Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 23 September 2026 | 18:33 WIB
Bukan Asal Potong Anggaran, Belanja Negara Era Suahasil Akan Tepat Sasaran
Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Istana Kepresidenan, Jakarta. [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan efisiensi anggaran bukan sekadar memotong belanja Kementerian atau Lembaga.
  • Suahasil menyampaikan hal tersebut dalam acara Antara Business Forum di Jakarta pada Rabu, 23 September 2026.
  • Realisasi belanja negara hingga akhir Agustus 2026 telah mencapai 59,7 persen dari target.

Suara.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan efisiensi anggaran pemerintah bukan asal memotong anggaran belanja Kementerian/Lembaga saja.

Menurutnya, efisiensi harus dilakukan dengan memastikan anggaran negara digunakan pada sektor-sektor yang memberikan manfaat bagi perekonomian dan masyarakat.

Suahasil mengatakan pemerintah perlu mempertajam belanja negara sekaligus meningkatkan efisiensi dan ketepatan sasaran dalam penggunaan anggaran.

"APBN juga harus terus mempertajam belanja, meningkatkan efisiensi belanja dan targeting, bukan sekadar potong anggaran tapi meningkatkan efisiensi sehingga belanja masuk ke titik-titik yang sangat penting, yang mendorong pertumbuhan, memperbaiki kesejahteraan, mendorong program prioritas nasional," ujar Suahasil dalam acara Antara Business Forum di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Menurut Suahasil, efisiensi juga menjadi bagian dari strategi fiskal pemerintah untuk memastikan APBN tetap mampu menjalankan fungsi pembangunan.

Ilustrasi APBN
Ilustrasi APBN

Anggaran negara harus diarahkan pada program yang memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus perlindungan masyarakat.

Suahasil juga menekankan percepatan belanja negara perlu dilakukan sejak lebih awal agar penyerapan anggaran tidak menumpuk menjelang akhir tahun. Namun, percepatan tersebut tetap harus memperhatikan efisiensi.

"Potensi untuk mengejar percepatan belanja negara ini menurut saya harus kita jalankan, tetapi pada saat yang bersamaan memastikan belanja negara yang dipercepat itu berlangsung secara efisien," ujarnya.

Ia menegaskan percepatan penyerapan anggaran tidak boleh hanya mengejar kecepatan. Belanja negara harus menghasilkan manfaat yang optimal.

baca juga

"Jadi bukan hanya sekadar dia cepat, tapi dia juga efisien sehingga berdaya guna," ungkap Suahasil.

Dalam paparannya, Suahasil menyebut realisasi belanja negara hingga akhir Agustus 2026 telah mencapai 59,7 persen dari target. Sementara pendapatan negara telah mencapai 65,2 persen dari target.

Ia mengatakan pemerintah akan terus menjaga APBN agar tetap sehat sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan melindungi masyarakat.

"Sepanjang perjalanan APBN selalu kita mendorong agar APBN itu terus menumbuhkan perekonomian, APBN terus melindungi masyarakat, dan APBN tetap sehat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengusaha Bisa Tersenyum, Insentif Pajak 2026 Tembus Rp576 Triliun

Pengusaha Bisa Tersenyum, Insentif Pajak 2026 Tembus Rp576 Triliun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:26 WIB

Belanja Negara Bisa Cetak Rekor Rp4.000 Triliun, Ini Sektor yang Jadi Prioritas

Belanja Negara Bisa Cetak Rekor Rp4.000 Triliun, Ini Sektor yang Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:44 WIB

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Terkini

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:54 WIB

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:50 WIB

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:45 WIB

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 18:40 WIB

Bulog Raih CNN Indonesia Awards 2026, Bukti Keberhasilan Stabilisasi dan Distribusi Pangan Nasional

Bulog Raih CNN Indonesia Awards 2026, Bukti Keberhasilan Stabilisasi dan Distribusi Pangan Nasional

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 18:39 WIB

Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana

Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana

Malang | Sabtu, 07 November 2026 | 18:37 WIB

×