Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 21 September 2026 | 11:10 WIB
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
Ilustrasi. Ketersediaan beras premium di jaringan ritel modern mulai menipis. Kondisi ini tidak hanya terlihat dari berkurangnya pilihan merek, tetapi juga dari rak beras di sejumlah supermarket yang mulai kosong. Foto ist.
baca 10 detik
  • Beras premium di ritel modern langka selama 4-5 bulan.
  • Rak beras di sejumlah supermarket mulai kosong.
  • Bulog siapkan pasokan 110.000 ton beras per bulan.

Suara.com - Ketersediaan beras premium di jaringan ritel modern mulai menipis. Kondisi ini tidak hanya terlihat dari berkurangnya pilihan merek, tetapi juga dari rak beras di sejumlah supermarket yang mulai kosong dan bahkan dialihfungsikan untuk memajang produk lain.

Pengamat pertanian Khudori mengatakan kelangkaan beras premium telah berlangsung sekitar 4-5 bulan di sejumlah hipermarket, supermarket hingga minimarket di berbagai daerah.

"Sejarah kembali berulang. Krisis beras tengah menimpa jaringan ritel modern di Tanah Air. Pilihan beras aneka merek, terutama beras premium, semakin terbatas. Situasi ini sudah berlangsung 4-5 bulan terakhir," kata Khudori kepada wartawan, Senin (21/9/2026).

Khudori mengaku menemukan langsung kondisi tersebut saat mengecek salah satu supermarket. Rak yang biasanya dipenuhi berbagai merek beras justru telah diisi produk lain karena stok beras kosong.

"Sudah beberapa hari beras kosong. Karena ada penarikan produk," ujarnya.

Kondisi serupa juga ditemukan di dua gerai lainnya. Beras yang masih tersedia umumnya hanya jenis tertentu, seperti beras merah dan beras SPHP kualitas medium yang dikelola Bulog.

Situasi tersebut mengingatkan kembali pada kondisi tahun lalu ketika beras premium sempat menghilang dari jaringan ritel modern setelah muncul isu mengenai dugaan beras oplosan. Namun kali ini, persoalannya terlihat pada semakin terbatasnya pasokan dan pilihan produk di tingkat ritel.

Pemerintah kini mengandalkan Bulog untuk memperkuat pasokan beras ke jaringan ritel modern. Manajemen Bulog menyatakan akan memasok 110.000 ton beras setiap bulan, terdiri atas 75.000 ton beras premium dan 35.000 ton beras medium.

Selain itu, Bulog menyiapkan 300.000 ton cadangan beras pemerintah (CBP) untuk diolah menjadi beras premium dengan melibatkan Perpadi. Namun, Khudori menyebut rencana tersebut belum memperoleh persetujuan.

baca juga

"Bulog ingin memastikan masyarakat, khususnya yang di perkotaan, memiliki akses mudah terhadap beras premium produksi BUMN pangan ini," tutur Khudori.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beras Fortifikasi Palsu Marak, Pakar Soroti Kecurangan Rantai Pasok Ancam Keberhasilan Program Gizi

Beras Fortifikasi Palsu Marak, Pakar Soroti Kecurangan Rantai Pasok Ancam Keberhasilan Program Gizi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 18:28 WIB

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Bye Sel Kulit Mati! 5 Lulur Mandi Beras Bikin Kulit Lembut dan Bercahaya

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 15:00 WIB

Konsumen Berhak Dapat Ganti Rugi Soal Kasus Beras Fortifikasi

Konsumen Berhak Dapat Ganti Rugi Soal Kasus Beras Fortifikasi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 13:01 WIB

Terkini

Bitcoin Tembus US$81 Ribu, Sinyal 'Altcoin Season' Menguat di Tengah Reli Kripto?

Bitcoin Tembus US$81 Ribu, Sinyal 'Altcoin Season' Menguat di Tengah Reli Kripto?

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:13 WIB

Menikah Beda Usia 18 Tahun, Ini Tingkat Kecocokan Zodiak Andre Taulany dan Amanda Rigby

Menikah Beda Usia 18 Tahun, Ini Tingkat Kecocokan Zodiak Andre Taulany dan Amanda Rigby

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:12 WIB

Ilmuwan Ubah Sampah Plastik Jadi Kue Kering yang Bisa Dimakan, Kok Bisa?

Ilmuwan Ubah Sampah Plastik Jadi Kue Kering yang Bisa Dimakan, Kok Bisa?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 11:10 WIB

Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI

Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:10 WIB

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:05 WIB

Kondisi Eks Timnas Inggris Andros Townsend Usai Digilas Mesin Perata Rumput

Kondisi Eks Timnas Inggris Andros Townsend Usai Digilas Mesin Perata Rumput

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:05 WIB

Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas

Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 11:02 WIB

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

NASA Teliti Kawah Baru di Bulan, Punya Titik Dingin Aneh

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:01 WIB

Italia Larang Siswi Pakai Hijab di Sekolah

Italia Larang Siswi Pakai Hijab di Sekolah

News | Senin, 21 September 2026 | 11:00 WIB

Kim Ji-Yeong, Lahir Tahun 1982: Potret Sunyi Perempuan dalam Belenggu Patriarki

Kim Ji-Yeong, Lahir Tahun 1982: Potret Sunyi Perempuan dalam Belenggu Patriarki

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 11:00 WIB

×