Kisah Tak Terungkap Soal PBSI yang Keras Kepala dan Menduanya Mia Audina

Blitz

Sabtu, 30 Juli 2022 | 22:43 WIB
Kisah Tak Terungkap Soal PBSI yang Keras Kepala dan Menduanya Mia Audina
Mia Audina | Instagram @ben_beckman_bwf

Pada era 90-an, Indonesia memiliki sejumlah pebulutangkis hebat, tidak hanya tinggal putra ataupun ganda putra namun juga tunggal putri. Di era tersebut, sosok Susi Susanti begitu besar dan ia pun memiliki penerusnya yakni Mia Audina

Mia Audina di kala itu dianggap sebagai 'The Next Susi Susanti'. Sejumlah gelar bergengsi pun diberikan Mia ke Indonesia.

Dikutip dari bulutangkis.com, sejak usai 14 tahun Mia sudah masuk ke kawah candradimuka pebulutangkis nasional, Pelatnas Cipayung. Setahun di Cipayung, Mia masuk seleksi Tim Uber 1994 yang kala itu sudah diperkuat Susi Susanti. 

Mia pun jadi kunci permainan tim Indonesia kala itu. Di partai penentuan, Mia jadi penentu kemenangan tim Uber Indonesia mengalahkan tim Uber China. 

Mia kalahkan wakil China, Zhang Ning dengan rubber set, 11-7, 10-12. dan 11-4. Mia jadi bagian sejarah bulutangkis putri Indonesia dengan mempersembahkan gelar Uber Cup untuk kali kedua. 

Dua tahun setelahnya Mia juga ambil bagian saat Uber Cup kembali direbut Indonesia. Pada Olimpiade 1996, Mia juga sukses mempersembahkan medali perak. Sayang kemudian Mia harus berlain hati. 

Setelah menikah dengan pria Belanda, Tylio Lobman, Mia Audina hijrah ke Belanda pasca meninggalnya sang ibu, Lanny Susilawati pada 1999. 

Mia Audina sebenarnya masih ingin terus memperkuat Indonesia dengan tetap berlatih di Belanda. Sayang seperti dikutip dari historia.id, pengurus PBSI keras kepala dan tak mengindahkan permohonon Mia Audina tersebut. 

"Kalau dia pindah ke Belanda ya harus keluar dari pelatnas. Dia memang maunya begitu (tetap di pelatnas namun latihan di Belanda), tetapi yang namanya organisasi tentu ada aturan mainnya, jadi harus patuh,” ujar Karsono, ketua harian PBSI kala itu. 

baca juga

Keras kepalanya pengurus PBSI pun hal tak mengenakkan. Mia pada 2000 mendapat kewarganegaraan Belanda dan mulai bermain untuk Belanda. 

Meski membela Belanda, fakta berbicara jika Mia tak pernah antusias meski meraih gelar bersama Negeri Kincir Angin tersebut. 

“Terlalu sensitif. Bagaimanapun saya dulu dilahirkan dan dibesarkan di Indonesia,” kata Mia seperti dikutip dari Kompas.com terbitan 2018. 

"Ah, itu bukan salah saya. Ada banyak faktor yang membuat saya akhirnya pindah ke Belanda. Saya bisa bilang kesalahan PBSI ada, juga masalah keluarga dengan meninggalnya ibu saya" tambah peraih medali perak di Olimpiade 2004 tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar Pemain Bulutangkis Indonesia yang Bakal Turun di Kejuaraan Dunia 2022

Daftar Pemain Bulutangkis Indonesia yang Bakal Turun di Kejuaraan Dunia 2022

Purwokerto | Kamis, 28 Juli 2022 | 23:22 WIB

Bulutangkis dan Voli Putra Sumbang Emas Hari Ini, Netizen Sindir PSSI: Gak Kasih Ucapan Selamat?

Bulutangkis dan Voli Putra Sumbang Emas Hari Ini, Netizen Sindir PSSI: Gak Kasih Ucapan Selamat?

Jabar | Minggu, 22 Mei 2022 | 16:07 WIB

Susi Susanti: Tunggal Puteri Mulai Terpuruk Sejak Mia Audina Pergi

Susi Susanti: Tunggal Puteri Mulai Terpuruk Sejak Mia Audina Pergi

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 19:09 WIB

Terkini

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:57 WIB

Mau Beli Motor Bekas? Ini Deretan Dokumen Wajib yang Harus Kamu Periksa Biar Nggak Ketipu

Mau Beli Motor Bekas? Ini Deretan Dokumen Wajib yang Harus Kamu Periksa Biar Nggak Ketipu

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bukan Orang Kaya Saja, Semua Keluarga Perlu Siapkan Warisan Sejak Dini

Bukan Orang Kaya Saja, Semua Keluarga Perlu Siapkan Warisan Sejak Dini

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:42 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Makin Pedas, Beras Mulai Merangkak Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Makin Pedas, Beras Mulai Merangkak Naik

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Apakah Wardah Tinted Sunscreen Waterproof dan Tahan Lama? Ini Perbedaan Klaim 2 Variannya

Apakah Wardah Tinted Sunscreen Waterproof dan Tahan Lama? Ini Perbedaan Klaim 2 Variannya

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:32 WIB

Ulasan Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela,Kisah Pendidikan yang Membebaskan

Ulasan Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela,Kisah Pendidikan yang Membebaskan

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Singapura vs Timnas Indonesia: Eks Bek MU Sebut The Lions Lapar Bakal Terkam Garuda

Singapura vs Timnas Indonesia: Eks Bek MU Sebut The Lions Lapar Bakal Terkam Garuda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×