Lika-liku Peter Schmeichel, Cleaning Service Sampai Bintang MU

Ruben Setiawan

Rabu, 18 November 2015 | 09:00 WIB
Lika-liku Peter Schmeichel,  Cleaning Service Sampai Bintang MU
Peter Schmeichel. (Twitter/@Pschmeichel1)

Suara.com - Hari ini, 52 tahun yang lalu, Peter Schmeichel lahir di Gladsaxe, Denmark. Pemilik nama lengkap Peter Boleslaw Schmeichel ini adalah mantan kiper timnas Denmark yang pernah merajai Eropa bersama Machester United.

Ingat MU di era 90an, tentu ingat sosok kiper raksasa yang berjaga di depan jala Setan Merah kala itu, Peter Schmeichel. Ya, diperkuat Schmeichel, MU merebut lima trofi Liga Premier, tiga Piala FA, serta satu trofi Liga Champions. Fans MU tentu tak pernah lupa sepak terjang penjaga gawang yang membantu The Red Devils meraih treble pada musim 1998/1999.

MU terbilang beruntung mendapatkan talenta seperti Schmeichel. Betapa tidak, datang ke MU bukan siapa-siapa, 'lulus' dari Old Trafford jadi seorang bintang. Saat itu, namanya tak terlalu dikenal di luar Denmark. Namun penampilannya di MU meroketkan dan mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia. Bersama MU pula, Schmeichel dua kali berturut-turut merebut gelar Penjaga Gawang Terbaik di Dunia, yakni pada tahun 1992 dan 1993.

Jadi pemain penting yang berkontribusi besar di lini pertahanan, MU kesulitan mencari pengganti saat Schmeichel hengkang pada akhir musim 1998/1999. Talenta-talenta baru pun datang dan pergi, sebut saja Mark Bosnich, Fabien Barthez, Tim Howard, dan beberapa kiper hebat lainnya. Sampai akhirnya Setan Merah mendapatkan Edwin van der Sar, sosok yang dianggap mampu menyamai kualitas seorang Schmeichel.

Selepas dari MU, kiper yang memulai kariernya bersama klub lokal Denmark, Brondby, ini pindah ke Portugal. Berjaga di bawah mistar Sporting Lisbon, Schmeichel membantu merebut trofi juara Liga Primeira 1999/2000, setelah 18 tahun puasa gelar.

Hanya dua tahun, Schmeichel memutuskan kembali ke Inggris. Di negeri Ratu Elisabeth II itu, Schmeichel memperkuat dua klub yang berbeda dua musim berturut-turut dan menyatakan pensiun di Manchester City.

Punya karier berkilauan, mungkin tak banyak yang tahu latar belakang Schmeichel. Sebelum jadi kiper top, Schmeichel pernah bekerja di pabrik tekstil, pernah pula menjadi petugas kebersihan di rumah jompo, jadi pekerja kantor di WWF, manajer sales, tentara, karyawan perusahaan iklan, sampai akhirnya mendarat di lapangan hijau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum

Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:46 WIB

Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan

Bikin Spanyol Tidak Berdaya, Kiper Cape Verde Kebanjiran Followers Jutaan

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:38 WIB

Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru

Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:36 WIB

Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur

Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:35 WIB

Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik

Bukayo Saka Tegaskan Siap Tampil Lawan Kroasia, Tepis Keraguan soal Kondisi Fisik

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:30 WIB

CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026

CBF Bungkam! Kondisi Neymar Misterius, Hampir Pasti Tak Bakal Main di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:23 WIB

Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026

Arab Saudi Tahan Uruguay, Al-Dawsari Tegaskan Green Falcons Bukan Tim Pelengkap Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:02 WIB

Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026

Isu Baku Hantam Ruang Ganti, Tunisia Pecat Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:52 WIB

Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih

Wasit VAR Shaun Evans Bebas Sanksi FIFA, Gestur 'OK' Terbalik Bukan Simbol Supremasi Kulit Putih

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:38 WIB

Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium

Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:28 WIB