Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Dana JETP Rp333 Triliun Mandek, Airlangga Desak Proyek Energi Hijau Dikebut

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:21 WIB
Dana JETP Rp333 Triliun Mandek, Airlangga Desak Proyek Energi Hijau Dikebut
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat ditemui di kantornya pada Senin (13/10/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Dana JETP US$21,4 miliar baru terserap sekitar US$3,9 miliar.
  • Airlangga mengakui proyek transisi energi Indonesia masih berjalan lambat.
  • Pemerintah membidik industri energi surya berkapasitas 100 GW.

Suara.com - Pemerintah mengakui pemanfaatan dana transisi energi melalui program Just Energy Transition Partnership (JETP) masih berjalan lambat. Dari total komitmen pendanaan sebesar US$21,4 miliar atau sekitar Rp333 triliun, Indonesia baru memanfaatkan sekitar US$3,9 miliar atau kurang dari seperlima.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kondisi tersebut perlu segera diperbaiki. Pemerintah mendorong percepatan proyek-proyek JETP agar pendanaan yang telah disiapkan dapat segera digunakan untuk mendukung transisi energi Indonesia.

"Program JETP yang diluncurkan saat Indonesia memimpin G20. Indonesia memiliki alokasi dana sekitar US$21,4 miliar, tetapi progresnya agak lambat dan sekarang kami baru memanfaatkan sekitar US$4 miliar. Jadi kami perlu bergerak lebih cepat," kata Airlangga setelah bertemu Federal Minister for Economic Cooperation and Development Jerman Reem Alabali-Radovan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Menurut Airlangga, salah satu persoalan yang membuat penyerapan dana JETP belum maksimal adalah kesiapan ekosistem proyek energi. Hal tersebut antara lain berkaitan dengan power purchase agreement (PPA) atau perjanjian jual beli tenaga listrik.

"Tantangannya tentu berkaitan dengan ekosistem, terkait dengan perjanjian jual beli tenaga listrik dan yang lainnya," ujarnya.

Airlangga menilai percepatan proyek energi hijau penting dilakukan agar Indonesia dapat membuka akses pembiayaan yang lebih besar. Salah satu sumber pembiayaan yang diincar berasal dari bank pembangunan Jerman, KfW.

Indonesia, kata Airlangga, telah memiliki pengalaman bekerja sama dengan KfW. Lembaga keuangan tersebut juga dapat mendukung sektor swasta, khususnya dalam pembiayaan kebutuhan barang modal.

"Dan untuk pembiayaan, Indonesia sudah memiliki pengalaman dengan KfW. Biasanya untuk sektor swasta KfW dapat memberikan pembiayaan untuk barang modal. Jadi saya kira ini sesuatu yang dibutuhkan oleh pelaku usaha Indonesia," tutur Airlangga.

Dalam pertemuan dengan pemerintah Jerman, Airlangga juga membahas peluang kerja sama di sektor energi terbarukan. Jerman dinilai memiliki teknologi serta pengalaman yang dapat mendukung Indonesia dalam mempercepat transformasi energi.

baca juga

Pemerintah bahkan menargetkan pengembangan industri berbasis energi surya dengan kapasitas sekitar 100 gigawatt (GW) dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Target tersebut dinilai membutuhkan investasi besar sekaligus pasokan teknologi dan barang modal. Karena itu, pemerintah membuka peluang bagi perusahaan Jerman untuk ikut masuk dalam rantai industri energi terbarukan Indonesia.

"Artinya, mereka membutuhkan banyak teknologi, banyak barang modal, dan ini terbuka untuk partisipasi Jerman," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Bantah Kongkalikong dengan China untuk Perdagangan ke AS

Indonesia Bantah Kongkalikong dengan China untuk Perdagangan ke AS

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Airlangga Ungkap Rp4.460 Triliun Emas Warga RI Masih Di Bawah Bantal

Airlangga Ungkap Rp4.460 Triliun Emas Warga RI Masih Di Bawah Bantal

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Penentuan Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga, Menko Airlangga Akui Data DTSEN Tak Permanen

Penentuan Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga, Menko Airlangga Akui Data DTSEN Tak Permanen

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Terkini

Purnawirawan TNI Turun Gunung, Tambah Rp100 Juta untuk Sayembara Ijazah SMA Wapres Gibran

Purnawirawan TNI Turun Gunung, Tambah Rp100 Juta untuk Sayembara Ijazah SMA Wapres Gibran

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia

Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Bukan Hanya Batik, Ini 5 Wastra Tradisional Indonesia Punya Makna Filosofis

Bukan Hanya Batik, Ini 5 Wastra Tradisional Indonesia Punya Makna Filosofis

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sering Bingung Bedakan Cas AC dan DC Fast Charging pada Mobil Listrik? Begini Penjelasan Mudahnya

Sering Bingung Bedakan Cas AC dan DC Fast Charging pada Mobil Listrik? Begini Penjelasan Mudahnya

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral

Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral

Lampung | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Feng Shui Kamar Tidur di Atas Dapur, Benarkah Bisa Bikin Sial?

Feng Shui Kamar Tidur di Atas Dapur, Benarkah Bisa Bikin Sial?

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Indonesia Bantah Kongkalikong dengan China untuk Perdagangan ke AS

Indonesia Bantah Kongkalikong dengan China untuk Perdagangan ke AS

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Pidato Prabowo Tak Beri Kepastian, 20 Ribu PPPK Paruh Waktu Siap Geruduk Istana

Pidato Prabowo Tak Beri Kepastian, 20 Ribu PPPK Paruh Waktu Siap Geruduk Istana

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Pelita Kecil di Kolong Langit

Pelita Kecil di Kolong Langit

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Dua Bulan Lagi Bebas! Acil Napi Lapas Warungkiara Malah Kabur Gara-gara Ditegur Main HP

Dua Bulan Lagi Bebas! Acil Napi Lapas Warungkiara Malah Kabur Gara-gara Ditegur Main HP

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×