KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?

M Nurhadi

Rabu, 04 November 2026 | 18:35 WIB
KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?
Ilustrasi KPK (kpk.go.id)
baca 10 detik
  • Komisi Pemberantasan Korupsi memperluas penggeledahan terkait dugaan korupsi cukai rokok yang melibatkan PT Djarum.
  • Penyidik menyita dokumen dan barang bukti elektronik dari sejumlah lokasi strategis di Jawa Tengah.
  • Kasus ini merupakan pengembangan OTT Februari 2026 yang merugikan negara triliunan rupiah selama 16 tahun.

Jika ditarik dari garis kronologisnya, penyidikan yang menyeret nama PT Djarum ini merupakan hasil pengembangan (spin-off) dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK pada 4 Februari 2026 silam.

Operasi tangkap tangan tersebut awalnya sukses membongkar klaster suap importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Dalam perkara kepabeanan tersebut, KPK menetapkan tujuh orang tersangka, yang terdiri dari oknum pejabat Bea Cukai dan pihak swasta dari entitas Blueray Cargo.

Berangkat dari temuan alat bukti pada klaster importasi, penyelidikan internal KPK kemudian menemukan benang merah yang mengarah pada klaster baru penyimpangan pita cukai rokok. Temuan ini direspons dengan penerbitan Sprindik klaster pertama yang digulirkan pada rentang Juli hingga September 2026.

Pada fase pengembangan tersebut, KPK menetapkan sedikitnya dua aparatur negara sebagai tersangka utama dari kubu DJBC. Keduanya adalah Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP) Kediri yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Penindakan Direktorat P2 DJBC, Gatot Heroe Hernanda, serta Pejabat Fungsional Madya Bea Cukai, Ahmad Dedi.

Langkah tegas segera dieksekusi dengan melakukan penahanan terhadap Gatot pada Agustus 2026, yang kemudian disusul oleh penahanan mantan pejabat DJBC lainnya pada September 2026 guna memperlancar proses pembongkaran skandal perpajakan bersejarah ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Masih Dalami Aliran Uang yang Dikumpulkan Orang Kepercayaan Nusron Wahid

KPK Masih Dalami Aliran Uang yang Dikumpulkan Orang Kepercayaan Nusron Wahid

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:58 WIB

KPK Cecar Nusron Wahid Soal Setoran Rutin untuk Pengurusan HGB

KPK Cecar Nusron Wahid Soal Setoran Rutin untuk Pengurusan HGB

News | Rabu, 04 November 2026 | 17:48 WIB

Ketika Djarum Tak Membayar Cukai Sesuai Semestinya

Ketika Djarum Tak Membayar Cukai Sesuai Semestinya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:48 WIB

Dua Kali Absen dari Panggilan KPK, Nusron: Ke Luar Negeri Ada Izin Setneg

Dua Kali Absen dari Panggilan KPK, Nusron: Ke Luar Negeri Ada Izin Setneg

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:51 WIB

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

Dua Kali Mangkir, Nusron Wahid Akhirnya Diperiksa KPK

Foto | Rabu, 04 November 2026 | 15:40 WIB

Viral Fuji Jadi Nasabah BCA Solitaire, Minimal Saldonya Harus Berapa Miliar?

Viral Fuji Jadi Nasabah BCA Solitaire, Minimal Saldonya Harus Berapa Miliar?

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:19 WIB

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:10 WIB

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

×