- Indeks Harga Saham Gabungan melemah 24,02 poin ke level 6.501 pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026.
- Pelemahan IHSG disebabkan oleh aksi ambil untung investor serta penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
- Sektor properti mencatatkan koreksi terdalam sebesar 1,67 persen, sedangkan sektor basic material menguat 1,38 persen.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada akhir perdagangan, Senin, 24 Agustus 2026. IHSG melemah 24,02 poin atau 0,37 persen ke level 6.501.
Berdasarkan data Phintraco Sekuritas, IHSG sempat menguat pada awal perdagangan dengan level tertinggi 6.551. Namun, indeks kemudian berbalik melemah dan menyentuh level terendah 6.474 sebelum ditutup di 6.501,67.
Total volume perdagangan mencapai 32,36 miliar saham dengan nilai transaksi Rp13,76 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.103.280 kali.
Phintraco Sekuritas menyebut pelemahan IHSG terjadi seiring aksi ambil untung atau profit taking serta pelemahan nilai tukar rupiah.
" Sektor properti mencatatkan koreksi terbesar (-1.67%), sementara sektor basic material menjadi satu-satunya sektor yang menguat (+1.38%)," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Rupiah juga ditutup melemah 0,11 persen ke level Rp17.712 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi seiring dengan pelemahan mayoritas mata uang Asia di tengah penguatan dolar AS.
Secara sektoral, IDX Basic Materials menjadi sektor dengan kinerja terbaik setelah menguat 1,38 persen.
Sementara itu, IDX Property menjadi sektor dengan pelemahan paling dalam, yakni 1,67 persen. Kemudian IDX Health turun 1,43 persen dan IDX Transportations terkoreksi 0,91 persen.
![OJK sedang memproses seleksi jajaran direksi Bursa Efek Indonesia periode mendatang melalui mekanisme penilaian kemampuan dan kepatutan. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/13/10426-bursa-efek-indonesia-ihsg.jpg)
Phintraco Sekuritas menilai IHSG masih memiliki sejumlah indikator teknikal yang cukup positif. Indeks masih bertahan di atas MA100, sementara histogram MACD juga masih berada di area positif.
Namun, investor perlu mewaspadai indikator Stochastic RSI yang mulai mendekati area overbought.
"Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas MA100 dan histogram MACD masih bertahan di area positif. Namun Stochastic RSI mendekati area overbought," tulis Phintraco Sekuritas.
Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi bergerak sideways pada kisaran 6.450-6.570 pada perdagangan berikutnya.
Data Perdagangan IHSG
- IHSG: 6.501 turun -24,02 poin atau -0,37 persen
- Level tertinggi: 6.551
- Level terendah: 6.474
- Pembukaan: 6.544
- Nilai transaksi: Rp13,76 triliun
- Volume transaksi: 32,36 miliar saham
- Frekuensi: 2.103.280 kali
Top Value
- BUMI: Rp194, turun 2 poin (-1,02 persen)
- DSSA: Rp1.065, naik 15 poin (+1,43 persen)
- BBCA: Rp6.400, turun 50 poin (-0,78 persen)
Top Volume