Yaman dan Lebanon Tantang Timnas U-19

Syaiful Rachman

Minggu, 18 Mei 2014 | 20:15 WIB
Yaman dan Lebanon Tantang Timnas U-19
Para pemain timnas U-19 merayakan gol pertama ke gawang Myanmar, dalam laga kedua mereka, Rabu (7/5/2014). [Suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Timnas Indonesia U-19 yang dipersiapkan untuk Piala AFC 2014 di Myanmar akan kembali diuji kemampuannya. Kali ini, Timnas Yaman dan Lebanon akan menguji kemampuan Garuda Jaya.

Menurut rencana, pertandingan uji coba melawan Yaman akan dilakukan sebanyak dua kali. Dua pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogjakarta, Jumat (23/5/2014) dan Minggu (25/5/2014). Sedangkan laga uji coba melawan Lebanon akan digelar di Stadion Manahan Solo, Rabu (28/5/2014).

"Federasi sepak bola Yaman menyepakati jika pertandingan uji coba akan dilakukan dua kali," kata Sekjen PSSI Joko Driyono di Jakarta, Minggu (18/5/2014).

Menurut Joko, Atas beberapa pertimbangan, Yaman menginginkan laga uji coba tersebut digelar dua kali. Diantaranya adalah masalah efisiensi biaya perjalanan ke Indonesia, dan menambah jam terbang pemain. Dari dua pertandingan tersebut, pertandingan terbuka akan digelar secara terbuka untuk umum. Sementara pertandingan kedua dilakukan secara tertutup.

"Untuk pertandingan pertama melawan Yaman terbuka untuk umum. Baru pertandingan kedua tertutup untuk umum (nonkomersial)," jelas Joko.

Pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu menambahkan, untuk melawan Lebanon semuanya telah dipersiapkan. Kedua federasi juga telah melakukan komunikasi. Adapun pertandingan ujicoba digelar sebelum Timnas Lebanon melawat ke Qatar.

Demi menghadapi tiga pertandingan ujicoba ini, Timnas Indonesia U-19 di bawah asuhan Indra Sjafri kembali digembleng di Lapangan UNY Yogjakarta. Pada tahap pertama kembali dilakukan tes fisik berikut VO2max.

Tes tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi terakhir para pemain. Pasalnya sebelum kembali masuk ke pemusatan latihan, Garuda Jaya baru saja menjalani dua pertandingan uji coba menghadapi Timnas Myanmar.

Pada uji coba tersebut, Timnas Indonesia U-19 mendapatkan hasil kurang maksimal yaitu bermain seri 1-1 dan kalah 1-2 dari Timnas Myanmar yang juga dipersiapkan untuk Piala AFC 2014. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia U-23 Imbangi Republik Dominika 1-1

Indonesia U-23 Imbangi Republik Dominika 1-1

Bola | Kamis, 15 Mei 2014 | 23:41 WIB

Myanmar Tumbangkan Indonesia 2-1

Myanmar Tumbangkan Indonesia 2-1

Bola | Rabu, 07 Mei 2014 | 21:34 WIB

Hadapi Myanmar, Garuda Jaya Gagal Raih Kemenangan

Hadapi Myanmar, Garuda Jaya Gagal Raih Kemenangan

Bola | Senin, 05 Mei 2014 | 21:02 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×