'Oh tidak Bang. Saya juga tanyakan ke Dede,' ke Lesti maksudnya. Lesti bilang bukan dibanting, tapi kebanting. Mungkin salah ketik ya," kata pengacara Billar.
Sedangkan untuk kasus bola biliar, pengacara Billar juga membantah pernyataan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan.
Sebelumnya, Zulpan berdasarkan pengakuan Lesti hampir dilempar bola biliar oleh suaminya tersebut. Namun lemparan tersebut tidak kena karena Billar terpeleset.
Menurut pengacara Billar bahwa tidak ada pelemparan bola biliar. Yang ada hanya semacam gertakan untuk melempar bola dan belum dilemparkan.
"Itu tidak dilemparkan, tapi mau dilemparkan seperti menggeretak," ucapnya.
Saat Billar lewat tim pengacaranya membantah adanya dugaan KDRT, Lesti memilih untuk berangkat umroh bersama keluarga besarnya.
Lesti dan keluarga besar berangkat umroh pada 7 Oktober 2022. Keberangkatan umroh usai Lesti menyelesaikan BAP tambahan.
Sehari sebelum penetapan Billar sebagai tersangka, tepatnya 11 Oktober 2022, publik kembali dibuat terhenyak dengan beredarnya rekaman CCTV Billar hendak melempar bola bilyar kepada Lesti.
Rabu 12 Oktober 2022, Billar melakukan pemeriksaan lebih cepat dari jadwal seharusnya yakni 13 Oktober 2022. Billar datang ke Polres Jakarta Selatan pukul 11:00 WIB tanpa diketahui awak media.
Pada hari yang sama, pihak Billar memutuskan untuk mengganti tim pengacara. Adek Efril Manurung diganti oleh pengacara kondang, Hotma Sitompul.
Kamis 13 Oktober 2022 tepatnya pukul 17:56 WIB, Billar resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk 20 hari ke depan.
Dari keterangan kepolisian seperti dikutip dari Antara, Kasus kekerasan yang dialami penyanyi Lesti Kejora terjadi pada 28 September 2022 pukul 01.51 WIB dini hari di kediaman keduanya di Cilandak, Jakarta Selatan.
Saat itu, Rizky melakukan kekerasan fisik dengan mendorong dan membanting korban ke kasur serta mencekik leher korban sehingga jatuh ke lantai.
KDRT tersebut kembali terulang pada pukul 09.47 WIB.
Saat itu Rizky menarik tangan korban ke arah kamar mandi. Kemudian membanting korban ke lantai dan dilakukan berulang kali.