Mengingat Lagi Pesepak Bola Muslim Jadi Korban Persekusi Suporter Israel

Blitz | Suara.com

Selasa, 23 Agustus 2022 | 20:38 WIB
Mengingat Lagi Pesepak Bola Muslim Jadi Korban Persekusi Suporter Israel
suporter israel | 972mag.com

Persekusi jadi fenomena sosial tersendiri yang mewabah di negeri ini. Kebanyakan orang yang melakukan aksi tersebut, tak paham apa arti dari persekusi. 

Persekusi merupakan perlakuan buruk menjurus ke penganiyaan secara sistematis oleh individu atau kelompok kepada individu atau kelompok lain karena adanya perbedaan suku, agama, serta pandangan politik. 

Persekusi sebenarnya tidak hanya terjadi di ruang lingkup sosial politik semata, di ranah sepakbola aksi persekusi juga terjadi. 

Sebagian orang menganggapnya itu bagian dari kekhasan olahraga si kulit bundar ini. Suporter memang bertugas untuk menekan kelompok lain yang berbeda dengan mereka. Itu memang tak bisa disamakan dengan persekusi. 

Tapi bagaimana dengan dua kasus pesepakbola asal Chechen, Rusia, Zaur Sadayev dan Dzhabrail Kadiyev pada 2013 silam? Di kasus dua pesepakbola ini ada persekusi yang berakhir pada dua pemain ini harus angkat koper dari klub yang mereka bela. Siapa pelakunya? Pelakunya ternyata ialah suporter klub yang dibela dua pemain ini. 

Perlakuan persekusi yang menimpa dua pemain ini berawal saat keputusan mereka untuk membela salah satu klub Yahudi, Beitar Jerusalem FC. Keputusan pemain ini tentu saja menimbulkan pro kontra, pasalnya keduanya ialah pesepakbola beragama Islam. 

Sontak saja pembelian dua pemain ini membuat suporter Beitar utamanya La Familia marah besar. Sejak awal kedatangan dua pemain ini, para suporter langsung melakukan protes keras dan aksi pemboikotan. Tidak itu saja, para suporter ini di tiap pertandingan Beitar selalu memposisikan diri sebagai suporter musuh.

Sekedar informasi, La Familia dicap sebagai kelompok suporter yang sangat rasis. Musuh abadi mereka ialah suporter dari Hapoel Tel Aviv, klub Israel yang masih memiliki sikap respect untuk perjuangan orang Palestina. 

Pada 2016 silam, seperti dikutip dari laporan Washington Post, polisi Israel menangkap sejumlah dedengkot La Familia usai melakukan tindakan teror kepada suporter Hapoel. 

Laporan bbc.co.uk berjudul 'Forever Pure : Football and Racism in Jerusalem ' menunjukkan betapa tersiksanya Sadayev dan Kadiyev saat itu. Masuknya dua pemain ini memang jadi sejarah baru bagi klub, karena mereka ialah dua muslim pertama yang direkrut klub ini. 

Mengusung slogan 'Selamanya Yahudi', membuat para suporter ini terus melakukan tekanan bahkan mengarah ke tindakan kekerasan dan kriminal tidak hanya pada dua pemain ini tapi juga kapten mereka, Ariel Harush. Harush jadi satu-satunya pemain yang menyambut Sadayev dan Kadiyev di awal kedatangannya.

Aksi persekusi kepada dua pemain ini benar-benar dilakukan secara sistematis. Para dedengkot La Familia misalnya meminta para pemain Beitar untuk tidak memberikan bola saat pertandingan ataupun saat sesi latihan, para pemain lain pun diminta untuk tidak bersosialisasi dengan Sadayev dan Kadiyev, bahkan saat sesi latihan dua pemain ini bakal mendapat teror sedemikian rupa hingga aparat keamanan harus menjaga ketat dua pemain ini. 

Pilihan sulit pun harus diambil oleh pelatih Beitar, Eli Cohen. Cohen berusaha menjadi profesional dengan tidak terpengaruh pada tekanan para suporternya sendiri. 

Sayangnya Cohen kemudian tak bisa berbuat lebih, ia pada akhirnya ngeri juga dengan tindakan La Familia yang tiap hari semakin keras dan masif. La Familia misalnya sempat melemparkan bom molotov ke kantor manajemen klub yang berlokasi di tempat latihan klub. 

"Mereka melakukan tindakan ini bukan suporter. Mereka ada penjahat, pihak berwenang harus segera merespon kejadian ini dengan tepat," kata Walikota Yerusalem, Nir Barkat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Semakin Keterlaluan, Pemukiman Yahudi Kini Menyerbut Halaman Masjid Al-Aqsa dan Buat Liga Muslim Berang

Semakin Keterlaluan, Pemukiman Yahudi Kini Menyerbut Halaman Masjid Al-Aqsa dan Buat Liga Muslim Berang

| Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:49 WIB

Sudah Keterlaluan, Pemukim Yahudi Serang Masjid Al-Aqsa, Arab Saudi dan Liga Muslim Dunia Berang

Sudah Keterlaluan, Pemukim Yahudi Serang Masjid Al-Aqsa, Arab Saudi dan Liga Muslim Dunia Berang

| Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:07 WIB

Pemukim Yahudi Israel Serbu Masjid Al Aqsa, Arab Saudi Murka

Pemukim Yahudi Israel Serbu Masjid Al Aqsa, Arab Saudi Murka

| Selasa, 09 Agustus 2022 | 14:47 WIB

Dikecam, Israel Perbolehkan Kaum Ekstremis Yahudi Beribadah di Masjid Al Aqsa

Dikecam, Israel Perbolehkan Kaum Ekstremis Yahudi Beribadah di Masjid Al Aqsa

Lampung | Senin, 23 Mei 2022 | 17:15 WIB

Menlu Rusia Sebut Adolf Hitler Keturunan Yahudi, Vladimir Putin Minta Maaf ke Israel

Menlu Rusia Sebut Adolf Hitler Keturunan Yahudi, Vladimir Putin Minta Maaf ke Israel

Lampung | Jum'at, 06 Mei 2022 | 09:25 WIB

Terkini

Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya

Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 07:25 WIB

Karhutla Riau Meluas Jadi 3.456 Hektare, Status Siaga Darurat Masih Berlaku

Karhutla Riau Meluas Jadi 3.456 Hektare, Status Siaga Darurat Masih Berlaku

Riau | Rabu, 15 April 2026 | 07:25 WIB

Sunscreen Apa yang Bagus? Ini 6 Rekomendasi yang Mencerahkan Wajah dan Anti Whitecast

Sunscreen Apa yang Bagus? Ini 6 Rekomendasi yang Mencerahkan Wajah dan Anti Whitecast

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 07:21 WIB

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:16 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya

Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya

Sport | Rabu, 15 April 2026 | 07:10 WIB

72 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 April: Klaim Arrival Animation dan Gloo Wall Undersea

72 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 April: Klaim Arrival Animation dan Gloo Wall Undersea

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 07:08 WIB

Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior

Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 07:07 WIB

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:04 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB