Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB
Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak
Bank Indonesia [Antara]
baca 10 detik
  • Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan pencetakan uang rupiah merupakan kegiatan rutin tahunan yang terencana.
  • Pencetakan uang kartal tetap dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah yang belum terjangkau layanan digital.
  • Bank Indonesia membahas target jumlah uang beredar bersama pemerintah setiap akhir tahun guna menentukan besaran penerbitan.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) bakal terus melakukan pencetakan uang setiap tahun. Hal itu merupakam kegiatan rutin yang menjadi bagian dari tugas bank sentral.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti menjelaskan, penerbitan uang rupiah juga dilakukan melalui tahapan yang telah direncanakan dan tidak serta-merta dilakukan dalam satu waktu.

“Cetak uang itu kan hal yang normal. Setiap tahun kita cetak uang,” kata Destry.

Ia juga menyampaikan bahwa BI baru-baru ini masih akan menerbitkan seri uang dengan tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur BI sebelumnya. Menurut dia, penerbitan seri baru tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin pengelolaan uang rupiah.

"Kalau nggak salah hari ini terbit yang seri baru tanda tangan dari Pak Menteri Keuangan yang lama dan Bapak Gubernur juga yang sebelumnya. Jadi hari ini keluar, hari ini atau beberapa hari yang lalu tapi itu sudah ada, ada yang minta? Kolektor? Ya jadi itu hal yang biasa," katanya.

Destry mengatakan, pencetakan uang tidak dilakukan secara langsung pada awal atau akhir tahun. Terdapat sejumlah tahapan yang harus dilalui dengan mempertimbangkan kebutuhan uang kartal di masyarakat.

Gubernur BI Destry Damayanti saat konferensi pers di Kantor Bank Indonesia. Kamis (24/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Gubernur BI Destry Damayanti saat konferensi pers di Kantor Bank Indonesia. Kamis (24/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

“Harus selalu tiap tahun itu ada masanya. Jadi nyetak itu nggak langsung jebret gitu. Di awal tahun atau di akhir tahun nggak. Tapi ada tahapan-tahapannya,” tutur Destry.

Menurutnya, kebutuhan uang kartal masih diperlukan, terutama bagi masyarakat di wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau layanan dan infrastruktur digital.

“Karena biar gimana kan kebutuhan uang kartal itu masih ada. Khususnya untuk teman-teman kita yang masih ada di daerah, di luar jangkauan yang sinyalnya juga biarpet gitu ya,” katanya.

baca juga

Lebih lanjut, Destry menjelaskan bahwa rencana pencetakan dan pengeluaran uang kartal dibahas BI bersama pemerintah. Pembahasan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan target jumlah uang beredar dalam suatu periode.

“Sepanjang di awal itu kita selalu berbicarakan dengan pemerintah. Kira-kira berapa target dari uang beredar yang nanti akan di dalam satu periode,” ujar Destry.

Ia mencontohkan, pembahasan biasanya dilakukan menjelang akhir tahun dengan mempertemukan target BI terkait jumlah uang beredar dan rencana pemerintah dalam penerbitan surat utang.

“Misalnya biasanya pertemuan itu akan di akhir tahun. Akhir tahun, oke BI punya target money supply seperti ini. Pemerintah punya target issue bond seperti apa. Nah itu kemudian kita diskusikan,” katanya.

Dalam pembahasan tersebut, kata Destry, termasuk ditentukan rencana BI dalam menyediakan uang kartal, baik uang kertas maupun uang logam.

“Termasuk di situ adalah berapa banyak BI berencana untuk mengeluarkan uang kartal. Atau mencetak uang kertas dan uang logam gitu,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa pencetakan uang merupakan kegiatan rutin BI yang dilakukan berdasarkan kebutuhan dan melalui proses perencanaan bersama pemerintah.

Ilustrasi mesin pencetak uang koleksi Galeri Museum Peruri di M bloc, Jakarta. [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa]
Ilustrasi mesin pencetak uang koleksi Galeri Museum Peruri di M bloc, Jakarta. [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa]

“Jadi itu bukan hal yang luar biasa, tapi itu hal yang rutin biasa,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 20:23 WIB

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Menkeu Suahasil Tegaskan Pelantikan Pejabat Era Purbaya Tetap Sah

Video | Senin, 21 September 2026 | 18:48 WIB

Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.783, BI: Dihantam Minyak dan Arus Dana Keluar

Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.783, BI: Dihantam Minyak dan Arus Dana Keluar

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:18 WIB

Usai Dilantik Purbaya, Suahasil Juga Tunjuk Dirjen SPSK Herman Saheruddin Jadi Sekretaris KSSK

Usai Dilantik Purbaya, Suahasil Juga Tunjuk Dirjen SPSK Herman Saheruddin Jadi Sekretaris KSSK

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 12:06 WIB

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Ada Pelantikan Baru, Suahasil Pastikan Perombakan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Sah

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:05 WIB

Bursa Makin Sepi, Asing Angkat Kaki dari Saham RI Usai Purbaya Dicopot Pekan Ini

Bursa Makin Sepi, Asing Angkat Kaki dari Saham RI Usai Purbaya Dicopot Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:14 WIB

Terkini

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:25 WIB

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:24 WIB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:17 WIB

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 07:15 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

×