Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB
Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Tri Winarno. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM di Jakarta pada Kamis (29/10/2026) melaporkan realisasi PNBP minerba telah mencapai Rp131 triliun.
  • Pemerintah berhasil mencapai 98,4 persen dari target tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp133 triliun.
  • Capaian tersebut diraih meskipun kuota produksi komoditas batu bara dan nikel tahun ini resmi dipangkas.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batu bara (minerba) telah menembus 98,4 persen dari target tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp133 triliun.

"PNBP kita sudah Rp131 triliun dari Rp 133 triliun yang direncanakan atau sekitar 98,4 persen," ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Tri Winarno, saat ditemui di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Tri menyampaikan, capaian tersebut diraih di tengah kebijakan pemangkasan kuota produksi batu bara dan nikel pada tahun ini. Untuk batu bara, Kementerian ESDM memangkas target produksi ke kisaran 700 juta ton, turun signifikan dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai 790 juta ton.

 PT Bukit Asam atau PTBA sudah mengajukan rencana produksi batu bara untuk tahun 2027. [PT Bukit Asal]
Ilustrasi Batu Bara [PT Bukit Asal]

"Jadi kalau kita lihat tahun ini, kita menargetkan produksi lebih rendah dari tahun lalu. Batu bara itu turun sekitar 8 juta ton per bulan, tetapi PNBP kita justru naik Rp1 triliun setiap bulannya," ujar Tri.

Sementara itu, kuota produksi nikel tahun ini ditetapkan di angka 300 juta ton, lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencatatkan angka 379 juta ton. Kendati kuota ditekan, penerimaan dari komoditas ini tetap melonjak.

"Demikian juga dengan nikel, PNBP-nya naik hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu," lanjutnya.

Capaian tersebut disebut sebagai  tolak ukur  bahwa strategi pengendalian kuota produksi yang diterapkan pemerintah berjalan efektif dalam mengoptimalkan penerimaan negara.

"Ini menunjukkan bahwa kebijakan yang kita ambil terbukti efektif untuk menggenjot PNBP," pungkas Tri.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Masih Proses Transisi, Impor Migas Lewat Lemigas Belum Berjalan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Bahlil Minta Maaf ke KKKS Pendapatan Berkurang Imbas Stop Ekspor Gas

Bahlil Minta Maaf ke KKKS Pendapatan Berkurang Imbas Stop Ekspor Gas

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Bahlil Klarifikasi Impor Minyak dari UEA Masih Belum Pasti

Bahlil Klarifikasi Impor Minyak dari UEA Masih Belum Pasti

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Terkini

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

Kuliah S3 Dibayari Bawahan, Jaksa Bongkar Silmy Karim Minta Rp50 Juta Buat Keperluan Studi di UB

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:27 WIB

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Konten Kena Shadow Ban? Komdigi Minta Platform Buka Mekanisme Banding

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Perluas Manfaat Lewat Inovasi Sistem Pelayanan, PNM Raih Juara 1 Grand Genba Champion

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:22 WIB

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

Eks Komandan Antiteror Ungkap 4000 Polisi Disiapkan Bentrok dengan Mahasiswa dan Warga

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Siap Uji Nyali? Ini 6 Film Horor Terbaik 2026 Buat Temani Malam Halloween

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:15 WIB

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

AI Makin Canggih, Digital Humanities Jadi Kunci agar Teknologi Tetap Berpihak pada Manusia

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×