- Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan bergerak terbatas dengan potensi melemah pada perdagangan Senin, 31 Agustus 2026.
- Pergerakan pasar dibayangi sentimen global terkait arah suku bunga tinggi The Fed dan penantian rilis data ekonomi nasional.
- Analis memperkirakan IHSG berada di kisaran support 6.430 dan resistance 6.606, dengan beberapa rekomendasi saham pilihan.
Tekanan pada IHSG juga sejalan dengan penutupan bursa Wall Street akhir pekan lalu yang berakhir di zona merah. Tiga indeks utama AS kompak melemah setelah Ketua The Fed Kevin Warsh kembali menegaskan komitmennya untuk menekan inflasi hingga mencapai target 2 persen.
![Ilustrasi pergerakan saham di bursa Wall Street. [Pexels].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/27/40126-wall-street-nasdaq.jpg)
Pada penutupan perdagangan Jumat (28/8), indeks S&P 500 turun 0,25 persen, Nasdaq Composite melemah 0,52 persen, dan Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,02 persen.
Berbeda dengan Wall Street, mayoritas bursa saham Asia justru mencatatkan penguatan pada pertengahan pekan lalu di tengah penurunan harga minyak mentah dan imbal hasil (yield) obligasi.
Sentimen positif didorong oleh optimisme pembukaan kembali jalur pelayaran strategis Selat Hormuz pasca-dialog diplomatik Iran dan Oman. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,41 persen, Taiex Taiwan naik 0,77 persen, dan Hang Seng Hong Kong terangkat 0,07 persen, meskipun KOSPI Korea Selatan harus terdepresiasi 1,79 persen.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Di tengah pergerakan indeks yang cenderung terbatas, para analis membagikan beberapa pilihan saham yang dapat dicermati oleh para investor dan pelaku pasar:
Kiwoom Sekuritas:
PT Indika Energy Tbk (INDY): Rekomendasi buy on break di level 2.850. Level support berada pada 2.640 dan resistance pada 2.960.
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR): Rekomendasi speculative buy dengan level support di 870 dan resistance di 1.140.
MNC Sekuritas:
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT): Target kisaran harga 1.455–1.520.
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Target kisaran harga 7.450–7.650.
PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP): Target kisaran harga 1.525–1.590.
BNI Sekuritas:
PT Barito Renewables Energy Tbk (CUAN): Rekomendasi buy if break 820, target terdekat 840–865, cut loss di bawah 780.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rekomendasi speculative buy area beli 1.800, target terdekat 1.860–1.920, cut loss di bawah 1.770.
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA): Rekomendasi buy if break 1.990, target terdekat 2.020–2.080, cut loss di bawah 1.940.
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG): Rekomendasi speculative buy area beli 1.225–1.245, target terdekat 1.290–1.320, cut loss di bawah 1.200.
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG): Rekomendasi speculative buy area beli 2.030, target terdekat 2.060–2.110, cut loss di bawah 2.000.
Fore Coffee / PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE): Rekomendasi buy if break 850, target terdekat 890–920, cut loss di bawah 830.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis kembali risiko serta potensi keuntungan sebelum melakukan transaksi jual beli saham maupun instrumen kripto.