Mensos Gus Ipul Minta Seluruh Kepala Sekolah Rakyat Lakukan Pengawasan Penuh Pada Murid-Murid

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 03 September 2026 | 09:13 WIB
Mensos Gus Ipul Minta Seluruh Kepala Sekolah Rakyat Lakukan Pengawasan Penuh Pada Murid-Murid
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan tiga poin penting yang menjadi tugas dan tanggung jawab Kepala Sekolah Rakyat.(Dok: Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan tiga poin penting yang menjadi tugas dan tanggung jawab Kepala Sekolah Rakyat sebagai pemimpin tertinggi dalam institusi pendidikan berkonsep asrama tersebut. Pertama, yakni melakukan pengawasan secara penuh terhadap kondisi para murid.

Hal itu Gus Ipul sampaikan saat menggelar Rapat Koordinasi bersama Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia melalui Zoom pada Rabu (2/9/2026).

"Yang pertama yang ingin jadi perhatian kita bersama adalah soal pengawasan. Karena ini boarding school (sekolah berasrama), maka anak-anak harus terawasi selama 24 jam, tanpa kompromi. Upayakan ini menjadi kesadaran dari bapak-ibu sekalian," kata Gus Ipul.

Pengawasan ini menjadi salah satu perhatian utama agar tidak terjadi tindakan perundungan (bullying), kekerasan seksual, dan intoleransi di lingkungan Sekolah Rakyat. Gus Ipul mengatakan, kepala sekolah dapat melibatkan para wali asuh, wali asrama dan memanfaatkan fasilitas CCTV untuk mengawasi serta menjaga para siswa.

Kedua, yakni terkait kepatuhan para kepala sekolah terhadap seluruh prosedur dan tata kelola yang baik. Poin ini meliputi tata kelola keuangan yang bebas dari korupsi, tidak ada konflik kepentingan, serta menerapkan standar belajar dan asrama yang setara di seluruh Sekolah Rakyat.

Ketiga, yaitu konsolidasi stakeholder. Gus Ipul mendorong para Kepala Sekolah Rakyat agar membangun hubungan baik dengan lingkungan masyarakat, pemerintah daerah, hingga guru tamu yang mengajar di Sekolah Rakyat. 

"Sekolah Rakyat berjalan karena kita bergerak Bersama. Guru tamu dilibatkan aktif, bukan pelengkap. Jadi guru-guru tamu ini meskipun sifatnya sementara, tapi libatkan dengan penuh, bangun kesadaran dengan para guru tamu itu. Tidak boleh bekerja setengah-setengah di lingkungan Sekolah Rakyat. Pemda dilibatkan dalam pengawasan perkuat dukungan keamanan, kebersihan, dan penangganan kasus," tegas Gus Ipul.

"Ini saya titipkan betul kepada para kepala sekolah. Intinya adalah pada pengawasan, kepatuhan, dan kolaborasi. Tiga pilar ini tidak bisa ditawar. Setiap anak berhak pulang dengan masa depan yang lebih baik," sambungnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul juga meminta agar mulai bulan depan, seluruh kepala sekolah membuat laporan mengenai kondisi masing-masing peserta didiknya. Mulai dari kondisi kesehatan, perkembangan mental, hingga latar belakang setiap siswa.

baca juga

"Jadi para kepala sekolah silakan ini disampaikan dengan baik. Saya masih memberikan satu kesempatan selama satu sampai tiga bulan kepada para kepala sekolah ini untuk beradaptasi, untuk menyesuaikan diri dengan siswa yang baru, dengan lingkungan yang baru. Setelah itu kita harus take off," katanya.

Selain itu, Gus Ipul juga menyoroti kondisi Sekolah Rakyat yang lokasinya berdekatan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Salah satunya, seperti pembangunan gedung permanen SRT 1 Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Gus Ipul mengingatkan kepala sekolah terkait untuk memerhatikan kondisi para murid dan terus berkoordinasi dengan pihak pemerintah daerah. "Mohon untuk koordinasi betul dengan pemerintah daerah. Karena jaraknya juga dekat dengan posisi pembangunan permanen Sekolah Rakyat," jelas dia.

Dalam rapat tersebut, Kepala SRT 1 Kotawaringin Timur Nikkon Bhastari mengungkapkan, meski letak gedung sekolah terdampak asap karhutla karena hanya berjarak sekitar 3 meter dari lokasi kebakaran, tetapi pihaknya tidak memulangkan para siswa ke rumah masing-masing. Sebab, ia menjelaskan, hal itu dinilai lebih berbahaya dibandingkan murid-murid tetap berada di lingkungan sekolah.

"Untuk anak-anak dikondisikan tidak kami pulangkan karena lebih berbahaya ketika pulang daripada di SR. Kalau di SR dekat dengan puskesmas, dekat dengan rumah sakit, fasilitas kami lengkap. Oksigen ada, masker kami sudah terpenuhi, nebulizer juga sudah siap," ungkap Nikkon.

Nikkon menambahkan, pihaknya juga tetap menggelar kegiatan belajar mengajar. Namun, kegiatan tersebut dilakukan di asrama, jika ruang kelas tidak dapat digunakan karena terkena asap karhutla.

"Tetap kami melakukan pembelajaran. Dimulai dari pukul 8 sampai pukul 9 (pagi). Namun ketika kabut, maka kegiatan pembelajaran (dilakukan) di asrama dibantu oleh guru-guru,” jelasnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serentak di 3 Kota, Sekolah Rakyat Garapan Brantas Abipraya Resmi Mulai MPLS

Serentak di 3 Kota, Sekolah Rakyat Garapan Brantas Abipraya Resmi Mulai MPLS

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 20:04 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Wamensos dan Bappenas Bahas Penanganan Bencana serta Pengembangan Sekolah Rakyat

Wamensos dan Bappenas Bahas Penanganan Bencana serta Pengembangan Sekolah Rakyat

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Kemensos Bentuk TP2SR, Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo, Kuansing dan Polewali Mandar

Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo, Kuansing dan Polewali Mandar

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Terkini

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

Diguyur Hujan Deras, Situasi Terkini Bundaran HI: Massa Bertahan, Jalur Ditutup

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Terus Kembangkan Inovasi Transformasi Digital, Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:39 WIB

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

Muka Tegang Polisi Hadapi Pendemo 28 Oktober, Diuji Nahan Ketawa dengan Atraksi Sepeda Muter

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:28 WIB

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:26 WIB

×