Jose Mourinho, Kisah Sang Jawara Empat Negeri

Ruben Setiawan

Senin, 26 Januari 2015 | 09:00 WIB
Jose Mourinho, Kisah Sang Jawara Empat Negeri
Reaksi manajer Chelsea Jose Mourinho usai timnya ditahan imbang Liverpool 1-1 di Anfield (21/1) [Reuters/Phil Noble]

Suara.com - Hari ini, 52 tahun yang lalu, Jose Mario dos Santos Mourinho Felix atau yang lebih dikenal sebagai Jose Mourinho lahir di Setubal, Lisbon, Portugal. Mourinho adalah manajer klub sepakbola yang kini mengasuh Chelsea.

Penggemar sepak bola tidak mungkin tidak tahu sosok lelaki yang satu ini. Jose Mourinho merupakan salah satu pelatih terbaik di sepanjang sejarah lapangan hijau. Pelatih berjuluk The Special One ini sukses membawa sejumlah klub Eropa menjuarai beragam kompetisi bergengsi di Benua Biru.

Putra dari kiper veteran Portugal, Jose Felix Mourinho, ini memulai kariernya di sepak bola sebagai pemain. Gagal jadi pemain papan atas, lelaki yang akrab disapa Mou ini banting setir menekuni dunia kepelatihan. Kebetulan, ia mengantongi ijazah ilmu keolahragaan dari Techical University of Lisbon dan mengajar sebagai guru olah raga selama lima tahun.

Namun, siapa sangka, pekerjaan pertama yang ia dapat bukanlah sebagai pelatih, melainkan seorang interpreter. Ia jadi juru penerjemah bagi Sir Bobby Robson, pelatih Inggris yang dipercaya mengasuh Sporting CP dan Porto. Mou pun 'menguntit' Robson ketika pelatih veteran itu pindah ke Barcelona. Ilmu dan nalurinya sebagai pelatih kian terasah saat ia menjadi asisten bagi Louis van Gaal, manajer baru asal Belanda yang ketika itu menggantikan Robson.

Job pertama Mou sebagai pelatih adalah mengasuh Benfica. Namun, hanya setahun, Mou hijrah ke Uniao de Leiria, dan akhirnya berlabuh di Porto. Di Porto-lah, Mou mendapat nama. Ia berhasil membawa klub itu menjuarai Primeira Liga dua musim berturut-turut, serta sekali juara kompetisi kasta tertinggi Eropa, Liga Champions.

Benar saja, reputasi Mou meroket. Iapun lalu dipinang taipan Rusia, Roman Abramovich, untuk mengasuh klubnya, Chelsea. Mou mempersembahkan dua gelar Liga Premier Inggris, dua trofi Piala Liga, dan satu trofi Piala FA.

Diisukan tak akur dengan Abramovich, Mou hengkang ke Inter Milan. Kepindahan membawa berkah, mungkin begitu sebutan mudahnya. Di tangan Mou, Nerazzurri merebut dua gelar Scudetto Serie A, satu Copa Italia, dan satu trofi Liga Champions. Mou jadi salah satu dari hanya lima pelatih yang pernah menjuarai kompetisi Eropa dengan dua klub berbeda.

Maka, tak berlebihan jika pada akhirnya Mou dianugerahi penghargaan Pelatih Terbaik Ballon d'Or tahun 2010. Di tahun yang sama, Mou hijrah ke Real Madrid. Suami Matilde Faria itu berhasil mempersembahkan satu gelar La Liga dan satu gelar Copa del Rey. Kesuksesannya di tanah Negeri Matador menjadikannya satu dari empat pelatih yang menjuarai liga utama di empat negara berbeda, yakni Portugal, Inggris, Italia, dan Spanyol.

Tiga tahun mengasuh Los Blancos, pelatih yang dikenal memiliki karisma dan kepercayaan diri tinggi itu kembali dipercaya mengasuh Chelsea. Tangan dinginnya lagi-lagi membawa tuah. Sukses membawa The Blues finis di urutan tiga klasemen pada musim 2013/2014, kini dirinya tengah berupaya keras mempertahankan posisi puncak anak-anak asuhannya di klasemen liga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia

Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:15 WIB

Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay

Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:04 WIB

Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!

Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:56 WIB

Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan

Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:38 WIB

Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta

Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:28 WIB

Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:56 WIB

Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo

Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:44 WIB

FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini

FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:38 WIB

Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya

Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:25 WIB

Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama

Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:21 WIB