- Tim inti Pi Network meluncurkan Pi Desktop versi 0.6.4 pada 26 Oktober 2026 dengan fitur akses jarak jauh.
- Nilai tukar token Pi turun 3,53 persen dalam sepekan hingga berada di level USD 0,07556.
- Pelemahan harga token Pi terjadi seiring kondisi pasar kripto yang volatil dan bergerak variatif.
Di tengah turbulensi pasar tersebut, beberapa aset kripto alternatif (altcoin) terbukti mampu membalikkan keadaan dengan mencetak lonjakan harga yang impresif. Token jaringan bursa desentralisasi Uniswap (UNI) tampil sebagai salah satu jawara dengan mencatatkan penguatan harga sebesar 5,58 persen, membawanya melesat ke level Rp127.586 per keping.
Apresiasi harga ini turut diikuti oleh koin Cosmos (ATOM) yang terapresiasi 3,70 persen dan kokoh diperdagangkan pada posisi Rp29.866.
Di sisi lain lapangan, aset kripto THETA menjadi salah satu koin yang harus menelan pil pahit pelemahan. Harga THETA dilaporkan merosot 2,82 persen, memaksanya turun dan bertahan di level Rp3.271 per keping. Perbedaan arah laju antar-aset ini memberikan sinyal kuat bahwa likuiditas pasar kini bergerak jauh lebih selektif.
Disclaimer: Artikel berita ini disajikan murni untuk tujuan penyampaian informasi publik terkait pergerakan aset kripto dan pembaruan teknologi blockchain. Seluruh isi tulisan bersifat informatif, faktual, dan objektif. Tulisan ini bukan merupakan ajakan, saran, atau rekomendasi keuangan maupun investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca beserta seluruh risiko yang menyertainya.