Gubernur Papua, Lukas Enembe dicekal oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk berpergian ke luar negeri terkait dugaan kasus korupsi yang menjerat dirinya.
Pencekalan terhadap orang nomor satu di Provinsi Papua tersebut diajukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Ditjen Imigrasi pada 7 September 2022. Pencegahan tersebut berlaku selama enam bulan ke depan.
Lantas mengapa Lukas dicekal? Dikutip dari berbagai sumber, menurut kuasa hukum Lukas, Stefanus Roy Rening, kliennya tersebut ditetapkan tersangka oleh KPK karena kasus suap dan gratifikias senilai Rp 1 miliar.
Dikatakan oleh Roy, penetapan Lukas sebagai tersangka oleh KPK sejak 5 September 2022. Menurut Roy, penetapan Lukas sebagai tersangka terbilang aneh karena Gubernur Papua itu sendiri belum dimintai keterangan oleh pihak KPK.
Baru kemarin Senin 12 September 2022, Lukas dimintai keterangan oleh tim penyidik KPK di Mako Brimob Kota Jayapura, Papua.
Lukas Enembe lahir di Tolikara, Papua pada 27 Juli 1967. Kader partai Demokrat ini menempuh pendidikan dari SD hingga SMA di Papua.
Baru saat menempuh pendidikan bangku kuliah, Lukas keluar Papua dengan mendaftar di Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan Universitas Sam Ratulangi, namun tidak selesai.
Pada 1990, ia mendaftar ke Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi dan lulus S1 di sana. Kariernya di ASN dimulai saat ia ditempatkan di Kantor SOSPOL Kab. Merauke pada 1997.
Setelah itu pada 2001, ia menjadi Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya. Lalu menjadi Bupati Kabupaten Puncak Jaya dari 2007 hingga 2012.
Baca Juga: Dicegah Ke Luar Negeri, Rekening Gubernur Papua Lukas Enembe Juga Diblokir PPATK
Ia menjadi Gubernur Papua pada periode pertama pada 2013 hingga 2018. Dan terpilih lagi pada periode kedua.
Beberapa waktu lalu saat konflik Rusia dan Ukraina memanas. Lukas Enembe sempat menggulirkan wacana ingin mengundang Presiden Vladimir Putin ke Papua.
Hal itu disampaikan Lukas Enembe saat bertemu dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobyeva pada Maret 2022 di Jakarta.
Undangan ini untuk berdiskusi soal rencana pembangunan Bandara Antariksa di Biak. Rusia sendiri Kosmodrom tertua di dunia yakni Kosmodrom Baikonur yang berlokasi di Asia Tengah, sekitar 2.600 km tenggara ibu kota Rusia, Moskow, dan 1.300 km dari dua kota utama Kazakhstan, Nur-Sultan dan Almaty.