IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak Terbatas, Ini Saham-saham Pilihan Analis

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 31 Agustus 2026 | 07:43 WIB
IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak Terbatas, Ini Saham-saham Pilihan Analis
ARSIP-Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan bergerak terbatas dengan potensi melemah pada perdagangan Senin, 31 Agustus 2026.
  • Pergerakan pasar dibayangi sentimen global terkait arah suku bunga tinggi The Fed dan penantian rilis data ekonomi nasional.
  • Analis memperkirakan IHSG berada di kisaran support 6.430 dan resistance 6.606, dengan beberapa rekomendasi saham pilihan.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (31/8/2026).

Pergerakan laju indeks acuan pasar modal Indonesia tersebut dibayangi oleh tekanan sentimen global terkait arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed), serta penantian rilis data ekonomi nasional.

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi memperkirakan IHSG pada awal pekan bergerak campuran (mixed) dengan kecenderungan melemah. Secara teknikal, pergerakan IHSG diproyeksikan berada dalam rentang level support 6.430 dan resistance 6.606.

“IHSG awal pekan depan kami perkirakan bergerak mixed cenderung melemah dalam rentang level support 6.430 dan resistance 6.606 dengan indikator MACD menunjukkan tren yang landai, dan RSI bergerak turun,” ujar Oktavianus, pada Senin (31/8/2026).

Oktavianus menjelaskan bahwa pergerakan IHSG masih sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar global, khususnya sinyal ketat dari bank sentral AS.

Pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole baru-baru ini memperitegas bahwa inflasi inti dinilai belum melambat sesuai harapan, sehingga menguatkan spekulasi kebijakan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama (higher for longer).

“Kami berpandangan IHSG akan dipengaruhi sentimen: nada hawkish Fed masih nyata, seiring dengan pernyataan Warsh terkait inflasi inti belum melambat dan mengonfirmasi higher for longer masih berlanjut,” kata Oktavianus.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi memberikan tekanan negatif bagi pasar saham global maupun domestik karena ekspektasi penurunan suku bunga belum akan terealisasi dalam waktu dekat. Pelaku pasar mengkhawatirkan tingginya suku bunga dapat menghambat laju ekspansi korporasi serta menahan pertumbuhan permintaan kredit perbankan.

Sementara dari dalam negeri, perhatian investor tertuju pada rilis data ekonomi terkini. Pasar menantikan pengumuman data inflasi Indonesia periode Agustus 2026 yang diperkirakan tumbuh sebesar 2,86 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

baca juga

Selain itu, rilis data Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia juga dinanti, di mana konsensus memproyeksikan masih berada di area ekspansif pada level 50,5.

“Hal ini akan cenderung direspons moderat oleh pasar karena belum adanya perubahan material,” ujar Oktavianus.

Di sisi lain, Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memberikan pandangan yang sedikit lebih optimistis. Menurut perkiraannya, laju indeks masih memiliki peluang untuk mengalami penguatan terbatas pada perdagangan awal pekan.

“Untuk Senin, posisi pergerakan IHSG masih berpeluang menguat terbatas dengan support 6.506 dan resistance 6.539,” kata Herditya.

Pandangan senada juga disampaikan oleh tim riset BNI Sekuritas. Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mencermati bahwa IHSG yang sebelumnya ditutup terkoreksi tipis 0,06 persen disertai aksi jual bersih (net sell) investor asing sebesar Rp442 miliar—dengan saham EMAS, ISAT, AMMN, BRMS, dan ASII menjadi yang paling banyak dilepas—masih memiliki modal untuk berbalik arah.

BNI Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi rebound hari ini setelah pada perdagangan sebelumnya mampu bertahan di atas level support kuatnya. Area support IHSG diperkirakan berada pada Rentang 6.460–6.500, sedangkan posisi resistance berada di kisaran 6.580–6.620.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Emiten yang Dicap Sebagai Saham Berbasis Hijau

3 Emiten yang Dicap Sebagai Saham Berbasis Hijau

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:11 WIB

Harga Saham Anjlok, Bisnis Pop Mart Mulai Redup

Harga Saham Anjlok, Bisnis Pop Mart Mulai Redup

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:46 WIB

IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham

IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:32 WIB

Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo

Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Gegara Investor Ambil Cuan, IHSG Melemah Tipis ke Level 6.518

Gegara Investor Ambil Cuan, IHSG Melemah Tipis ke Level 6.518

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Harga Minimum Saham Rp50 Bakal Jadi Rp1 Mulai Uji Coba

Harga Minimum Saham Rp50 Bakal Jadi Rp1 Mulai Uji Coba

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:35 WIB

Terkini

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target

Sport | Selasa, 01 September 2026 | 22:30 WIB

×