Pemerintah Didesak Tarik Pajak dari Orang Super Kaya Ketimbang UMKM, Potensi Rp 142,2 T per Tahun

Dicky Prastya

Senin, 12 Oktober 2026 | 13:11 WIB
Pemerintah Didesak Tarik Pajak dari Orang Super Kaya Ketimbang UMKM, Potensi Rp 142,2 T per Tahun
Presiden Prabowo Subianto dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri acara Mata Najwa di masa kampanye. [Dok. Tiim Gerindra]
baca 10 detik
  • CELIOS mengusulkan penerapan Pajak Kekayaan 1 hingga 2 persen bagi individu super-kaya untuk meningkatkan penerimaan negara tanpa menekan UMKM.
  • Skema pajak kekayaan bagi individu dengan aset di atas Rp84 miliar tersebut diproyeksikan mampu menambah kas negara hingga Rp142,2 triliun per tahun.
  • Hasil survei menunjukkan 82 persen masyarakat merasa terbebani, sehingga CELIOS merekomendasikan penurunan tarif PPN menjadi 8 persen dan pengembalian PPh Final UMKM 0,5 persen.

Suara.com - Di tengah stagnasi rasio penerimaan pajak (tax ratio) Indonesia yang tak kunjung menyentuh angka 10 persen selama satu dekade terakhir, Center of Economic and Law Studies (CELIOS) mendorong terobosan kebijakan fiskal baru.

Dalam laporan evaluasi Rapor 2 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, CELIOS mengusulkan penerapan Pajak Kekayaan (Wealth Tax) sebesar 1–2% bagi kelompok individu super-kaya (ultra-wealthy) ketimbang terus menekan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

CELIOS menilai strategi penerimaan negara saat ini masih cenderung regresif dan berfokus mengejar pajak dari wajib pajak yang sudah terdata atau dikenal dengan istilah berburu di kebun binatang.

Salah satu dampaknya dirasakan langsung oleh sektor UMKM yang kini harus menanggung beban PPh dengan tarif normal yang lebih tinggi setelah skema PPh Final 0,5% diubah, di tengah kondisi usaha yang sedang berjuang bertahan hidup (survival mode).

Potensi Tambahan Kas Negara Rp142,2 Triliun per Tahun

Sebagai alternatif solutif, CELIOS menawarkan skema Wealth Tax berkeadilan yang menyasar individu dengan total aset bersih di atas Rp84 miliar. Penerapan tarif sebesar 1% hingga 2% pada kelompok ini diproyeksikan mampu menyumbang penerimaan negara hingga Rp142,2 triliun setiap tahunnya.

"Mengapa individu ultra-kaya? Karena mereka yang mendapatkan porsi keuntungan paling besar dari bumi Indonesia. Faktanya 58% kekayaan 50 orang terkaya di Indonesia didapatkan dari hasil mengekstraksi sumber daya alam Indonesia," beber Celios dalam laporannya, dikutip Senin (12/10/2026).

"Tetapi perlu ditekankan, orientasi pajak kekayaan bukanlah menghukum keberhasilan ekonomi segelintir orang, tetapi memastikan kelompok yang menikmati manfaat paling besar dari pertumbuhan ekonomi harus ikut memikul tanggung jawab fiskal yang lebih besar," lanjut CELIOS.

82% Masyarakat Merasa Beban Pajak Terlalu Berat

baca juga

Pentingnya reorientasi kebijakan pajak ini juga tecermin dari persepsi publik dalam survei CELIOS. Sebanyak 82% responden masyarakat umum menilai bahwa berbagai pajak dan pungutan pemerintah saat ini sudah sangat membebani perekonomian rumah tangga dan iklim usaha kecil.

Untuk menjaga iklim usaha dan daya beli masyarakat, CELIOS merekomendasikan pemerintah untuk mengembalikan aturan PPh Final UMKM sebesar 0,5%, menurunkan tarif PPN dari 11% menjadi 8%, serta mengalihkan fokus pengumpulan pajak secara progresif kepada pemegang aset kekayaan terbesar di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Rangkap Jabatan, Bahlil Jadi Menteri Berkinerja Terburuk: Nilainya Minus Ratusan!

Rangkap Jabatan, Bahlil Jadi Menteri Berkinerja Terburuk: Nilainya Minus Ratusan!

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:03 WIB

Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik

Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Rasio Pajak Seret, Utang Membengkak, Pengangguran Muda Membludak

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Rasio Pajak Seret, Utang Membengkak, Pengangguran Muda Membludak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:26 WIB

Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia

Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:21 WIB

CELIOS: Beban Bunga Utang Pemerintah Capai Rp 599,4 T, Lebih Tinggi dari Anggaran Kesehatan

CELIOS: Beban Bunga Utang Pemerintah Capai Rp 599,4 T, Lebih Tinggi dari Anggaran Kesehatan

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Grand Hotel De Djokja Hadirkan Pengalaman Gastronomi Nusantara dalam WIG 2026

Grand Hotel De Djokja Hadirkan Pengalaman Gastronomi Nusantara dalam WIG 2026

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:08 WIB

12 Batu Keberuntungan Berdasarkan Bulan Kelahiran dan Makna Tersembunyinya

12 Batu Keberuntungan Berdasarkan Bulan Kelahiran dan Makna Tersembunyinya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal

Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal

Bri | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Media Korea Soroti Aksi Cahya Supriadi saat Persija Jakarta Bantai PSIM 4-0

Media Korea Soroti Aksi Cahya Supriadi saat Persija Jakarta Bantai PSIM 4-0

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Cara Pakai Conditioner yang Benar Agar Rambut Tidak Rontok dan Kering

Cara Pakai Conditioner yang Benar Agar Rambut Tidak Rontok dan Kering

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Gemilang di Mandalika, Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Debut Moto3

Gemilang di Mandalika, Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Debut Moto3

Sport | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:01 WIB

White Fox Garap Anime How I Became King by Eating Monsters, Tayang 2027

White Fox Garap Anime How I Became King by Eating Monsters, Tayang 2027

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Honda ADV 160 Resmi Mengaspal di India: Harga Lebih Murah Rp7 Jutaan dan Kebal Etanol E85

Honda ADV 160 Resmi Mengaspal di India: Harga Lebih Murah Rp7 Jutaan dan Kebal Etanol E85

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Daftar 4 Negara Tetangga Ikut Kena Getah Asap Karhutla Kalimantan

Daftar 4 Negara Tetangga Ikut Kena Getah Asap Karhutla Kalimantan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:56 WIB

×