- PT Bayan Resources Tbk menjadwalkan RUPSLB di Jakarta pada 23 November 2026 untuk merombak pengurus perusahaan.
- Haji Isam melalui PT Jhonlin Barutama membeli saham BYAN dari Low Tuck Kwong senilai total Rp26,43 triliun.
- Perjanjian jual beli saham direvisi sehingga jumlah saham BYAN yang dialihkan menjadi 10.084.088.370 lembar.
Suara.com - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 November 2026. Salah satu agenda yang dimintakan persetujuan yaitu perombakan pengurus.
Mengutip keterbukaan informasi, Senin (2/11/206), RUPSLB BYAN akan berlangsung pada Senin, 23 November 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Rapat digelar di Jade Room, Fairmont Hotel Lantai 2, Jalan Asia Afrika Nomor 8, Jakarta.
Dalam RUPSLB, BYAN mencantumkan dua agenda rapat. Pertama, persetujuan atas perubahan susunan anggota direksi perseroan. Kedua, persetujuan atas perubahan susunan anggota dewan komisaris perseroan.

Dibeli Haji Isam
Sebelumnya, pengusaha kondang Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam melakukan
perjanjian pembelian saham BYAN dari pihak Low Tuck Kwong dengan PT Jhonlin Baratama.
Mengutip data Stockbit, setidaknya ada tiga kali transaksi dalam transaksi tersebut, pertama 166.666 lembar saham di harga Rp2.588 senilai Rp43,1 miliar.
Kemudian, kedua sebanyak 50 juta lot saham di harga Rp2.588 senilai Rp12,9 triliun. Lalu ketiga, sebanyak 50,67 juta lot saham di harga Rp2.588 senilai Rp13,1 triliun. Secara total, transaksi pembelian saham tersebut mencapai Rp26,43 triliun.
Sementara, Low Tuck Kwong sendiri juga melakukan penjualan saham sebesar 33,3 juta lembar saham di harga Rp11.025 pada 6 Oktober 2026. Dengan penjualan itu, Low Tuck Kwong meraup dana Rp367,5 miliar.
Adapun, porsi kemilikan saham Low Tuck Kwong hanya berubah 0,10 persen dari 40,25 persen menjadi 40,15 persen.
BYAN melakukan perubahan atas Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat atau Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement (CSPA) dengan PT Jhonlin Barutama. Perubahan tersebut mencakup jumlah saham BYAN yang akan dialihkan kepada PT Jhonlin Barutama.
Mengutip keterbukaan informa, perubahan dilakukan atas CSPA yang sebelumnya ditandatangani oleh Low Tuck Kwong dan Elaine Low bersama PT Jhonlin Barutama pada 16 September 2026.
Semula, jumlah saham biasa BYAN yang akan dialihkan kepada pembeli sebanyak 10.000.000.500 saham. Setelah dilakukan perubahan perjanjian, jumlah saham yang akan dialihkan menjadi 10.084.088.370 saham.
Artinya, terdapat penambahan 84.087.870 saham dalam jumlah saham yang tercantum dalam perjanjian jual beli tersebut.
Bayan Resources menyebut pelaksanaan dan penyelesaian transaksi masih bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi pendahuluan.
Setelah transaksi selesai dan seluruh kondisi pendahuluan terpenuhi, PT Jhonlin Barutama akan memiliki sebanyak 10.084.088.370 saham BYAN.