Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Kemasan Rokok Polos Bikin Efek Domino, Industri Kreatif Bisa Sepi Job

Achmad Fauzi

Senin, 17 Agustus 2026 | 09:39 WIB
Kemasan Rokok Polos Bikin Efek Domino, Industri Kreatif Bisa Sepi Job
Ilustrasi Kemasan Rokok Polos. Foto Suara.com
baca 10 detik
  • Ketua P3I Susilo Dwihatmanto menyatakan di Jakarta, Senin (17/8/2026), bahwa rencana kemasan rokok polos mengancam industri periklanan dan memicu jutaan pengangguran.
  • Ketua AVISI Hermawan Sutanto menilai kebijakan tersebut kontradiktif terhadap pengembangan ekonomi kreatif serta meminta Kemenkes mengecualikan produk film.
  • Plt. Dirjen P2P Kemenkes Andi Saguni menegaskan penyusunan regulasi tetap berlanjut untuk memprioritaskan perlindungan kesehatan masyarakat.

Suara.com - Rencana Pemerintah menerapkan kemasan rokok polos atau plain packaging dinilai tidak hanya berdampak terhadap industri hasil tembakau (IHT), tetapi juga berpotensi merembet ke industri periklanan dan ekonomi kreatif.

Ketua Badan Pengawas Periklanan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) Susilo Dwihatmanto mengatakan kontribusi belanja iklan dari industri rokok dan rokok elektrik memang telah menurun cukup tajam dalam satu dekade terakhir.

Meski saat ini porsi belanja iklan dari sektor tembakau sudah berada di bawah 10 persen, Susilo menilai rencana plain packaging tetap dapat memberikan dampak terhadap ekosistem bisnis periklanan.

Menurutnya, dampak tersebut terutama dapat dirasakan produk rokok elektrik yang dalam beberapa tahun terakhir cukup aktif melakukan promosi.

"Menurut saya pemerintah sangat gegabah kalau sampai aturan itu disahkan. Karena itu akan menyebabkan penganggurannya berapa puluh juta orang lagi gitu ya. Jadi bukan sekedar masalah rokok," ujar Susilo di Jakarta, Senin (17/8/2026).

Pedagang menunjukkan bungkus rokok bercukai di Jakarta, Kamis (10/12/2020).  [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]
ilustrasi bungkus rokok. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Susilo juga menjelaskan bahwa kemasan memiliki fungsi lebih luas dibandingkan sekadar melindungi produk. Kemasan menjadi salah satu media komunikasi antara produk dan konsumen.

"Desain packaging itu untuk memberikan identitas pada suatu produk atau brand, alat komunikasi yang bekerja tanpa kata. Jadi ketika kita melihat packaging sudah menerangkan ini rokok elektrik atau rokok biasa, filter atau yang non-filter, itu ‘kan termasuk warnanya, logo, tipografi, desain kemasan itu untuk membangun identitas merek," imbuhnya.

Dampak terhadap sektor lain juga menjadi perhatian Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI). Ketua Umum AVISI Hermawan Sutanto menilai kebijakan tersebut berpotensi menghambat perkembangan industri kreatif nasional.

Padahal, industri kreatif saat ini tengah didorong pemerintah untuk meningkatkan daya saing sekaligus menarik investasi.

baca juga

"Hal ini sangat kontraproduktif di tengah upaya pemerintah untuk peningkatan nilai investasi, pengembangan ekonomi kreatif, dan mendorong pelaku industri film nasional untuk dapat berkembang dan go international," imbuhnya.

Hermawan menilai sejumlah ketentuan dalam rancangan aturan perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap sektor di luar aspek kesehatan.

AVISI juga meminta Kemenkes membuka ruang dialog lebih luas dengan para pemangku kepentingan yang terdampak langsung oleh regulasi tersebut.

"Kami juga meminta Kemenkes dapat mempertimbangkan untuk memberikan pengecualian dari ketentuan Pasal 24 terhadap produk film dan produk seni agar industri film di Indonesia dapat terus berkembang," imbuhnya.

Di sisi lain, Kemenkes tetap melanjutkan penyusunan Rancangan Permenkes tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan dan Informasi pada Produk Tembakau dan Rokok Elektronik.

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dr. Andi Saguni, mengatakan masukan dari berbagai pihak telah menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam penyusunan regulasi.

"Seluruh masukan yang disampaikan dalam proses penyusunan regulasi telah menjadi bahan pertimbangan pemerintah. Namun pada prinsipnya, kebijakan kesehatan harus tetap mengutamakan perlindungan masyarakat, terutama anak-anak, dari risiko kecanduan dan dampak buruk konsumsi tembakau," imbuh Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendapatan IHT Turun Rp100 Triliun, 900 Ribu Lapangan Kerja Terancam

Pendapatan IHT Turun Rp100 Triliun, 900 Ribu Lapangan Kerja Terancam

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Rokok Ilegal Diprediksi Naik 42 Persen Jika Aturan Kemasan Polos Dijalankan

Rokok Ilegal Diprediksi Naik 42 Persen Jika Aturan Kemasan Polos Dijalankan

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'

Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:18 WIB

Terkini

HUT ke-81 RI dan Merdeka dari Fast Fashion: Saatnya Bijak Beli Pakaian

HUT ke-81 RI dan Merdeka dari Fast Fashion: Saatnya Bijak Beli Pakaian

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Harga Saham Tak Wajar, Emiten Grup Bakrie Digembok BEI

Harga Saham Tak Wajar, Emiten Grup Bakrie Digembok BEI

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:35 WIB

4 Sepatu League Paling Nyaman untuk Lari, Brand Lokal Kualitasnya Setara Merek Global

4 Sepatu League Paling Nyaman untuk Lari, Brand Lokal Kualitasnya Setara Merek Global

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Iran Ejek Trump Sembunyi di Truk Makanan Usai Klaim Selat Hormuz

Iran Ejek Trump Sembunyi di Truk Makanan Usai Klaim Selat Hormuz

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Ledakan Molotov Hantam Dua Pos Polisi Surabaya: Satu Polisi Terluka Pelaku Akhirnya Tertangkap

Ledakan Molotov Hantam Dua Pos Polisi Surabaya: Satu Polisi Terluka Pelaku Akhirnya Tertangkap

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Sensasi Bernina Express Pullman Class, Kereta Panorama dengan Sajian Pemandangan Alpen hingga Italia

Sensasi Bernina Express Pullman Class, Kereta Panorama dengan Sajian Pemandangan Alpen hingga Italia

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:27 WIB

10 Promo 17 Agustus 2026 di Restoran Mal, Ada Paket Makan Hemat Rp45 Ribuan

10 Promo 17 Agustus 2026 di Restoran Mal, Ada Paket Makan Hemat Rp45 Ribuan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Makna Kelereng dan Karet Gelang di Souvenir Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Makna Kelereng dan Karet Gelang di Souvenir Upacara HUT ke-81 RI di Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:20 WIB

5 HP 5G Rp4 Jutaan Performa Terbaik, Chipset Snapdragon dan Memori 256 GB

5 HP 5G Rp4 Jutaan Performa Terbaik, Chipset Snapdragon dan Memori 256 GB

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Jateng Dikepung Zona Megathrust dan Sesar Aktif, Wakil Ketua DPRD: Warga Harus Waspada!

Jateng Dikepung Zona Megathrust dan Sesar Aktif, Wakil Ketua DPRD: Warga Harus Waspada!

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:13 WIB

×