Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam

Achmad Fauzi

Jum'at, 18 September 2026 | 19:49 WIB
Prospek Saham BYAN Setelah Dipegang Haji Isam
Haji Isam akuisisi Saham BYAN. Desain Suara.com/AI
baca 10 detik
  • Pengusaha Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama sepakat mengakuisisi 30 persen saham PT Bayan Resources Tbk.
  • Transaksi besar ini memicu lonjakan harga saham BYAN hingga terkena Auto Rejection Atas pada awal perdagangan.
  • Analis menilai akuisisi ini memperkuat posisi strategis, meski investor tetap harus mencermati masalah RKAB anak usaha.

Suara.com - Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam mulai menggenggam 30 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Pembelian ini melalui perusahaan afiliasi PT Jhonlin Baratama.

Transaksi ini membuat investor kaget dan langsung memborong saham BYAN. Bahkan, pada awal perdagangan saham BYAN langsung terkena Auto Rejection Atas (ARA).

Berdasarkan data Stockbit, saham BYAN melonjak 19,96 persen ke level Rp13.825 per lembar saham.

Lantas adanya ekspetasi itu, bagaimana prospek saham BYAN ke depannya?

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, menilai prospek saham BYAN tergantung dari realisasi transaksi, sinergi operasional, serta penyelesaian isu RKAB.

Namun, ia melihat Jhonlin memiliki pengalaman berbisnis di sektor batu bara, sehingga bisa bersinergi dengan kontraktor tambang, logistik, infrastruktur. Alhasil bisa tercipta efisiensi.

Lahan mineral. Sebagai ilustrasi. (Dok: Bayan Resources)
Lahan mineral. Sebagai ilustrasi. (Dok: Bayan Resources)

"Akuisisi 10 miliar saham atau sekitar 30 persen BYAN juga berpotensi memperkuat posisi strategis Jhonlin di bisnis batu bara nasional," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Jumat (18/9/2026).

Kendati demikian, Nafan menyarankan, investor harus cermat, meski berganti kepemilikan saham tidak serta merta mengaburkan masalah fundamental BYAN.

Terlebih, neberapa anak usaha BYAN masih menghadapi persoalan RKAB 2026 dan force majeure, yang berpotensi menekan volume produksi.

baca juga

"Di sisi fundamental, BYAN sebenarnya masih memiliki basis keuangan yang kuat; pada semester I-2026, laba bersih tercatat sekitar Rp7,05 triliun, naik 24,4 persen secara tahunan," imbuhnya.

Sementara, dalam jagka menengah-panjang potensi pertumbuhan kinerja BYAN masih terbuka, jika memang masalah RKAB bisa diselesaikan.

"Tetapi dalam jangka pendek volatilitas saham kemungkinan masih tinggi karena pasar akan lebih dahulu menunggu kepastian transaksi dan perkembangan produksi," bebernya.

sebelumnya, Melalui PT Jhonlin Baratama, Haji Isam menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Low Tuck Kwong dan Elaine Low untuk mengambil alih 10.000.000.500 saham BYAN atau sekitar 30% dari total saham beredar.

Transaksi tersebut masih tunduk pada sejumlah kondisi pendahuluan. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, Jhonlin Baratama akan menguasai sekitar 30 persen saham BYAN.

Direktur BYAN Jenny Quantero menyatakan transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perseroan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:28 WIB

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Terkini

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:25 WIB

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

MA Batalkan Suket SMA Gibran, Ada Apa dengan Syarat Cawapres 2024?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

5 Toner Lokal untuk Menyamarkan Pori-pori dan Mengontrol Minyak Berlebih

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:15 WIB

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

Pramono Anung Sebut Obligasi Jakarta Belum Direstui Pemerintah Pusat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:14 WIB

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

BRI Hadirkan Kemudahan Transaksi dan Pengajuan KPR di Tengah Mobilitas Pekerja Dukuh Atas

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:10 WIB

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Fenomena Thrifting: Antara Gaya Hidup dan Ancaman Limbah Tekstil

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:05 WIB

×