Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren

Liberty Jemadu

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 16:48 WIB
Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menyatakan Muktamar NU ke-35 memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat untuk membangun ekonomi kreatif. [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menyatakan Muktamar NU ke-35 memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat untuk membangun ekonomi kreatif.
  • Muktamar NU ke-35 yang berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026 juga mengadakan bazar dan expo untuk menggalakkan ekonomi nasional.
  • Kegiatan strategis di Lapangan Untung Suropati tersebut dihadiri oleh 2.232 delegasi untuk memilih pimpinan baru PBNU masa khidmah 2026-2031.

Suara.com - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mengatakan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 merupakan upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam mendorong pengembangan ekraf sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

NU berperan penting sebagai organisasi Muslim yang konsisten mempertahankan integritas serta komitmen untuk tampil sebagai penggerak utama ekonomi kreatif yang memiliki basis massa begitu besar.

"Tema Menjaga Marwah, Memperkaya Khidmat untuk Kemaslahatan Bangsa sangat relevan dengan semangat ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Menjaga muruah berarti memiliki nilai, identitas, dan jati diri bangsa, sementara memperkaya khidmat bermakna menghadirkan karya serta kreativitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Riefky dalam keterangan yang diterima, Jumat (28/8/2026).

Riefky juga mengapresiasi NU yang berkontribusi mengembangkan potensi ekonomi kreatif sebagai kekuatan yang tumbuh dari masyarakat, termasuk melalui pemberdayaan santri, pesantren, organisasi kemasyarakatan, serta ekosistem di berbagai daerah.

Ia mengatakan ekonomi kreatif bukan hanya tentang menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga transformasi dan inovasi kreativitas yang menjadi jalan untuk kemaslahatan bangsa.

Ia juga mengapresiasi hajat besar warga NU yang dibuka di Lapangan Untung Suropati yang merupakan area pesantren menjadi bentuk inkubator bisnis, pusat produksi rantai nilai ekraf, dan wujud akselerasi para santri mandiri yang kreatif.

"NU memiliki akar budaya religi yang kuat di tengah masyarakat, termasuk pemberdayaan terhadap santri di kalangan pesantren yang begitu aktif dan kreatif. Ini merupakan modal sosial dan kultural yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kreatif," tambah Riefky.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Muktamar NU ke-35 sekaligus Menteri Sosial, Saifullah Yusuf berterima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah memberikan kesiapan fisik, kesiapan logistik, tata kelola muktamar, dan kesiapan sumber daya manusia.

"Kami juga mengadakan Bazar Muktamar dan Expo yang berlangsung sejak tanggal 20 hingga 31 Agustus 2026 yang dilengkapi panggung budaya dan pasar malam. Maka, Muktamar ke-35 tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi ikut menggalakkan ekonomi nasional," ungkap Gus Ipul.

baca juga

Dalam rangkaian pembukaan muktamar, ada penampilan seni marawis dan paduan suara simfoni dari kalangan santri (pelajar dan mahasiswa) yang menampilkan lagu-lagu seperti Indonesia Raya, Mars Syubbanol Wathon, Shalawat Asyghil, Shalawat Jibril, lagu tema Muktamar NU, serta lagu populer "Ketika Tangan dan Kaki Berkata".

Pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang dihelat pada 27-31 Agustus 2026 juga memiliki agenda strategis seperti pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU untuk masa khidmah 2026-2031.

Kegiatan ini diikuti 38 pengurus wilayah NU, 523 PCNU, serta 33 pengurus cabang istimewa NU yang mengirimkan total 2.232 delegasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muktamar NU ke-35 Memanas! Ini 6 Kritik Pedas Ulama Jombang yang Sasar PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas! Ini 6 Kritik Pedas Ulama Jombang yang Sasar PBNU

Video | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Perebutan Kursi Ketum PBNU: Intrik Politik di Balik Muktamar ke-35 NU

Perebutan Kursi Ketum PBNU: Intrik Politik di Balik Muktamar ke-35 NU

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Pidato Prabowo di Muktamar NU: Percaya Saya, Indonesia akan Bangkit Tak Ada yang Bisa Bendung

Pidato Prabowo di Muktamar NU: Percaya Saya, Indonesia akan Bangkit Tak Ada yang Bisa Bendung

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Kiai Sepuh Kecam Oknum Pejabat Jual 'Restu Presiden' di Muktamar NU

Kiai Sepuh Kecam Oknum Pejabat Jual 'Restu Presiden' di Muktamar NU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Terkini

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

×