Buah salak ternyata menjadi salah satu buah kegemaran baru bagi orang Vietnam. Ya di negeri tetangga itu, buah salak kini tengah digandrungi dan orang di sana rela merogoh kocek dalam-dalam untuk bisa menikmati buah salak.
Buah salak selalu terjual habis meski harganya sangat mahal. Mengutip dari laporan media lokal, vietbao.vn, buah salak per kilogram bisa dijual dengan harga 220.000 Dong Vietnam atau setara dengan Rp 140 ribu. Padahal di Indonesia harga salak per kilogram tak lebih dari Rp 20.000.
Bahkan menurut laporan media lokal ada sejumlah toko buah yang menjual mencapai 220.000 sampai 260.000 Dong Vietnam atau setara Rp 165.000. Harga ini tentu saja 2 sampai 3 kali lipat harga di Indonesia.
"Dibawa dari Indonesia ke Vietnam, buah salak memiliki kulit seperti sisik ular, tetapi bagian dalamnya berwarna putih, renyah dan manis serta dengan rasa aneh," tulis media lokal tersebut.
Salah satu penjual salak di Vietnam, Tran Dieu Linh dari kota Hanoi menceritakan saat ia berkunjung ke Bali, ia menikmati buah salak dan jatuh cinta kepada buah tersebut.
Menurut Tran, ia menganggap buah salak memiliki perpaduan rasa buah pir dengan sedikit asam, serta memiliki aroma buah nangka.
Tran lalu mencoba untuk menjual buah salak ke Vietnam. Namun di awal mencoba menjual buah itu, Tran menghadapi banyak tantangan. Tentu saja, orang Vietnam ogah untuk membeli karena tampilan luarnya.
Bagi ornag Vietnam yang baru melihat buah salak menganggap buah itu seperti rotan anyaman khas Thailand. Namun lambat laun, buah itu kemudian ada peminatnya.
Peminat buah salak di Vietnam semakin banyak. Tran pun mengaku ia cukup kesulitan untuk bisa memenuhi kebutuhan pasar.
Baca Juga: Indahnya Jalur Trekking untuk Pendaki Pemula, Menilik Eloknya Kawah Ratu Gunung Salak
Tran misalnya mengatakan bahwa pengirim terakhir yang ia dapat pada 17 September 2022 hanya sebanyak 10 kotak atau sekitar 1 kuintal saja.
Dengan jumlah itu menurut Tran sangat sedikit. Pasalnya saat pertama ia mengunggah penjualan buah salak, kurang dalam 30 menit sudah habis terjual via online.
"Beberapa hari terakhir ini pelanggan sudah mengirim saya text untuk membeli salak, tapi saya katakan untuk menunggu sampai 24 september di pengiriman berikutnya,"