- Perusahaan material global Dow Inc resmi meluncurkan platform digital Dow Master Connect di Indonesia pada 1 September 2026.
- Platform digital tersebut dirancang untuk mengintegrasikan pemasaran, distribusi, manajemen stok, dan transaksi pembelian material konstruksi secara transparan.
- Inisiatif digital ini bertujuan memperkuat rantai pasok sealant dan mendukung pertumbuhan sektor konstruksi lokal di Indonesia.
Suara.com - Perusahaan material global Dow Inc melihat pasar konstruksi Indonesia sebagai salah satu pasar yang dinamis di Asia Tenggara. Potensi tersebut coba digarap dengan memperkuat ekosistem bisnis melalui digitalisasi.
Dow resmi meluncurkan Dow Master Connect (DMC) di Indonesia pada 1 September 2026. Platform digital ini dirancang untuk mengubah rantai nilai bisnis B2B, khususnya dalam pemasaran, distribusi, hingga pembelian sealant dan material konstruksi.
Melalui DMC, Dow menyatukan sejumlah aktivitas bisnis dalam satu platform, mulai dari transaksi, pelacakan pesanan, manajemen stok, hingga pengelolaan hubungan pelanggan.
Platform tersebut dapat diakses melalui web, perangkat seluler, maupun aplikasi khusus. Dow juga memberikan akses 24 jam terhadap portofolio produk dan sealant DOWSIL untuk segmen bangunan.
![Pembangunan Bendungan Mbay/Lambo di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/20/43148-pembangunan-bendungan-mbaylambo-di-kabupaten-nagekeo-nusa-tenggara-timur.jpg)
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Dow untuk menghadirkan proses pembelian material konstruksi yang lebih cepat dan transparan. Pengguna dapat melakukan pemesanan, memantau pesanan secara real-time, serta melihat ketersediaan inventaris.
Direktur Pemasaran Strategis Global untuk Bangunan & Infrastruktur Dow, Jean Paul Hautekeer, mengatakan DMC bukan sekadar platform digital.
"Dow Master Connect lebih dari sekadar platform— melainkan wujud nyata komitmen Dow dalam memperkuat rantai pasok sealant konstruksi di Indonesia, salah satu pasar konstruksi paling dinamis di Asia Tenggara," ujar Jean Paul Hautekeer di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, platform tersebut dikembangkan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar lokal.
"Dengan pendekatan yang disesuaikan untuk kebutuhan lokal, DMC menciptakan ekosistem digital yang mendorong efisiensi, transparansi, dan pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Bersama mitra kami, Dow menghadirkan cara baru bagi industri untuk terhubung, berkolaborasi, dan sukses," bebernya.
Selain mempercepat transaksi, DMC juga menawarkan jaminan keaslian produk DOWSIL. Platform ini turut menyediakan sumber daya pemasaran dan teknis yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas penjualan.
Digitalisasi tersebut menjadi langkah Dow memperkuat bisnisnya di sektor bangunan dan infrastruktur Indonesia. Divisi Bangunan & Infrastruktur Dow sendiri mengembangkan berbagai solusi material untuk kebutuhan konstruksi, termasuk kaca struktural, pelapisan tahan cuaca, kaca insulasi, hingga material untuk meningkatkan efisiensi energi bangunan.
Secara global, Dow melayani sejumlah sektor dengan pertumbuhan tinggi, seperti kemasan, infrastruktur, mobilitas, dan aplikasi konsumen.
Dow mengoperasikan fasilitas produksi di 29 negara dan mempekerjakan sekitar 34.600 karyawan hingga akhir 2025. Pada tahun yang sama, perusahaan mencatat penjualan sekitar 40 miliar dolar AS.