Rahasia BRI Hingga Cetak Kenaikan Laba Bersih BRI Hingga 17,5 Persen

M Nurhadi

Senin, 31 Agustus 2026 | 13:55 WIB
Rahasia BRI Hingga Cetak Kenaikan Laba Bersih BRI Hingga 17,5 Persen
Direktur Utama BRI Hery Gunardi memaparkan materi konferensi pers kinerja kuangan triwulan II 2026 secara daring di Jakarta, Senin (31/8/2026). (ANTARA/Rizka Khaerunnisa)
baca 10 detik
  • PT Bank Rakyat Indonesia membukukan laba bersih Rp31,2 triliun dengan kenaikan 17,5 persen pada triwulan II 2026.
  • Penyaluran kredit BRI melonjak 16,2 persen menjadi Rp1.646 triliun dan mendorong total aset menembus Rp2.352 triliun.
  • Rasio kredit bermasalah atau NPL berhasil ditekan turun ke level 2,9 persen pada akhir Juni 2026.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (kode saham: BBRI) mencatatkan pencapaian kinerja keuangan yang amat positif hingga penutupan triwulan II 2026. Bank BUMN ini berhasil mengantongi laba bersih konsolidasi sebesar Rp31,2 triliun, atau mengalami lonjakan signifikan sebesar 17,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pertumbuhan laba bersih tersebut sejalan dengan perolehan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang naik 9,9 persen (yoy), dari Rp73,3 triliun pada triwulan II 2025 menjadi Rp80,5 triliun pada triwulan II 2026. Di sisi lain, pre-provision operating profit (PPOP) perseroan juga terkerek 12,8 persen (yoy) mencapai Rp65,7 triliun.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa pencapaian pada semester pertama ini memperlihatkan keberhasilan perseroan dalam membangun kembali momentum pertumbuhan bisnis yang kuat, sehat, dan berkualitas.

“Kinerja kita ‘growth is back’, strong, kita bisa lihat pertumbuhan profit kita cukup bagus. Sementara kualitas pertumbuhan, dari sisi disiplin pertumbuhan tetap kita jaga. Dan kita yakin, kita optimis ke depan. Namun demikian, prudential banking dan prinsip kehati-hatian tetap kita jaga ke depannya,” kata Hery dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Sepanjang enam bulan pertama 2026, total aset BRI melesat 11,7 persen (yoy) hingga menembus angka Rp2.352 triliun. Lonjakan aset ini didorong oleh akselerasi penyaluran kredit yang tumbuh sebesar 16,2 persen (yoy) menjadi Rp1.646 triliun.

Di sisi kompensasi likuiditas, perhimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat mencapai Rp1.581 triliun, tumbuh 6,7 persen (yoy). Manajemen perseroan menekankan bahwa strategi ekspansi pendanaan tidak sekadar mengejar volume, tetapi makin difokuskan pada penguatan kualitas struktur dana murah (Current Account Saving Account/CASA).

Rasio CASA BRI per akhir Juni 2026 menanjak ke level 67,6 persen dari posisi 65,5 persen di periode yang sama tahun sebelumnya. Penguatan komposisi dana murah ini menekan biaya dana (cost of fund) perseroan sebesar 0,7 persen, yakni dari 3,0 persen menjadi 2,4 persen (bank only).

Dampak efisiensi pendanaan tersebut turut mengerek imbal hasil ekuitas (Return on Equity/ROE) dari 16,6 persen menjadi 18,8 persen. Sementara itu, Return on Asset (ROA) tetap stabil terjaga di kisaran 2,7 persen. Efisiensi operasional pun tercermin dari perbaikan Cost to Income Ratio (CIR) yang turun 2,7 persen menjadi 39,2 persen.

Di tengah ekspansi pembiayaan yang agresif, kualitas aktiva produktif BRI menunjukkan perbaikan berkelanjutan. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) berhasil ditekan ke level 2,9 persen, sementara Loan at Risk (LAR) turun ke posisi 9,1 persen.

baca juga

Perbaikan mutu portofolio kredit ini secara langsung menurunkan beban biaya kredit (Cost of Credit/CoC) sebesar 30 basis poin (bps), dari 3,4 persen pada Juni 2025 menjadi 3,1 persen pada akhir Juni 2026.

Dari sisi likuiditas dan ketahanan modal, Loan to Deposit Ratio (LDR) perseroan berada di tingkat yang ideal sebesar 90,8 persen. Adapun Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI tercatat sangat solid di level 21,5 persen, jauh melampaui ambang batas ketentuan regulator.

Hery menambahkan bahwa keberhasilan perbaikan kinerja komprehensif ini merupakan buah manis dari eksekusi transformasi yang konsisten, baik dalam aspek operasional, budaya kerja, manajemen risiko, maupun efisiensi layanan digital.

“Transformasi ini membuat BRI semakin agile, produktif, dan mampu menjaga pertumbuhan secara sehat. Namun transformasi bukan tujuan akhir. Transformasi harus tercermin dalam kinerja, kualitas pertumbuhan, dan kemampuan BRI menciptakan nilai yang berkelanjutan,” tegas Hery.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Merchandise National Geographic Dapat Diskon 10% Pakai BRI, Klaim di Sini

Beli Merchandise National Geographic Dapat Diskon 10% Pakai BRI, Klaim di Sini

Bri | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen

Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Kredit Tembus Rp1.646 Triliun, BRI Kantongi Laba Bersih Rp31,2 T di Semester I-2026

Kredit Tembus Rp1.646 Triliun, BRI Kantongi Laba Bersih Rp31,2 T di Semester I-2026

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Terkini

Direktur PT TPL Jadi Tersangka Korupsi Rp2 Triliun! Diduga Manipulasi Harga Pupl dan Suap Pajak

Direktur PT TPL Jadi Tersangka Korupsi Rp2 Triliun! Diduga Manipulasi Harga Pupl dan Suap Pajak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:34 WIB

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:30 WIB

DPR Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut, Kepercayaan Investor Dijaga

DPR Pastikan Reformasi Pasar Modal Berlanjut, Kepercayaan Investor Dijaga

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Ikut Merapat ke Istana Bogor Bareng Jajaran Kabinet, Kepala BRIN: Ada Agenda Penting

Ikut Merapat ke Istana Bogor Bareng Jajaran Kabinet, Kepala BRIN: Ada Agenda Penting

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:25 WIB

5 Rekomendasi Dehumidifier Terbaik untuk Atasi Ruangan Lembap, Mana Paling Worth It?

5 Rekomendasi Dehumidifier Terbaik untuk Atasi Ruangan Lembap, Mana Paling Worth It?

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Isu Ijazah Palsu Makin Panas, Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap

Isu Ijazah Palsu Makin Panas, Jokowi Sebut Ada Operasi Politik dan Penumpang Gelap

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:20 WIB

5 Moisturizer untuk Kulit Berminyak, Solusi Kulit Bebas Jerawat

5 Moisturizer untuk Kulit Berminyak, Solusi Kulit Bebas Jerawat

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Makanan Tak Boleh Terbuang! BGN Atur Distribusi MBG di Tengah PJJ Akibat Karhutla

Makanan Tak Boleh Terbuang! BGN Atur Distribusi MBG di Tengah PJJ Akibat Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:43 WIB

×