos dapat diatasi melalui integrasi data kependudukan yang akurat dan terverifikasi.

"Dengan sistem itu bisa membaca lebih tepat dan lebih akurat siapa yang layak menerima bantuan sosial dan siapa yang tidak," kata Tito.

Ia menjelaskan, pemutakhiran data difokuskan pada masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 4 sebagai kelompok prioritas penerima berbagai program perlindungan sosial pemerintah.

Menurut Tito, pemanfaatan data biometrik akan meningkatkan akurasi penetapan penerima manfaat sekaligus meminimalkan potensi kesalahan penyaluran.

Biak Numfor menjadi salah satu daerah prioritas nasional dalam perluasan implementasi SPBE yang ditargetkan berjalan sebelum pertengahan Agustus 2026.

Karena itu, Tito meminta seluruh perangkat daerah, aparat kampung, hingga kader Posyandu berperan aktif mengawal proses pemutakhiran data yang dilakukan tim teknis di lapangan.

Di sela kunjungan kerja tersebut, Direktur PIAK Ditjen Dukcapil Muhammad Nuh Al Azhar memimpin kick off meeting digitalisasi bansos bersama jajaran Pemkab Biak Numfor.

baca juga

Nuh menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menyiapkan agen pendamping yang akan menjadi ujung tombak proses pendataan calon penerima bantuan sosial.

"Keberhasilan digitalisasi bantuan sosial tidak hanya bergantung pada aplikasi atau teknologi yang digunakan, tetapi terutama pada kualitas data kependudukan yang menjadi fondasinya," ujar Nuh.

Ia mengingatkan seluruh agen pendamping agar memastikan setiap data yang dihimpun dari masyarakat akurat, mutakhir, dan telah melalui proses validasi.

Menurut Nuh, data kependudukan yang dikelola Ditjen Dukcapil menjadi referensi identitas tunggal yang mendukung SPBE sekaligus menjadi rujukan berbagai layanan publik, termasuk penyaluran bansos.

Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dipadukan dengan verifikasi biometrik memungkinkan proses validasi penerima manfaat dilakukan secara lebih presisi sehingga mampu meminimalkan data ganda, identitas fiktif, maupun penerima yang sudah tidak lagi memenuhi kriteria.

Nuh menambahkan, Ditjen Dukcapil akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui penyediaan data yang aman, pendampingan teknis, serta pemanfaatan Dashboard Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) untuk mendukung pemutakhiran data secara berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur

Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi

Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:22 WIB

Dorong Transformasi Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Pendekatan Humanis

Dorong Transformasi Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Pendekatan Humanis

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:18 WIB

Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi

Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:04 WIB

Korupsi Kepala Daerah Sudah Level Darurat, DPR Panggil Kemendagri dan Asosiasi Pemda Besok

Korupsi Kepala Daerah Sudah Level Darurat, DPR Panggil Kemendagri dan Asosiasi Pemda Besok

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:13 WIB

Sekjen Kemendagri Harap Pamong Praja Muda IPDN Jadi Agen Perubahan di Daerah

Sekjen Kemendagri Harap Pamong Praja Muda IPDN Jadi Agen Perubahan di Daerah

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:31 WIB

Terkini

Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Pentingnya Membatasi Aktivitas Luar Ruangan

Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Pentingnya Membatasi Aktivitas Luar Ruangan

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 13:54 WIB

ASN Run 2026 Resmi Digelar, Menteri PANRB: Energi Positif untuk Hadir Melayani Masyarakat

ASN Run 2026 Resmi Digelar, Menteri PANRB: Energi Positif untuk Hadir Melayani Masyarakat

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:50 WIB

Masa Depan di Atas Lantai Kaca: Saat Krisis Global dan Politik Hancurkan Mental Gen Z

Masa Depan di Atas Lantai Kaca: Saat Krisis Global dan Politik Hancurkan Mental Gen Z

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 13:50 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Pemkot Minta Warga Jangan Panik tapi Waspada

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Pemkot Minta Warga Jangan Panik tapi Waspada

Bekaci | Minggu, 06 September 2026 | 13:47 WIB

Abu Vulkanik Jadi Ancaman, Transjakarta Matikan Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

Abu Vulkanik Jadi Ancaman, Transjakarta Matikan Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:38 WIB

Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami

Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami

News | Minggu, 06 September 2026 | 13:33 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Aktivitas Penyeberangan Bakauheni-Merak Tetap Normal

Erupsi Anak Krakatau, Aktivitas Penyeberangan Bakauheni-Merak Tetap Normal

Video | Minggu, 06 September 2026 | 13:30 WIB

Anak Krakatau Level III Siaga, ASDP Pastikan Merak-Bakauheni Masih Beroperasi Normal

Anak Krakatau Level III Siaga, ASDP Pastikan Merak-Bakauheni Masih Beroperasi Normal

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 13:29 WIB

Update! 25 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Dibatalkan akibat Erupsi Anak Krakatau

Update! 25 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Dibatalkan akibat Erupsi Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 13:27 WIB

Bakauheni-Merak Normal: Terlihat Abu Erupsi Anak Krakatau, Ombak Kencang

Bakauheni-Merak Normal: Terlihat Abu Erupsi Anak Krakatau, Ombak Kencang

Lampung | Minggu, 06 September 2026 | 13:27 WIB

×