Tunda ISL, Ini Alasan BOPI

Syaiful Rachman

Rabu, 18 Februari 2015 | 23:15 WIB
Tunda ISL, Ini Alasan BOPI
Kapten Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (memegang bola) bersama perwakilan 18 klub peserta Indonesia Super League (ISL) berpose saat peresmian dimulainya ISL 2015. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.

Suara.com - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) tahun ini bertindak tegas untuk menunda kompetisi Indonesia Super League 2015 di kepengurusan yang baru karena banyak kasus gaji pemain dan pelatih yang tidak dibayarkan setelah ISL bergulir seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya.

"Ketentuan ini berdasarkan UU No 3 Tahun 2005 tentang sistem keolahragaan serta statuta FIFA dan AFC. Semua yang kami persyaratkan kepada PT Liga dan klub berorientasi pada peraturan tersebut," kata Ketua Umum BOPI Noor Aman saat konferensi pers penundaan ISL 2015 di Kantor Kemenpora, Rabu (18/2/2015).

Noor Aman menegaskan penundaan ISL 2015 bertujuan menghindari penunggakan gaji pemain dan pelatih yang terulang setiap tahunnya.

Oleh karena itu, BOPI pun mewajibkan pada PT Liga dan klub peserta ISL menyerahkan bukti pelunasan gaji pemain dan pelatih sebagai salah satu syarat untuk menerbitkan rekomendasi penyelenggaraan ISL.

Namun demikian, PT Liga dan klub peserta ISL nampaknya tidak mengindahkan segala persyaratan yang wajib dipenuhi kepada BOPI hingga tenggat waktu yang ditetapkan pada 6 Januari 2013, yakni dua minggu sebelum "kick-off" perdana dimulai.

Pada kenyataannya, sejak April 2014, BOPI telah mengirim surat permintaan kepada induk cabang olahraga, termasuk PT Liga Indonesia untuk mengirimkan data yang terkait dengan organisasi, manajemen, sumber daya manusia, kepengurusan PT Liga Indonesia maupun klub profesional.

Namun, surat tersebut belum pernah direspons hingga BOPI mengirim surat kembali pada 6 Januari 2015 untuk menilai kelayakan atlet, klub, bahkan PT Liga sebagai operator ISL.

BOPI berharap paling lambat pada 19 Januari 2015 mendapatkan cukup waktu untuk memverifikasi dokumen sampai akhirnya pada 23 Januari 2015, ISL baru mengirimkan data administratif tersebut dengan persyaratan yang sebagian besar belum dipenuhi.

Hingga pada 13 Februari 2015, seminggu sebelum "kick-off" dimulai pada 20 Februari 2015, data yang terpenuhi baru mencapai 30 persen kemudian bertambah 50 persen setelah komunikasi intens dilakukan dengan PT Liga.

Akhirnya, BOPI pun memberi kelonggaran bagi klub untuk menyerahkan tiga syarat utama, yakni bukti pelunasan gaji pemain, pelatih dan ofisial tim, surat kontrak kerja profesional pemain, pelatih dan ofisial tim, serta bukti pelunasan pajak, sementara syarat lainnya bisa diserahkan pada pertengahan musim.

Empat hari menjelang kick-off antara Persib dan Persipura, sisa kebutuhan dana sebanyak 50 persen juga belum dipenuhi oleh sebagian besar klub yang berjumlah 18 klub.

Setelah verifikasi, BOPI akhirnya menyatakan ISL dan PT Liga belum layak diberikan rekomendasi dan menunda kompetisi hingga dua pekan mendatang.

Bentuk ketegasan ini memang memunculkan keberatan bagi banyak pihak, namun BOPI bersikeras akan aktif mendampingi para klub untuk memenuhi syarat administratif hingga 4 Maret 2015.

"BOPI akan pro aktif dan terus menjalin komunikasi dengan para klub. Kami siap mendampingi," kata Noor Aman yang menjadi ketua BOPI sejak Desember 2014 itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao

Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 15:49 WIB

Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas

Shin Tae-yong Merapat ke Persija, Erick Thohir Ucap Dua Kata Singgung Kualitas

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 23:53 WIB

Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia

Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:18 WIB

Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh

Bandung Membiru, Persib Rayakan Pancatakhta dan Hattrick Juara Bersama Bobotoh

Foto | Senin, 25 Mei 2026 | 06:00 WIB

Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!

Ironi Super League: Liga Tertinggi yang Jauh dari Kata Profesional!

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 11:55 WIB

Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia

Mario Kempes, Mesin Gol Timnas Argentina yang Pernah Mengguncang Liga Indonesia

Bola | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:48 WIB

Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia

Piala Presiden 2026: PSSI Rajin Garap Turnamen "Hura-Hura", Lupa Prioritas Piala Indonesia

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:25 WIB

Kritik Pedas CR7 Jadi Tamparan untuk Liga Indonesia: Pemain Terlalu Banyak Mengeluh!

Kritik Pedas CR7 Jadi Tamparan untuk Liga Indonesia: Pemain Terlalu Banyak Mengeluh!

Bola | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:22 WIB

Bakal Dipermanenkan Dewa United, Ivar Jenner Diambang Penurunan Karier?

Bakal Dipermanenkan Dewa United, Ivar Jenner Diambang Penurunan Karier?

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:24 WIB

Pujian ke Liga Indonesia dan Preseden Minor yang Diembuskan oleh Ivar Jenner

Pujian ke Liga Indonesia dan Preseden Minor yang Diembuskan oleh Ivar Jenner

Your Say | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:51 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×