Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB
Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya
Iustrasi emas (magnific/wirestock)
baca 10 detik
  • Spread XAUUSD bisa menggerus 20% target keuntungan dari pergerakan emas.
  • Trading 15 kali sehari berpotensi memicu biaya spread hingga US$600 per bulan.
  • Spread melebar saat likuiditas rendah dan dapat memperberat biaya transaksi trader.

Jika trader melakukan lima transaksi setiap hari selama 20 hari kerja, akumulasi biaya spread dapat mencapai US$100-US$200 per bulan. Jumlahnya meningkat menjadi US$200-US$400 jika frekuensi transaksi mencapai 10 kali sehari.

Bahkan, trader yang melakukan 15 transaksi sehari berpotensi menanggung biaya spread US$300-US$600 per bulan.

Beban tersebut bisa jauh lebih besar ketika transaksi dilakukan pada periode likuiditas rendah. Dengan asumsi spread melebar menjadi US$0,20-US$0,40 per ons, biaya spread untuk posisi 0,1 lot mencapai US$2-US$4 per transaksi.

Dalam skenario tersebut, trader yang bertransaksi 15 kali sehari dapat menanggung biaya spread hingga US$600-US$1.200 per bulan.

Analis pasar keuangan Elev8, Kar Yong Ang, mengatakan strategi intraday sangat sensitif terhadap spread karena biaya tersebut terus dikenakan pada target pergerakan harga yang relatif kecil.

Spread yang lebih lebar dapat memangkas keuntungan bersih dari transaksi yang berhasil sekaligus meningkatkan tingkat keuntungan yang harus dicapai trader untuk menutup kerugian dan biaya transaksi.

"Yang penting bukan hanya spread minimum yang diiklankan, tetapi bagaimana spread berperilaku selama jam dan kondisi pasar di mana strategi tersebut beroperasi," ujar Kar Yong Ang.

Kondisi ini membuat strategi scalping dan day trading memiliki tantangan tersendiri. Target keuntungan yang relatif kecil serta frekuensi transaksi tinggi membuat biaya spread berpotensi mengambil porsi besar dari hasil trading.

Sementara itu, trader dengan strategi jangka panjang umumnya memiliki target pergerakan harga lebih besar sehingga pengaruh spread relatif lebih kecil. Meski demikian, biaya menginap dan penyesuaian posisi tetap perlu diperhitungkan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suahasil Klaim Investor Asing Masih Percaya Pemerintah, SBN Dibeli hingga Rp 28,79 T

Suahasil Klaim Investor Asing Masih Percaya Pemerintah, SBN Dibeli hingga Rp 28,79 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 11:43 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

Mulai Antre Lagi, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.537.000/Gram

Mulai Antre Lagi, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.537.000/Gram

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 10:07 WIB

Terkini

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:03 WIB

Lokot Nasution Maju Lagi di Musda Demokrat Sumut, Klaim Kantongi Dukungan DPC

Lokot Nasution Maju Lagi di Musda Demokrat Sumut, Klaim Kantongi Dukungan DPC

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:02 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Vietnam Ketiban Untung! Kim Sang-sik Punya Waktu Racik Skuat Berbahaya

Piala Asia 2027 Diundur, Vietnam Ketiban Untung! Kim Sang-sik Punya Waktu Racik Skuat Berbahaya

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:01 WIB

Dari Isi Piring hingga Obat, Politik Mengatur Kehidupan Kita Sehari-hari

Dari Isi Piring hingga Obat, Politik Mengatur Kehidupan Kita Sehari-hari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 12:00 WIB

×