Wali Kota Makassar Bertekad Dapatkan Sponsor untuk PSM

Arsito Hidayatullah

Kamis, 25 Desember 2014 | 21:24 WIB
Wali Kota Makassar Bertekad Dapatkan Sponsor untuk PSM
Suporter PSM Makassar merayakan ultah ke-99 PSM Makassar pada awal November lalu. [Antara/Sahrul Manda Tikupadang]

Suara.com - Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, berjanji akan membantu mencarikan solusi terhadap sejumlah masalah yang dihadapi PSM Makassar. Salah satunya adalah mencarikan sponsor untuk klub sepakbola kebanggaan warga Sulawesi Selatan (Sulsel) itu.

"PSM adalah kebanggaan kita semua. Saya mau klub kebanggaan kita ini kembali berjaya seperti dulu, dan saya pasti akan men-support PSM," ujarnya, saat menerima kunjungan manajemen PSM Makassar di rumah dinasnya, Kamis (25/12/2014).

Ramdhan mengatakan, PSM Makassar yang selama satu dekade terakhir ini tidak lagi mendapatkan gelar, serta banyak mengalami permasalahan, membuatnya prihatin. Dia pun yakin itu dirasakan para penggemar klub tersebut.

Ramdhan mengaku, sejak dirinya menjabat wali kota selama enam bulan terakhir, belum pernah melakukan pertemuan langsung dengan manajemen PSM. Dia mengaku hanya lebih banyak memantaunya dari media massa.

"Kepemimpinan saya masih baru, dan saya adalah salah satu penggemar berat dari PSM Makassar. Saya seorang atlet, dan saya tahu bagaimana jika kita tidak mendapatkan prestasi. Makanya, saya akan men-support penuh tim ini," tegasnya.

Dikatakan Ramdhan, sejak dikeluarkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 1 tahun 2011 tentang larangan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk membiayai klub sepakbola profesional, sejumlah klub lantas harus berusaha keras.

Aturan Permendagri itu sendiri juga melarang para wali kota maupun bupati untuk menggelontorkan anggaran besar guna membiayai keuangan klub kebanggaan daerahnya. Untuk itu, Ramdhan mengaku akan berusaha mempromosikan tim Ayam Jantan tersebut untuk mendapatkan bantuan sponsor.

"Insya Allah, Pemkot akan membantu PSM sesuai dengan aturan, karena adanya larangan pakai uang negara. Maka, kita akan himpun kekuatan swasta untuk membantu PSM," terangnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PSM, Ary Azhari Sirajuddin mengatakan, maksud kunjungan mereka ke Wali Kota Makassar memang untuk meminta dukungan pemerintah jelang bergulirnya kompetisi musim depan.

"Kita minta bantuan Pak Wali, (minta) dukung PSM agar berjaya kembali. PSM sudah lama tidak berjaya, dan kita ingin pendukung dibahagiakan dengan meraih kejayaan kembali," ucapnya.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa hal disebutkan ikut dibahas, termasuk perubahan logo PSM yang sebelumnya menggunakan lambang Kota Makassar, menjadi gambar "ayam jantan dari timur". Selain itu, beberapa ciri khas PSM akan dikembalikan, seperti warna kostum merah terang menjadi merah darah, serta adanya wacana pembangunan stadion baru. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Komentar JK soal Minimnya Prestasi Sepakbola Indonesia

Ini Komentar JK soal Minimnya Prestasi Sepakbola Indonesia

Bola | Kamis, 18 Desember 2014 | 20:00 WIB

PSM Diminta Selesaikan Tunggakan Gaji Pemain

PSM Diminta Selesaikan Tunggakan Gaji Pemain

Bola | Kamis, 04 Desember 2014 | 20:30 WIB

Arema Masih Hindari Merekrut Pemain Asia

Arema Masih Hindari Merekrut Pemain Asia

Bola | Jum'at, 21 November 2014 | 02:40 WIB

Maldini-Muchlis Segera Gabung PSM

Maldini-Muchlis Segera Gabung PSM

Bola | Rabu, 19 November 2014 | 20:25 WIB

Terkini

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Pemerintah Bakal Salurkan Bansos 30 Kilogram untuk 33,2 Juta Keluarga

Pemerintah Bakal Salurkan Bansos 30 Kilogram untuk 33,2 Juta Keluarga

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Memupuk Keberanian untuk Menggali Potensi dan Meraih Mimpi dalam Lawan Minder, Raih Sukses

Memupuk Keberanian untuk Menggali Potensi dan Meraih Mimpi dalam Lawan Minder, Raih Sukses

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Rumah di Tamansari Jakbar Ludes Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

Rumah di Tamansari Jakbar Ludes Terbakar, Warga Panik Dengar Suara Ledakan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Apakah Tamanu Oil Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Apakah Tamanu Oil Bisa Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini Faktanya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:27 WIB

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Tembus 65.800 Pengunjung

BSI International Expo 2026 Catat Transaksi Rp5,38 Triliun, Tembus 65.800 Pengunjung

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Apakah Viva Skin Food Bisa untuk Kaki Pecah-Pecah? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Viva Skin Food Bisa untuk Kaki Pecah-Pecah? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:24 WIB

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

Polisi Tangkap Pembunuh Ibu-Anak di Madiun, Jasad Korban Digiling Pakai Mesin Daging

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:22 WIB

DPR Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset, Target Sahkan 15 Desember 2026

DPR Percepat Pembahasan RUU Perampasan Aset, Target Sahkan 15 Desember 2026

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:17 WIB

×