- Bandar Udara Soekarno-Hatta ditutup sementara pada Minggu, 6 September 2026, akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
- Penutupan darurat yang diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB tersebut dilakukan demi memprioritaskan keselamatan penerbangan dari risiko kerusakan mesin.
- Dampak penutupan menyebabkan 33 penerbangan domestik dan internasional mengalami pembatalan, penundaan, serta pengalihan jadwal.
Suara.com - Operasional Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dipastikan ditutup sementara pada Minggu (6/9/2026). Langkah darurat ini diambil setelah terdeteksinya sebaran material abu vulkanik di area ruang udara dan landas pacu yang bersumber dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Berdasarkan keputusan resmi melalui Notice to Airmen (NOTAM) Nomor A3341/26, penutupan penerbangan semula dijadwalkan berlangsung sejak pukul 01.30 WIB hingga 05.30 WIB.
Namun, penghentian operasional terpaksa diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB guna memastikan koridor udara benar-benar steril dan aman untuk dilalui armada pesawat.
Branch Communication Bandara Soekarno-Hatta, Aziz Harahap, membenarkan adanya perpanjangan durasi penutupan operasional tersebut. "Perpanjang, hingga 09.30 WIB," ujar Aziz saat memberikan konfirmasi perkembangan situasi di lapangan.
Penutupan darurat ini berdasar pada hasil pengujian lapangan (paper test) oleh tim gabungan pada Minggu dini hari pukul 00.35 WIB hingga 01.05 WIB yang menunjukkan hasil positif terindikasi abu vulkanik.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa penutupan penerbangan dilakukan demi memprioritaskan keselamatan penerbangan nasional maupun internasional dari risiko kerusakan mesin dan instrumen navigasi.
"Berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26, saat ini Minggu (6/9/2026), Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara mulai pukul 01.30 WIB s.d 05.30 WIB. Aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional, salah satunya adalah penyesuaian jadwal penerbangan yang dilakukan oleh maskapai," kata Lukman F. Laisa dalam keterangan resminya.
Daftar Rute dan Perincian Penerbangan yang Dibatalkan
Dampak dari penghentian sementara ini memicu penyesuaian jadwal perjalanan udara secara masif. Data pemantauan mencatat sedikitnya 33 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta mengalami gangguan langsung, baik untuk rute internasional maupun domestik.
Berikut adalah perincian dampak penerbangan yang tercatat:
Penerbangan Internasional:
Status: 16 penerbangan dibatalkan, 7 penerbangan mengalami penundaan (delay), dan 5 jadwal penerbangan dialihkan (divert)/dijadwalkan kembali.
Rute Terdampak: Penerbangan dari dan menuju Singapura (SIN), Hong Kong (HKG), Sydney (SYD), Seoul/Incheon (ICN), Doha (DOH), Amsterdam (AMS), serta Kuala Lumpur (KUL).
Penerbangan Domestik:
Status: 4 penerbangan dibatalkan dan 1 penerbangan dialihkan (divert).
![Gunung Anak Krakatau Meletus, BMKG Jepang Kasih Peringatan Ini [Tangkap layar X]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/05/98361-gunung-anak-krakatau.jpg)
Rute Terdampak: Penerbangan dari dan menuju Lampung (TKG), menuju Denpasar (DPS), serta menuju Surabaya (SUB).