Suahasil Klaim Investor Asing Masih Percaya Pemerintah, SBN Dibeli hingga Rp 28,79 T

Dicky Prastya

Rabu, 04 November 2026 | 11:43 WIB
Suahasil Klaim Investor Asing Masih Percaya Pemerintah, SBN Dibeli hingga Rp 28,79 T
Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada Selasa (3/11/2026). [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengklaim investor asing mencatatkan pembelian bersih SBN sebesar Rp28,79 triliun pada triwulan III 2026.
  • Selisih imbal hasil SUN 10 tahun terhadap US Treasury berada di level 183 basis point di tengah suku bunga global tinggi.
  • IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global melambat menjadi 3,1% dan inflasi global meningkat hingga 4,7% pada tahun 2026.

Suara.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengklaim kalau kepercayaan investor asing terhadap Pemerintah masih relatif tinggi selama triwulan III 2026, meskipun ada volatilitas di pasar keuangan global.

Selama periode Juli hingga September 2026, Menkeu Suahasil menyatakan kalau Surat Berharga Negara (SBN) yang diterbitkan Pemerintah dibeli investor asing atau nonresiden sebesar Rp 28,79 triliun.

"Pada triwulan III 2026, kepercayaan investor global terhadap SBN domestik masih relatif tinggi di mana investor nonresiden mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp 28,79 triliun sehingga kepemilikan nonresiden naik 3,28 persen dibandingkan posisi di akhir tahun 2025," katanya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), dikutip Rabu (4/11/2026).

Bendahara Negara juga menyampaikan kalau selisih imbal hasil (spread) Surat Utang Negara (SUN) dengan tenor 10 tahun berada di level 183 basis point (bps) dengan US Treasury (UST) yang diterbitkan Pemerintah Amerika Serikat.

Spread SUN vs UST ini disebutnya turun tipis apabila dibandingkan dengan akhir tahun 2025 yang berada di level 184 bps. Ia menyebut kalau kinerja ini masih cukup positif di mana suku bunga global tengah melonjak.

"Sementara itu, pada periode yang sama, spread SUN seri benchmark 10 tahun terhadap UST 10 tahun berada di level 183 basis point atau turun tipis dibandingkan dengan akhir tahun 2025 sebesar 184 basis point. Kinerja yang cukup positif ini berhasil dicatatkan di tengah lingkungan suku bunga global yang sedang tinggi," beber dia.

Di sesi terpisah, Suahasil juga menjelaskan soal prospek perekonomian global yang masih tertekan seiring eskalasi konflik geopolitik. Sebab tensi perang di Timur Tengah mendorong tingginya harga minyak dan berbagai komoditas global.

Dijelaskan dia, kebijakan moneter global yang lebih ketat terjadi karena kita lihat di sejumlah bank sentral negara-negara utama seperti The Fed di Amerika Serikat, European Central Bank, dan juga Bank of Japan.

Suahasil menyebut mereka telah menaikkan suku bunga masing-masing sebesar 25 bps pada September lalu. Pemerintah memperkirakan ini akan berlanjut ke depan sehingga RI memasuki periode yang sering disebut dengan higher for longer.

baca juga

Kemudian, lanjut Suahasil, imbal hasil (yield) dari US Treasury tetap tinggi sejalan dengan menguatnya ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter ke depan.

Adapun di pasar keuangan global, preferensi investor terhadap aset portofolio di negara berkembang masih relatif terbatas dan menyebabkan tetap kuatnya indeks mata uang Dolar Amerika Serikat terhadap negara maju dan negara berkembang.

"Kondisi tersebut berpotensi menahan aliran modal masuk ke emerging markets, termasuk Indonesia, dan perkembangan ini akan terus kita pantau dan kita mitigasi dampaknya. IMF dalam World Economic Outlook 2026 bulan Oktober lalu memproyeksikan ekonomi global tumbuh sebesar 3,1% di tahun 2026, melambat dibandingkan 2025, dan inflasi global yang meningkat menjadi 4,7%," jelas Suahasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Prabowo Panggil Tim Ekonomi ke Istana, Ada Menkeu hingga Gubernur BI

Prabowo Panggil Tim Ekonomi ke Istana, Ada Menkeu hingga Gubernur BI

News | Senin, 02 November 2026 | 14:28 WIB

Minat Investor Anjlok 52 Persen, Surat Utang RI Mulai Tak Laku?

Minat Investor Anjlok 52 Persen, Surat Utang RI Mulai Tak Laku?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 12:27 WIB

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Mata Uang Utama Dunia Kritis, Investor Global Alihkan Fokus

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:43 WIB

Terkini

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi JMO, Bisa Lewat Website

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi JMO, Bisa Lewat Website

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 11:40 WIB

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Girang Dapat Trofi MoTM Liga Champions, Calvin Verdonk: Mau Dipajang di Ruang Tamu Sebelah TV

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

Mengapa Vape Dianggap Jadi Pintu Masuk Narkoba? Benarkah Harus Dilarang Total?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:35 WIB

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Aliansi Anak Kampung Desak Polri Buka SP3 Denny Indrayana, Pertanyakan Dugaan Kerugian Negara

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 11:34 WIB

Penyadapan Presiden Bentuk Abuse of Power, Sekjen PKS: Usut Siapa yang Memberi Perintah!

Penyadapan Presiden Bentuk Abuse of Power, Sekjen PKS: Usut Siapa yang Memberi Perintah!

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:32 WIB

Daftar Presiden RI yang Pernah Disadap: dari Era Habibie, SBY, Jokowi hingga Prabowo

Daftar Presiden RI yang Pernah Disadap: dari Era Habibie, SBY, Jokowi hingga Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:32 WIB

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Review Buku Chapterhouse: Dune, Seni Mengubah Musuh Jadi Sekutu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:30 WIB

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Pahami Fungsi Penting Posisi Netral pada Mobil Matik Beserta Waktu yang Tepat Penggunaannya

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 11:29 WIB

Viva Whitening Cream Dipakai Sebelum atau Setelah Sunscreen? Ini Urutan yang Benar

Viva Whitening Cream Dipakai Sebelum atau Setelah Sunscreen? Ini Urutan yang Benar

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Capai 5,5% Meski Ada Tekanan Global

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 11:28 WIB

×