- Hashim Djojohadikusumo menyatakan teknologi penangkap karbon di Petrokimia Gresik mampu menurunkan emisi karbon dioksida secara signifikan.
- Teknologi penangkapan karbon tersebut juga menghasilkan produk soda abu dan soda kue guna mengurangi ketergantungan impor.
- Kementerian Perindustrian mendorong penerapan teknologi rendah karbon untuk mempercepat target net zero emission sektor manufaktur tahun 2050.
Peta jalan tersebut mencakup enam pilar, mulai dari efisiensi energi dan material, substitusi bahan bakar, elektrifikasi, penggunaan energi terbarukan, hingga teknologi penangkapan karbon. Perusahaan di sembilan subsektor itu juga diwajibkan melaporkan emisi gas rumah kaca secara berkala melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).
Dalam pengembangan industri hijau, AGK turut mendorong pemanfaatan teknologi rendah karbon yang dapat diterapkan tanpa membebani pelaku industri secara berlebihan.
"Dekarbonisasi industri bukan hanya tantangan, tetapi juga peluang bagi Indonesia menjadi pemimpin regional industri rendah karbon," kaa Chief Executive Officer Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa.
Selain manfaat lingkungan, transformasi industri hijau diproyeksikan menciptakan nilai tambah ekonomi Rp700 triliun hingga Rp1 kuadriliun pada 2030. Transformasi tersebut juga diperkirakan dapat menambah 0,4 sampai 0,7 poin persentase pertumbuhan ekonomi per tahun serta membuka 3,5 juta hingga 5 juta lapangan kerja.