Preview: Jerman vs Argentina, Laga "Hidup Mati" Wakil Dua Benua

Syaiful Rachman

Jum'at, 11 Juli 2014 | 09:07 WIB
Preview: Jerman vs Argentina, Laga "Hidup Mati" Wakil Dua Benua
Thomas Mueller (kiri) dan Lionel Messi

Suara.com - Final Piala Dunia kali ini merupakan laga ulangan final Piala Dunia 1986 dan 1990. Setelah 24 tahun berlalu, Jerman dan Argentina akan kembali berhadapan di partai puncak pesta sepak bola sejagad empat tahunan.

Laga "hidup-mati" yang akan  berlangsung di Maracana, Senin (14/7/2014) dini hari WIB, merupakan laga emosional bagi kedua tim. Bagi Argentina, kekalahan di final Piala Dunia 1990 merupakan terakhir kalinya tim Tango tampil di final. Sementara bagi Jerman, Piala Dunia 24 tahun lalu adalah terakhir kalinya Der Panzer mengangkat trofi Piala Dunia.

Selain itu, dalam laga ini Jerman juga menjadi harapan tim Eropa untuk mengakhiri kegagalan wakil benua biru di setiap Piala Dunia yang digelar di benua Amerika. Sementara Argentina, menjadi pengawal terakhir untuk menjaga tradisi tersebut.

Berdasarkan catatan pertemuan kedua tim, Jerman bisa dikatakan lebih unggul dari Argentina. Di dua Piala Dunia sebelumnya, Jerman mengalahkan Argentina dua kali berturut-turut di babak perempat final.

Apalagi di babak semifinal, kedigdayaan pasukan Joachim Loew semakin tidak terbantahkan setelah mempermalukan tuan rumah Brasil dengan tujuh gol berbalas satu.

Melakoni final ketiganya kontra Argentina, Jerman bisa dikatakan dalam kondisi terbaiknya. Selain mental pemain yang tengah melambung, tidak ada pemain yang mengalami cedera serius.

Di lini belakang, Jerome Boateng, Mats Hummels, Hoewedes dan Philipp Lahm siap menjadi tembok kokoh bagi Lionel Messi. Sementara Kroos, Khedira, Mesut Oezil, dan Schweinsteiger akan berperan penting di lini tengah untuk menghubungkan lini belakang dan memberi suplai bola bagi Miroslav Klose dan Thomas Mueller yang bakal diturunkan sebagai ujung tombak.

Sementara di kubu Argentina, pelatih Alejandro Sabella harus memikirkan strategi baru di lini depan untuk menjaga peluang mencetak gol. Hilangnya Angel Di Maria terbukti sangat berpengaruh terhadap daya gedor Albiceleste seperti yang telihat saat Argentina menghadapi Belanda di semifinal.

Dalam final nanti, Messi kemungkinan besar akan kembali mendapat pengawalan ketat. Dengan dikuncinya pergerakan Messi, Sabella harus mencari sosok tepat pengganti Di Maria untuk menggedor pertahanan Der Panzer.

Di lini depan, semua nama kecuali Angel Di Maria siap diturunkan. Sementara di lini tengah, Lucas Biglia dan  Javier Mascherano siap menjadi penghubung dua lini.

Penampilan gemilang Demichelis di dua laga terakhir bersama tim Tango, tampaknya kembali menjadi tiket baginya untuk masuk dalam line up. Bersama Zabaleta, Garay dan Rojo, Demichelis akan menjadi palang pintu bagi Klose dan Mueller.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kerjasama Tim, Kunci Hentikan Messi

Kerjasama Tim, Kunci Hentikan Messi

Bola | Jum'at, 11 Juli 2014 | 10:35 WIB

5 Fakta Menarik Jelang Laga "Hidup Mati" Jerman vs Argentina

5 Fakta Menarik Jelang Laga "Hidup Mati" Jerman vs Argentina

Bola | Jum'at, 11 Juli 2014 | 09:50 WIB

Jerman Belajar Cara Matikan Messi dari Belanda

Jerman Belajar Cara Matikan Messi dari Belanda

Bola | Jum'at, 11 Juli 2014 | 05:02 WIB

Robben: Jerman akan Menang di Final

Robben: Jerman akan Menang di Final

Bola | Kamis, 10 Juli 2014 | 21:13 WIB

Maradona: Jerman Bisa Dikalahkan

Maradona: Jerman Bisa Dikalahkan

Bola | Kamis, 10 Juli 2014 | 19:40 WIB

Sabella: Jerman Diunggulkan di Final

Sabella: Jerman Diunggulkan di Final

Bola | Kamis, 10 Juli 2014 | 14:15 WIB

Final Piala Dunia 2014, Peluang Messi Lengkapi Gelar

Final Piala Dunia 2014, Peluang Messi Lengkapi Gelar

Bola | Kamis, 10 Juli 2014 | 10:35 WIB

Terkini

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:10 WIB

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:09 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

BYD Kalahkan Dominasi Merek Jepang di Kalangan Gen Z

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

Daftar Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap, Ada Presiden RI Sebelum Prabowo Subianto

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Menjaga Habitat Macan Tutul Jawa, Mengapa Restorasi Hutan Tak Cukup dengan Menanam Pohon?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:04 WIB

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:03 WIB

×