Ekonomi Makin Sulit, Dalam 1 Bulan 730 Ribu Warga RI Terpaksa Utang Paylater

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 07 September 2026 | 19:24 WIB
Ekonomi Makin Sulit, Dalam 1 Bulan 730 Ribu Warga RI Terpaksa Utang Paylater
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah rekening BNPL mencapai 33,50 juta rekening pada Juli 2026. Angka tersebut meningkat dari 32,77 juta rekening pada Juni 2026. Foto istimewa.
baca 10 detik
  • Rekening paylater RI bertambah 730 ribu hanya dalam sebulan.
  • Utang BNPL mencapai Rp31,56 triliun per Juli 2026.
  • Kredit paylater tumbuh 31,22% secara tahunan.

Suara.com - Tekanan terhadap daya beli masyarakat Indonesia tercermin dari semakin maraknya penggunaan layanan beli sekarang bayar nanti atau buy now pay later (BNPL). Dalam waktu hanya satu bulan, jumlah rekening paylater di Indonesia bertambah sekitar 730 ribu rekening.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah rekening BNPL mencapai 33,50 juta rekening pada Juli 2026. Angka tersebut meningkat dari 32,77 juta rekening pada Juni 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, peningkatan jumlah rekening tersebut menjadi salah satu indikator meluasnya penggunaan fasilitas kredit konsumtif berbasis digital di tengah masyarakat.

"Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Juni 2026 yang tercatat sebanyak 32,77 juta rekening," ujar Dian dalam konferensi pers RDKB Agustus secara online, Senin (7/9/2026).

Bersamaan dengan peningkatan jumlah pengguna, nilai utang melalui fasilitas BNPL juga terus membengkak. Berdasarkan data Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, baki debet kredit BNPL per Juli 2026 telah mencapai Rp31,56 triliun.

Nilai tersebut setara dengan 0,35% dari total kredit perbankan nasional.

"Per Juli 2026, baki debet kredit BNPL sebagaimana dilaporkan dalam SLIK sebesar Rp31,56 triliun atau sebesar 0,35% dibandingkan total kredit perbankan," kata Dian.

Meski kontribusinya terhadap total kredit perbankan masih relatif kecil, laju pertumbuhan kredit BNPL justru menjadi perhatian. Pada Juli 2026, baki debet kredit BNPL tumbuh 31,22% secara tahunan (year-on-year/yoy).

OJK pun mengingatkan bahwa pertumbuhan penggunaan BNPL harus diikuti dengan pengelolaan risiko yang baik. Peningkatan akses terhadap kredit konsumtif digital perlu dibarengi dengan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayarannya.

baca juga

OJK tetap mencermati perkembangan kredit BNPL karena peningkatan penggunaan fasilitas paylater perlu diikuti dengan pengelolaan risiko dan kemampuan pembayaran masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Tambang, Hilirisasi Juga Menyasar ke Ekonomi Kreatif

Tak Hanya Tambang, Hilirisasi Juga Menyasar ke Ekonomi Kreatif

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 18:47 WIB

Wamenekraf Dorong UMKM Lokal Perluas Akses ke Pasar Premium Lewat The Local Market ID

Wamenekraf Dorong UMKM Lokal Perluas Akses ke Pasar Premium Lewat The Local Market ID

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:00 WIB

Bencana Beruntun Hantam RI, Menkeu Ungkap Dampaknya ke Ekonomi

Bencana Beruntun Hantam RI, Menkeu Ungkap Dampaknya ke Ekonomi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:54 WIB

Terkini

Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra

Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:41 WIB

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Bahlil: Pertamina Selalu Diremehkan!

Bahlil: Pertamina Selalu Diremehkan!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:28 WIB

DPR Soroti Perundungan di Sekolah hingga Kampus, Pemerintah Diminta Segera Bergerak

DPR Soroti Perundungan di Sekolah hingga Kampus, Pemerintah Diminta Segera Bergerak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:25 WIB

3 Urutan Skincare Malam Skintific untuk Tampilan Glass Skin, Wajah Bening Bercahaya

3 Urutan Skincare Malam Skintific untuk Tampilan Glass Skin, Wajah Bening Bercahaya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Gen Z Suka Code-Mixing, Memperkaya atau Justru Merusak Bahasa Indonesia?

Gen Z Suka Code-Mixing, Memperkaya atau Justru Merusak Bahasa Indonesia?

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Stasiun BNI City Makin Padat, Akses Pejalan Kaki dari Kawasan Karet Mulai Dibangun

Stasiun BNI City Makin Padat, Akses Pejalan Kaki dari Kawasan Karet Mulai Dibangun

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:14 WIB

×