Liga indonesia 8 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 8 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 8 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 7 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 7 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 7 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 6 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 6 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 2 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 2 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 1 Februari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 1 Februari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 31 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 31 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 31 Januari 2026 | 13:30 WIB
Liga indonesia 30 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 30 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 26 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 25 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 25 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 24 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 24 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 24 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 24 Januari 2026 | 13:30 WIB
Liga indonesia 23 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 23 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 12 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 12 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 11 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 11 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 11 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 10 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 10 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 9 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 9 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 5 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 5 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 4 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 4 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 4 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 4 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 3 Januari 2026 | 19:00 WIB
Liga indonesia 3 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 3 Januari 2026 | 15:30 WIB
Liga indonesia 30 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 29 Desember 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 29 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 29 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 28 Desember 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 28 Desember 2025 | 13:30 WIB
Liga indonesia 27 Desember 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 27 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 23 Desember 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 23 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 22 Desember 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 22 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 21 Desember 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 21 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 21 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 20 Desember 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 20 Desember 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 14 Desember 2025 | 13:30 WIB
Liga indonesia 6 Desember 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 5 Desember 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 30 November 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 30 November 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 29 November 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 29 November 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 29 November 2025 | 13:30 WIB
Liga indonesia 28 November 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 28 November 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 27 November 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 27 November 2025 | 15:30 WIB
Liga indonesia 23 November 2025 | 19:00 WIB
Liga indonesia 23 November 2025 | 15:30 WIB

Cari Solusi, Presiden Jokowi Perintahkan Bentuk Tim Kecil

Syaiful Rachman Suara.Com
Senin, 02 November 2015 | 17:06 WIB
Cari Solusi, Presiden Jokowi Perintahkan Bentuk Tim Kecil
Presiden Jokowi menerima delegasi FIFA dan AFC di Istana Negara [Antara]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengatakan kedatangan delegasi FIFA dan AFC untuk segera mendapatkan solusi terhadap sepak bola Indonesia.

"Nanti akan dibentuk tim untuk bisa berkomunikasi terus menerus sehingga ketemu solusinya," kata Presiden di Istana Merdeka Jakarta, Senin (2/11/2015).

Presiden mengungkapkan bahwa tim kecil tersebut akan segera dibentuk sehingga bisa cepat melakukan komunikasi dengan tim kecil FIFA dan AFC.

"Mereka (FIFA dan AFC) tidak senang terjadi otot-ototan (perselisihan di sepak bola Indonesia). Kita memang ingin ini ada solusi dari kita, ada solusi dari mereka. Nanti ketemu dimana, nanti akan bicara antara tim dari Indonesia dengan FIFA dan AFC," ungkap Presiden.

Sebelum menerima Wapres India, Presiden Joko Widodo telah menerima delegasi bersama Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di Istana Merdeka, Senin (2/11/2015).

Para delegasi FIFA dan AFC terdiri dari Pemimpin delegasi Kohzo Tashima (anggota EXCO FIFA dari Jepang), Tengku Abdullah Ibni Sultan Ahmad Shah (anggota EXCO FIFA dari Malaysia), James Johnson (FIFa members Association Direction), Mariana Araneta Anggota EXCO AFC dari Filiphina), Dato' Windsor John (AFCActing General Secretary) dan Sanjeevan Balasingham (AFC Members Association Directions).

Kohzo Tashima, usai bertemu Presiden Joko Widodo tidak mau memberikan pernyataan hasil pertemuan dengan Presiden Joko Widodo.

"Tadi kami membicarakan masa depan (sepak bola) dan akan terus melakukan komunikasi, tapi saya akan memberikan pernyataan nanti," kata Kohzo yang langsung meninggalkan Istana Merdeka diikuti delegasi lainnya.

Kepala Staf Presiden Teten Masduki mengatakan Presiden akan membentuk tim kecil untuk mencari solusi terbaik antara Indonesia dan FIFA mengenai PSSI.

"Tim kecil ini akan melakukan komunikasi terus menerus dengan tim kecil yang dibentuk oleh FIFA," kata Teten saat memberi keterangan ke wartawan didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Teten juga mengungkapkan dalam pertemuan tersebut tentang keinginan Indonesia untuk melakukan reformasi sepak bola untuk mencapai prestasi yang bagus diajang internasional.

"Sayangnya PSSI kurang merespon, sehingga Presiden memahami kenapa Menpora membekukan PSSI," kata Teten.

Sedangkan Menpora Imam Nahrawi mengatakan pertemuan dengan FIFA dan AFC berharaga karena pemerintah Indonesia bisa menjelaskan permasalahan sepakbola tanah air dan langsung mendapat tanggapan yang bersahabat dan konstruksi dari FIFA maupun AFC.

"Dan setelah pertemuan ini akan dibentuk tim kecil untuk mem-'follow up' (menindaklanjuti dan semoga persoalaanya ada jalan keluarnya," harap Imam Nahrawi.

Menpora menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia sangat berkepentingan terhadap reformasi sepak bola di Tanah Air, karena sudah nyata-nyata ada indikasi penyelewengan.

"Bahkan ada indikasi bahkan pengakuan pengaturan skor, ada judi bola, ada gaji terlambat," ungkapnya.

Imam menegaskan bahwa pemerintah Indonesia berkomitmen untuk membangun sepakbola yang lebih membanggakan masyarakat Indonesia.

"Mereka delegasi FIFA dan AFC) sangat respon bahwa tidak mungkin 250 juta masyarakat Indonesia tidak bisa menghasilkan prestasi yang lebih baik," kata Imam.

Menpora juga menyampaikan bahwa peringkat sepak bola Indonesia berada di 172, dan FIFA serta AFC berkomitmen untuk memberikan harapan bagi sepak bola Indonesia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI