Pele, Mutiara Hitam dari Negeri Samba

Ruben Setiawan | admin | Suara.com

Kamis, 23 Oktober 2014 | 09:00 WIB
Pele, Mutiara Hitam dari Negeri Samba
Edson Arantes Do Nascimento (Pele) (Shutterstock)

Hari ini, 74 tahun yang lalu, Edson Arantes do Nascimento lahir di Tres Coracoes, Brasil. Pele, begitu ia lebih akrab disapa. Lelaki yang mempersembahkan tiga gelar juara dunia bagi Brasil ini dianggap sebagai pesepakbola terbaik sepanjang masa.

Pele kecil tidak hidup bergelimang harta, malahan, keluarganya bisa dibilang miskin. Saking miskinnya, bocah yang juga dijuluki "Dico" itu sudah cukup girang bermain dengan bola yang dibuat dari kaos kaki berisi kain-kain bekas. Kala itu, mungkin tak seorangpun menyangka Pele bakal jadi seorang bintang besar.

Menginjak usia remaja, Pele berlatih bola di tim muda yang diasuh mantan pemain timnas Brasil, Waldemar de Brito. Melihat bakat, De Brito mengajak Pele mencoba peruntungannya bergabung dengan klub Santos. Ternyata sukses. Pele resmi masuk tim reguler di usia 15 tahun.

Tampil menawan di musim pertama, Pele direkrut tim nasional Brasil. Pada tahun 1958, untuk pertama kalinya dunia mengenal Pele dalam Piala Dunia di Swedia. Jutaan pasang mata di seluruh dunia dibuat terpukau oleh kecepatan, kelincahan, ketajaman Pele di lapangan hijau. Hattrick-nya di semifinal dan dua golnya di final mampu membuat Brasil berjaya dan menjuarai Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Pulang mengusung trofi paling bergengsi sejagat, Pele dielu-elukan sebagai pahlawan. Presiden Brasil kala itu Janio Quadros, menjadikan Pele sebagai "harta nasional". Sejak saat itu pula, julukan baru didapat Pele. Si Mutiara Hitam.

Sayang, lantaran dibekap cedera, Pele tak ikut ambil bagian saat Selecao mempertahankan gelar mereka di Chile tahun 1962. Empat tahun berikutnya di Inggris, lagi-lagi Pele tak turun. Brasil terdepak di fase grup.

Kejayaan kembali ke tangan Tim Samba saat si Mutiara Hitam tampil mengganas di Piala Dunia Meksiko tahun 1970. Pele mencetak empat gol di turnamen tersebut. Satu diantaranya dicetak di laga final kontra Italia. Ketika itu, Brasil mempecundangi Azzuri dengan skor 4-1.

Laga terakhir Pele berlangsung pada bulan Oktober 1977. Laga yang mempertemukan Santos dengan New York Cosmos itu jadi laga perpisahan bagi si pencetak 1.281 gol di 1.363 laga itu. Pencapaiannya itu membuatnya masuk Guinness World Records untuk kategori pencetak gol terbanyak sepanjang karier sepak bola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Semifinal Liga Champions: Enrique Sesumbar Sebut PSG Lebih Baik dari Bayern Munich

Semifinal Liga Champions: Enrique Sesumbar Sebut PSG Lebih Baik dari Bayern Munich

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 08:48 WIB

Bukan Snapdragon, Ini Alasan Mulia MU Ganti Sponsor Lawan Brentford

Bukan Snapdragon, Ini Alasan Mulia MU Ganti Sponsor Lawan Brentford

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 08:38 WIB

MU Bungkam Brentford dan Jauhi Kejaran Rival, Carrick: Tak Perlu Dirayakan

MU Bungkam Brentford dan Jauhi Kejaran Rival, Carrick: Tak Perlu Dirayakan

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 08:20 WIB

Dikepung Lawan Berat, Milomir Seslija Ogah Grusa-grusu Bawa Persis Solo Hindari Degradasi

Dikepung Lawan Berat, Milomir Seslija Ogah Grusa-grusu Bawa Persis Solo Hindari Degradasi

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 07:13 WIB

Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Timnas Indonesia Ini Juga Terancam Degradasi

Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Timnas Indonesia Ini Juga Terancam Degradasi

Bola | Senin, 27 April 2026 | 20:32 WIB

Michael Olise Dibidik Liverpool dan Real Madrid, Bayern Munich Beri Tanggapan

Michael Olise Dibidik Liverpool dan Real Madrid, Bayern Munich Beri Tanggapan

Bola | Senin, 27 April 2026 | 20:30 WIB

Marc Klok Bicara Kondisi dan Mental Persib Bandung usai Dua Kali Imbang

Marc Klok Bicara Kondisi dan Mental Persib Bandung usai Dua Kali Imbang

Bola | Senin, 27 April 2026 | 20:21 WIB

Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?

Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?

Bola | Senin, 27 April 2026 | 19:17 WIB

Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun

Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun

Bola | Senin, 27 April 2026 | 18:29 WIB

Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC

Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC

Bola | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB