Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Dicky Prastya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:29 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
Ilustrasi hiruk-pikuk aktivitas jual beli di pasar tradisional yang menjual berbagai kebutuhan pokok dan sayur-mayur. Pasar tradisional menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi masyarakat lokal yang paling terdampak oleh ketidakstabilan harga pangan. (Pexels/Muhamad Guruh Budi Hartono)
baca 10 detik
  • Pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi 6,0 persen dalam RAPBN 2027 karena didorong fondasi makroekonomi semester pertama 2026 yang mencapai rekor tertinggi 5,45 persen dalam 13 tahun terakhir.
  • Plt. Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Ferry Ardiyanto menyatakan bahwa tema RAPBN 2027 adalah tumbuh lebih tinggi dan sejahtera lebih cepat guna mengakselerasi fondasi ekonomi nasional.
  • Defisit APBN 2027 diproyeksikan sekitar Rp671,12 triliun atau 2,40 persen dari PDB, yang menunjukkan perbaikan dibandingkan outlook tahun 2026 sebesar 2,80 persen PDB.

Suara.com - Kementerian Keuangan mengungkapkan alasan kenapa Pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,0 persen pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Plt. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kemenkeu, Ferry Ardiyanto menyebut kalau sikap optimistis ini didorong oleh fondasi makro ekonomi yang mencatatkan rekor pertumbuhan impresif pada semester pertama 2026.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester pertama tahun 2026 menjadi sinyal positif yang sangat berharga bagi perekonomian nasional.

"Jadi pertumbuhan ekonomi secara kumulatif pada semester 1 2026 itu 5,45 persen, ini paling tinggi dalam 13 tahun terakhir," kata Plt. Dirjen Ferry dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Ferry menjelaskan, jika APBN 2026 mengusung tema kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi untuk memperkuat fondasi, maka RAPBN 2027 diproyeksikan untuk melompat lebih jauh.

"Sedangkan tema RAPBN 2027, seperti yang sampaikan oleh Bapak Presiden, adalah tumbuh lebih tinggi, sejahtera lebih cepat. Keduanya merupakan satu rangkaian kebijakan. Jadi RAPBN 2026 itu memperkuat fondasi dan ketahanan ekonomi sedangkan RAPBN 2027 ini akan mengakselerasi fondasi tersebut menjadi pertumbuhan dan kesejahteraan yang lebih tinggi," tuturnya.

Di tengah ketatnya persaingan global, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memfungsikan anggaran negara secara lebih strategis dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"RAPBN seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden, bukan sekedar dokumen anggaran tahunan. Itu adalah alat perjuangan bangsa, instrumen negara untuk melindungi rakyat, memperkuat fondasi pembangunan, dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan sekalian yang akan diamanatkan dalam konstitusi," klaim dia.

Ketahanan ekonomi Indonesia juga tercermin dari membaiknya sektor manufaktur hingga konsumsi masyarakat. Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur tercatat telah bergerak ke zona ekspansi di level 50,2, disusul perbaikan pada indikator penjualan semen, mobil, hingga sepeda motor.

baca juga

Di sisi internasional, lembaga pemeringkat Standards & Poor's (S&P) mempertahankan penilaian BBB dengan prospek stabil, sementara penerbitan Panda Bond mendapatkan peringkat AAA dari lembaga rating China.

Meskipun APBN dipakai untuk membiayai berbagai program prioritas nasiona seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, hingga renovasi Puskesmas dan RSUD, ia mengklaim kalau Pemerintah memastikan APBN dikelola secara berhati-hati.

Sebab defisit APBN pada tahun 2027 diproyeksikan berada di kisaran Rp671,12 triliun atau sekitar 2,40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini membaik dibandingkan outlook tahun 2026 yang berada di angka 2,80 persen PDB.

"Seperti disampaikan Pak Presiden, bahwa APBN 2027 didesain tetap ekspansif secara kolaboratif terukur dan terarah untuk mendorong ekonomi yang tubuh lebih tinggi dan kesehatan yang lebih cepat," jelas Ferry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

Bukan Sekadar Daur Ulang, Bagaimana Uni Eropa Ubah Industri Elektronik agar Lebih Ramah Lingkungan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:45 WIB

RI Sayangkan Negara Maju Kurang Serius Benahi Emisi Global

RI Sayangkan Negara Maju Kurang Serius Benahi Emisi Global

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:49 WIB

Bukan Mesin Belanja: Ketika APBN Terus Dipakai Tanpa Membangun Mesin Uang

Bukan Mesin Belanja: Ketika APBN Terus Dipakai Tanpa Membangun Mesin Uang

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:00 WIB

RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022

RAPBN 2027: Pemerintah Siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun, Tertinggi Sejak 2022

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:12 WIB

RAPBN 2027: Daftar 10 Kementerian Lembaga dengan Anggaran Tertinggi, BGN Pertama Tapi Dipangkas

RAPBN 2027: Daftar 10 Kementerian Lembaga dengan Anggaran Tertinggi, BGN Pertama Tapi Dipangkas

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas

Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua

Patung Yesus 25 Meter Segera Berdiri di Perbatasan Papua

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:08 WIB

3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

3.055 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi

Tampang 3 WNA Diduga Tentara Israel Kasari Staff Gym di Bali, Pemilik: Kalian Pembunuh Bayi

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri

Pelajar 15 Tahun di Serang Tewas Terlindas Truk Usai Gagal Menyalip dari Kiri

Banten | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:06 WIB

×