Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Liberty Jemadu

Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB
Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat
Meski APBN kuat membayar cicilan utang kereta cepat sekitar Rp1 triliun per tahun, BUMN jangan terbiasa mengalihkan utang ke negara. [Antara]
baca 10 detik
  • Meski APBN kuat membayar cicilan utang kereta cepat sekitar Rp1 triliun per tahun, BUMN jangan terbiasa mengalihkan utang ke negara.
  • Pemerintah berencana mengalihkan tanggung jawab pengelolaan utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ke Kemenkeu pada 15 September 2026.
  • Kementerian Keuangan akan melibatkan badan layanan umum atau SMV seperti INA dan SMI untuk mengelola utang tersebut.

Suara.com - Pelunasan utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh di bawah kendali pemerintah perlu memperhatikan disiplin fiskal - jangan sampai perusahaan BUMN terbiasa berhutang dan berharap negara mengambil alih.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman menjelaskan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) masih cukup kuat untuk mebayar utang Whoosh bila melihat taksiran nilai cicilan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengungkapkan restrukturisasi utang proyek Whoosh menggunakan skema cicilan sekitar Rp1 triliun per tahun dengan tenor hingga 80 tahun.

"Secara nominal, APBN masih cukup kuat untuk menyerap kewajiban Whoosh. Tetapi, persoalan utamanya bukan pada angka cicilan, melainkan pada disiplin fiskal. Proyek yang semula berada di luar APBN jangan sampai pada akhirnya otomatis menjadi beban negara," kata Rizal.

Menurut Rizal, risiko terbesar dari kondisi tersebut adalah munculnya bahaya moral dan preseden bagi proyek badan usaha milik negara (BUMN) lainnya.

Jika setiap proyek BUMN yang bermasalah pada akhirnya ditangani melalui APBN, kewajiban bersyarat pemerintah berpotensi terus membesar dan ruang fiskal semakin terbatas, terutama di tengah kenaikan beban bunga utang dan kebutuhan belanja prioritas.

Sementara, bila pemerintah perlu menanggung sebagian beban kewajiban, Rizal menilai penyesuaian paling mungkin terjadi pada belanja yang lebih diskresioner seperti belanja barang, belanja modal nonprioritas, atau dukungan investasi lainnya.

"Dengan demikian, ukuran keberhasilan penyelesaian Whoosh bukan sekadar utang bisa dibayar, tetapi apakah skemanya transparan, adil, dan tidak mengorbankan belanja publik yang multiplier ekonominya lebih besar. Itu kuncinya," tutur dia.

Berdasarkan penjelasan Menkeu Purbaya sebelumnya, beban dari skema restrukturisasi tersebut dinilai relatif lebih ringan dari perkiraan sehingga masih dapat ditangani oleh Kementerian Keuangan.

baca juga

Bendahara negara berencana akan melibatkan perusahaan special vehicle mission (SMV) atau badan layanan umum (BLU) di bawah Kemenkeu untuk mengelola utang KCJB di bawah pemerintah.

Sejauh ini, ia mempertimbangkan Indonesia Investment Authority (INA) serta PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) untuk menjalankan mandat tersebut. Namun, mengingat beban cicilan yang relatif lebih ringan, ia membuka peluang menunjuk hanya satu SMV untuk mengelola utang Whoosh.

Adapun proses peralihan tanggung jawab pengelolaan utang proyek KCJB dari Danantara ke Kemenkeu direncanakan pada 15 September 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 15:30 WIB

Purbaya Bocorkan Skema Pelunasan Utang Whoosh dari Kemenkeu, Dibayar Rp 800 M per Tahun

Purbaya Bocorkan Skema Pelunasan Utang Whoosh dari Kemenkeu, Dibayar Rp 800 M per Tahun

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 09:25 WIB

Rokok Dibikin Seragam, Siapa yang Untung? Ekonom Ungkap 3 Risiko Ini

Rokok Dibikin Seragam, Siapa yang Untung? Ekonom Ungkap 3 Risiko Ini

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 07:57 WIB

Utang Kereta Cepat Dialihkan ke Kemenkeu pada 15 September

Utang Kereta Cepat Dialihkan ke Kemenkeu pada 15 September

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Terkini

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:58 WIB

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:57 WIB

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:56 WIB

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Kaltim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Bawa Enam Tuntutan, FPR dan ILPS Akan Gelar Aksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Bawa Enam Tuntutan, FPR dan ILPS Akan Gelar Aksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang

Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak

Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!

Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!

Lampung | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:30 WIB

×