BI Tak Khawatir Dana SAL Mau Ditarik Purbaya

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:12 WIB
BI Tak Khawatir Dana SAL Mau Ditarik Purbaya
Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. Foto Rina-Suara.com
baca 10 detik
  • BI tak khawatir dana SAL ditarik, asal koordinasi tetap berjalan.
  • Dana SAL ditargetkan menambah DPK dan likuiditas perbankan.
  • Repo dan pengurangan SRBI juga tambah likuiditas, tapi bukan DPK.

Suara.com - Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memastikan rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menarik dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) tidak menjadi persoalan bagi bank sentral. BI menilai kebijakan tersebut justru dapat membantu memperkuat likuiditas perbankan selama dilakukan dengan tujuan yang jelas dan melalui koordinasi antarlembaga.

Destry mengatakan, dana SAL yang ditarik pemerintah akan diarahkan untuk menambah dana pihak ketiga (DPK) perbankan. Rencana tersebut, kata dia, telah dibahas dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

“Ya sudah, saya rasa itu tidak masalah. Koordinasi juga sudah bagus. Dalam KSSK kita sudah bahas,” kata Destry di Gedung DPR, Rabu (26/8/2026).

Menurut Destry, koordinasi penggunaan dana SAL telah dilakukan antara BI, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bahkan, pembahasan teknis turut melibatkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk memantau pergerakan dana di sektor perbankan.

“Tim teknis sudah duduk bersama sekarang. Semuanya, BI, OJK, Kementerian Keuangan, dan juga LPS,” ujarnya.

Destry menjelaskan, penarikan dana SAL perlu mendapat perhatian karena dapat memengaruhi jumlah uang beredar. Namun, BI telah memperoleh informasi mengenai rencana tersebut sejak jauh-jauh hari sehingga memiliki ruang untuk melakukan koordinasi dan pemantauan.

“Pada saat mau ditarik, itu pun kami sudah diberi tahu jauh-jauh hari,” kata Destry.

Ia menegaskan, sejauh ini tidak ada persoalan dalam koordinasi antara lembaga-lembaga yang terlibat. Menurutnya, seluruh kebijakan tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni memperkuat likuiditas perbankan agar ruang intermediasi bank semakin besar.

“Jadi intinya itu semua tergantung koordinasinya. Kami tidak melihat ada masalah dengan koordinasi sejauh ini. Jadi tujuannya sama-sama baik, bagaimana menambah likuiditas di perbankan kita,” jelasnya.

baca juga

Meski sama-sama bertujuan meningkatkan likuiditas perbankan, Destry menekankan bahwa karakteristik dana SAL berbeda dengan instrumen yang digunakan BI.

Jika dana SAL ditarik pemerintah dan kemudian masuk langsung ke rekening perbankan, aliran tersebut dapat meningkatkan DPK secara langsung. Sementara itu, BI memiliki instrumen moneter sendiri untuk menambah likuiditas perbankan.

Destry menyebut pembukaan fasilitas repo serta langkah BI mengurangi kepemilikan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) juga dapat memberikan tambahan likuiditas kepada bank. Namun, mekanismenya tidak secara langsung menambah DPK.

“Khususnya kalau SAL itu langsung masuk ke DPK. Sementara dari kami, dengan membuka fasilitas repo, kemudian juga kami mulai mengurangi SRBI, itu juga menambah likuiditas bank. Namun, memang bukan di dalam DPK-nya,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Minta Program Sekolah Rakyat Gencar Dipromosikan ke Publik

Purbaya Minta Program Sekolah Rakyat Gencar Dipromosikan ke Publik

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Mau Periksa Pajak Injourney usai Pengusaha Keluhkan Biaya Logistik Tinggi

Purbaya Mau Periksa Pajak Injourney usai Pengusaha Keluhkan Biaya Logistik Tinggi

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Purbaya Jengkel DTSEN Banyak Masalah, Padahal Sudah Keluar Anggaran Rp 7 Triliun ke BPS

Purbaya Jengkel DTSEN Banyak Masalah, Padahal Sudah Keluar Anggaran Rp 7 Triliun ke BPS

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Daftar 15 Provinsi yang Menggelar Pemutihan Pajak Kendaraan Oktober hingga Desember 2026

Daftar 15 Provinsi yang Menggelar Pemutihan Pajak Kendaraan Oktober hingga Desember 2026

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Konsol Gaming Genggam Tak Lagi Cuma Buat Main, Kini Jadi PC Kerja

Konsol Gaming Genggam Tak Lagi Cuma Buat Main, Kini Jadi PC Kerja

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Bahaya AI Companion: Ketika Teman Virtual Menggantikan Empati

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Pasokan Gas Jadi Kunci Produksi Pupuk PIM, ESDM Bahas Sumber Tambahan

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

Kontroversi Suharyanto Eks Kepala BNPB, Terbaru Terseret Isu Sang Adik Kena OTT KPK

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung Kebut Kawasan Industri Katibung Jadi Pusat Kilang Minyak & Hilirisasi

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Ingatkan Pemkot Tak Sporadis Bongkar Pasar Shopping, Hadi Kurniadi: Jangan Korbankan Nasib UMKM

Lampung | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Atasi Kulit Kusam dengan Budget Hemat, Ini 5 Brightening Cleanser 30 Ribuan

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:41 WIB

×