Bursa Makin Sepi, Asing Angkat Kaki dari Saham RI Usai Purbaya Dicopot Pekan Ini

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 19 September 2026 | 10:14 WIB
Bursa Makin Sepi, Asing Angkat Kaki dari Saham RI Usai Purbaya Dicopot Pekan Ini
Pasar saham Indonesia menghadapi tekanan berlapis sepanjang pekan 14-18 September 2026 berberangan dengan dicopotnya Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan. Foto ANTARA.
baca 10 detik
  • IHSG turun 1,53 persen sepekan ke level 6.441.
  • Transaksi harian dan volume saham ikut merosot.
  • Asing sudah net sell Rp74,36 triliun sepanjang 2026.

Suara.com - Pasar saham Indonesia menghadapi tekanan berlapis sepanjang pekan 14-18 September 2026 berberangan dengan dicopotnya Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan.

Bukan hanya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga ikut menyusut.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (19/9/2026) IHSG turun 1,53 persen dalam sepekan ke level 6.441,159 dari posisi 6.541,377 pada pekan sebelumnya. Pelemahan tersebut menggerus kapitalisasi pasar BEI sebesar 1,58 persen menjadi Rp11.266 triliun dari Rp11.446 triliun.

Yang menarik, penurunan tidak hanya terjadi pada indeks. Rata-rata nilai transaksi harian BEI ikut turun 6,95 persen menjadi Rp15,22 triliun dari Rp16,36 triliun.

Frekuensi transaksi bahkan turun lebih dalam, yakni 14,73 persen menjadi 1,89 juta transaksi per hari dari 2,22 juta transaksi. Sementara rata-rata volume transaksi harian merosot 20,71% menjadi 28,61 miliar saham dari 36,09 miliar saham.

Dengan demikian, tekanan di bursa sepanjang pekan tersebut dibarengi dengan berkurangnya aktivitas jual-beli saham. Kondisi ini menunjukkan pasar tidak hanya mengalami koreksi harga, tetapi juga penurunan intensitas perdagangan.

Tekanan semakin terlihat dari aksi investor asing. Pada perdagangan Jumat (18/9), asing mencatatkan jual bersih Rp1,79 triliun. Secara kumulatif sepanjang 2026, nilai jual bersih investor asing telah mencapai Rp74,36 triliun.

Pada perdagangan Jumat, sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi sasaran aksi jual asing. Data pasar menunjukkan BBCA mencatat net sell asing sekitar Rp355,05 miliar, disusul BMRI Rp217,75 miliar dan AMMN Rp200,79 miliar.

Tekanan pasar juga terjadi di tengah sentimen global. Pasar saham regional mendapat tekanan setelah bank sentral Amerika Serikat atau The Fed memberikan sinyal bahwa suku bunga masih berpotensi bertahan lebih tinggi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 08:23 WIB

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:49 WIB

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Terkini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:25 WIB

Apakah Bulan November 2026 Ada Tanggal Merah? Ini Daftar Hari Libur Sesuai SKB 3 Menteri

Apakah Bulan November 2026 Ada Tanggal Merah? Ini Daftar Hari Libur Sesuai SKB 3 Menteri

News | Senin, 02 November 2026 | 18:22 WIB

Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka

Bayi 20 Bulan yang Dibunuh Orang Tua di Pasar Kebayoran Lama Kurang Gizi dan Penuh Luka

News | Senin, 02 November 2026 | 18:19 WIB

Budaya Tutup Mulut soal Gaji: Menjaga Privasi atau Celah Eksploitasi?

Budaya Tutup Mulut soal Gaji: Menjaga Privasi atau Celah Eksploitasi?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:15 WIB

Bawa Laras Panjang dan Dobrak Pintu Saat Santriwati Belum Berhijab, DPR Minta Kapolda Jateng Dicopot

Bawa Laras Panjang dan Dobrak Pintu Saat Santriwati Belum Berhijab, DPR Minta Kapolda Jateng Dicopot

News | Senin, 02 November 2026 | 18:11 WIB

Pakar Hukum UMY: Putusan MA Tak Otomatis Kosongkan Jabatan Wapres, DPR Harus Gelar Impeachment

Pakar Hukum UMY: Putusan MA Tak Otomatis Kosongkan Jabatan Wapres, DPR Harus Gelar Impeachment

News | Senin, 02 November 2026 | 18:09 WIB

Bagaimana Cerita Rakyat Tengger Mengajarkan Perempuan Menjaga Alam?

Bagaimana Cerita Rakyat Tengger Mengajarkan Perempuan Menjaga Alam?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:08 WIB

×