Strategi Inalum Maksimalkan SDM, Karyawan Turun Langsung Sesuai Keahlian

Achmad Fauzi

Senin, 07 September 2026 | 08:50 WIB
Strategi Inalum Maksimalkan SDM, Karyawan Turun Langsung Sesuai Keahlian
Strategi Inalum Maksimalkan SDM, Karyawan Turun Langsung Sesuai Keahlian
baca 10 detik
  • Inalum menerapkan skema matching donation 1:1 untuk menggandakan donasi karyawan bagi korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di NTT.
  • Total bantuan senilai Rp252 juta berupa kebutuhan pokok diserahkan kepada BNPB di Jakarta pada 1 September 2026.
  • Inalum mengerahkan sembilan karyawan sukarelawan untuk mendistribusikan bantuan, memberikan pemeriksaan kesehatan, serta melakukan trauma healing di lokasi terdampak.

Suara.com - Perusahaan tidak selalu harus menjadi satu-satunya pihak yang mengeluarkan dana ketika terlibat dalam aksi kemanusiaan. PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum justru menerapkan pola berbeda dengan menggandakan donasi yang dikumpulkan karyawannya.

Melalui kebijakan matching donation 1:1, setiap Rp1 yang didonasikan oleh Insan Inalum akan ditambahkan Rp1 dengan nilai yang sama oleh perusahaan.

Skema tersebut membuat solidaritas yang berawal dari internal perusahaan memiliki daya jangkau lebih besar. Total bantuan yang kemudian disalurkan Inalum untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai Rp252 juta.

Aksi ini bermula dari inisiatif sukarela Insan Inalum yang ingin membantu masyarakat terdampak bencana.

Gempa NTT (ANTARA)
Gempa NTT (ANTARA)

Dana tersebut kemudian diwujudkan dalam berbagai kebutuhan dasar, mulai dari 10 ton beras premium, 50 dus mi instan, 72 dus biskuit, 84 dus larutan isotonik, hingga 84 dus air mineral.

Namun, kontribusi perusahaan tidak berhenti pada bantuan berupa uang dan barang. Inalum juga mengerahkan sembilan karyawannya yang tergabung dalam Inalum Relawan atau I-Wan untuk turun langsung ke wilayah terdampak.

Para relawan tersebut memiliki latar belakang kompetensi yang beragam, mulai dari tenaga medis hingga personel keamanan.

Mereka membantu mendistribusikan kebutuhan pokok, memberikan pemeriksaan kesehatan, serta menjalankan kegiatan trauma healing dan pendampingan bagi masyarakat yang terdampak gempa.

Direktur Utama Inalum Melati Sarnita mengatakan, gerakan kemanusiaan tersebut mencerminkan kepedulian yang tumbuh dari Insan Inalum dan kemudian diperkuat oleh perusahaan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

baca juga

"Bagi kami, kepedulian tidak berhenti pada bantuan yang disalurkan, tetapi juga bagaimana kita dapat hadir langsung, mendampingi masyarakat, dan membantu mereka melewati masa pemulihan," ujar Melati di Jakarta, Senin (7/9/2026)<

Bantuan Inalum diserahkan kepada Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan (OJLP) BNPB Brigjen TNI Hery di Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi NTT, Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, pada 1 September 2026.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026.

Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

Gempa tersebut juga memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir NTT dan diikuti rangkaian gempa susulan.

Kondisi pascabencana membuat kebutuhan terhadap dukungan berbagai pihak masih diperlukan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar serta membantu masyarakat dalam proses pemulihan.

Dalam konteks tersebut, model matching donation yang diterapkan Inalum menunjukkan pola kontribusi yang tidak hanya bertumpu pada dana perusahaan.

Perusahaan memperbesar dampak dari solidaritas karyawan dengan memberikan tambahan dana dengan nominal yang sama, sekaligus melibatkan sumber daya manusia perusahaan untuk terjun langsung membantu masyarakat terdampak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Rating idAA, Inalum Siapkan Pendanaan untuk Hilirisasi Alumunium

Dapat Rating idAA, Inalum Siapkan Pendanaan untuk Hilirisasi Alumunium

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:32 WIB

ESDM dan MHU Kerahkan Tim ERT ke Manggarai, Kirim Bantuan Logistik

ESDM dan MHU Kerahkan Tim ERT ke Manggarai, Kirim Bantuan Logistik

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Ramai-ramai Bantuan Kemanusiaan Dikirim ke Korban Gempa NTT

Ramai-ramai Bantuan Kemanusiaan Dikirim ke Korban Gempa NTT

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Pertumbuhan UMKM dan Sport Tourism

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Pertumbuhan UMKM dan Sport Tourism

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Mengapa Nusron Wahid Belum Dicopot Prabowo?

Mengapa Nusron Wahid Belum Dicopot Prabowo?

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Botok Siram Hakim Tuding Suap Rp1 Miliar, MA: Tak Ada Temuan di PN Pati

Botok Siram Hakim Tuding Suap Rp1 Miliar, MA: Tak Ada Temuan di PN Pati

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:46 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Peluang BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Pariwisata Olahraga

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Peluang BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Pariwisata Olahraga

Surakarta | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Surat Panggilan Kedua Sudah Dikirim! KPK Minta Nusron Hadir dan Kooperatif

Surat Panggilan Kedua Sudah Dikirim! KPK Minta Nusron Hadir dan Kooperatif

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Bisakah Malaysia Tuntut Indonesia ke Mahkamah Internasional Soal Kabut Asap? Begini Kata Pakar

Bisakah Malaysia Tuntut Indonesia ke Mahkamah Internasional Soal Kabut Asap? Begini Kata Pakar

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Quiet Quitting pada Gen Z: Malas Bekerja atau Butuh Jeda Akibat Burnout?

Quiet Quitting pada Gen Z: Malas Bekerja atau Butuh Jeda Akibat Burnout?

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:45 WIB

BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism

BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism

Bekaci | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Ekonomi Lokal Terancam Mati Usai Dana Desa Dipotong Rp 34,57 T buat Kopdes Merah Putih

Ekonomi Lokal Terancam Mati Usai Dana Desa Dipotong Rp 34,57 T buat Kopdes Merah Putih

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:42 WIB

BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

Sumut | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:41 WIB

×