Nama Mohamed Salah jadi buah bibir saat ini. Perfomance apiknya membuat Salah memiliki banyak fans baru. Bersama Liverpool, Mohamed Salah adalah idola publik Anfield.
Tak hanya di level klub, Salah pun sukses mengantarkan Mesir untuk tampil di Piala Dunia 2018. Sayang pada Piala Dunia 2022, Salah gagal membawa Mesir ke Qatar.
Publik Mesir tentu rindu bendera dan lagu kebangsaan mereka bisa kembali dilihat dan didengar publik Internasional. Salah pun digadang-gadang bisa menyamai legenda Mesir, pemain yang namanya ditorehkan tinta emas sepakbola Mesir yakni Hossam Hassan.
Hossam Hassan merupakan eks striker Timnas Mesir di Piala Dunia 1990 di Italia. Dikutip dari theguardian.com, nama Hassan pun tercatat sebagai top skor sepanjang Mesir dengan torehan 70 gol.
Hassan sendiri memulai karier sepakbolanya di Al-Ahly pada 1983. Pada 1985, ia naik ke tim utama Al-Alhly, 31 gol sukses ia persembahkan untuk klub tersebar di Mesir tersebut. Ia pun hijrah ke Eropa dan bergabung ke klub Yunani, PAOK.
Berbeda dengan Salah, karier klub Hassan di level Eropa justru berantakan. Ia tak pernah membela klub besar di Eropa. Setelah dari PAOK, Hassan tercatat membela klub kecil Swiss, Neuchâtel Xamax.
Meski namanya tak semerlang Salah di level klub, di timnas Hassan ialah rajanya. Sejak memulai debut di timnas Mesir pada 1985 dan pensiun pada 2006, Hassan dari 169 caps suskes mencetak 70 gol.
Hassan pun tercatat jadi pemain Mesir yang paling sering cetak gol saat babak kualifikasi Piala Dunia zona Afrika yakni 11 gol. Sayang penampilan Mesir di Piala Dunia 1990 tak seperti diharapkan publik Mesir.
Dikutip dari fifa.com, Mesir di Piala Dunia 1990 hanya mampu berada di urutan paling buncit grup F. Mesir hanya mampu meraih dua kali hasil imbang dan satu kali kalah dari Inggris.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Darwin Nunez dan Mohamed Salah Selamatkan Liverpool di Markas Fulham
Meski begitu di Piala Dunia 1990, Mesir mampu menahan imbang 1-1 tim kuat Belanda. Magdi Abdelghani jadi pencetak gol Mesir ke gawang Orange saat itu.