Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao

Ronald Seger Prabowo

Senin, 15 Juni 2026 | 15:49 WIB
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
FIFA berencana melakukan investigasi usai kemenangan besar Jerman atas Curacao dalam laga Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026) pagi WIB. Melansir laman Givemesport, seorang wasit Piala Dunia dituduh membuat isyarat "white power" atau kekuatan kulit putih. [Givemesport]
baca 10 detik
  • FIFA sedang menginvestigasi wasit Shaun Evans terkait dugaan gestur "white power" pada laga Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026).
  • Jaringan anti-diskriminasi Fare menuduh gestur tangan tersebut sebagai simbol neo-Nazi yang dilakukan secara sengaja saat siaran langsung.
  • Pihak terkait menyarankan kehati-hatian dalam menyimpulkan niat di balik gestur tersebut karena simbol itu memiliki makna ganda.

Suara.com - FIFA berencana melakukan investigasi usai kemenangan besar Timnas Jerman atas Curacao dalam laga Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026) pagi WIB.

Melansir laman Givemesport, seorang wasit Piala Dunia dituduh membuat isyarat "white power" atau kekuatan kulit putih.

Rekaman wasit Shaun Evans yang membuat isyarat tangan tersebut langsung viral di media sosial.

Wasit A-League Australia yang pernah memimpin Liga Indonesia 2017 itu menyatakan dukungannya terhadap VAR untuk pertandingan Piala Dunia dan sempat muncul di siaran langsung sesaat sebelum kick-off.

Menurut The Athletic, gestur tersebut—di mana ibu jari dan jari telunjuk saling menyentuh sementara jari-jari lainnya direntangkan—dalam beberapa tahun terakhir telah digunakan untuk melambangkan kekuasaan kulit putih.

Tiga jari yang tersisa menandakan huruf W untuk Putih, sementara ibu jari dan jari telunjuk mewakili huruf P untuk Kekuasaan.

Namun, gestur tersebut juga dapat memiliki makna lain. Beberapa orang di media sosial membela Evans, dengan menunjukkan bahwa gerakan tersebut juga digunakan sebagai bagian dari "permainan lingkaran"—lelucon di taman bermain di mana orang saling menipu untuk melihat gestur tangan seperti "OK" yang dibuat di suatu tempat di bawah pinggang.

"Siapa pun yang melihat tanda tersebut akan menerima pukulan ringan," tulis laman tersebut.

FIFA, badan pengatur sepak bola dunia, kemungkinan akan menyelidiki konteks dan maksud di balik gestur tersebut, menurut Daily Mail.

baca juga

Seorang juru bicara FIFA dilaporkan mengatakan bahwa mereka mengetahui insiden tersebut tetapi menolak untuk berkomentar lebih lanjut.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Minggu malam, jaringan anti-diskriminasi Fare, yang menentang ketidaksetaraan dalam sepak bola.

"Saran dari para ahli kami adalah bahwa gestur yang digunakan jelas menyerupai simbol tangan ‘OK’ terbalik yang digunakan sebagai simbol ‘kekuatan kulit putih’ di kalangan sayap kanan ekstrem global," kata dia.

“Mengapa seorang pengawas VAR menggunakan simbol ini di acara sepak bola global tepat pada saat dia tahu kamera sedang mengarah padanya? Hanya mungkin dia sengaja menyampaikan simbol neo-Nazi sayap kanan ekstrem.

“Kami mencatat bahwa dalam dua pertandingan berikutnya, tampaknya sutradara TV telah berhenti memperkenalkan panel VAR kepada penonton TV.

“Penonton televisi global tidak seharusnya disuguhi individu sayap kanan ekstrem yang menggunakan simbol neo-Nazi saat mereka bersiap menonton pertandingan.”

Meskipun isyarat tangan tersebut dikategorikan sebagai simbol kebencian oleh Anti-Defamation League (ADL), mereka memperingatkan bahwa "kehati-hatian" harus dilakukan terkait niat di balik makna isyarat tersebut.

"Karena makna tradisional dari isyarat tangan 'oke', serta penggunaan lain yang tidak terkait dengan supremasi kulit putih, kehati-hatian khusus harus dilakukan agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan tentang niat di balik seseorang yang telah menggunakan isyarat tersebut," tambah pernyataan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya

Tiba di AS, Timnas Iran Lansung Disambut Aksi Demonstrasi, Ini Biang Keroknya

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 15:20 WIB

Wonderkid Baru Barcelona Ini Bakal Jadi Penerus Mohamed Salah di Timnas Mesir Piala Dunia 2026

Wonderkid Baru Barcelona Ini Bakal Jadi Penerus Mohamed Salah di Timnas Mesir Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 14:40 WIB

Prediksi Skor Arab Saudi Vs Uruguay: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Arab Saudi Vs Uruguay: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 14:38 WIB

Terkini

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26 WIB

×