Gara-gara Ulah Fans, PSM Kena Denda Rp20 Juta

Syaiful Rachman

Selasa, 21 Juni 2016 | 14:30 WIB
Gara-gara Ulah Fans, PSM Kena Denda Rp20 Juta
Pemain PSM Makassar Diarrassouba Lamine (tengahi) berusaha melewati dua Pesepakbola Arema Cronus Beny Wahyudi (kanan) dan Ryuji Utomo Prabowo (kiri) [Antara]

Suara.com - PSM Makassar terkena sanksi denda sebesar Rp20 juta akibat laser dari penonton saat pertandingan antara tim Juku Eja menghadapi Arema Cronus di Makassar, 12 Juni 2016.

Media Officer PSM Ramli Manong di Makassar, Selasa, menyayangkan sikap penonton yang tidak bisa bertindak sportif dalam mendukung perjuangan tim hingga berakibat negatif bagi tim PSM sendiri.

"PSM kena denda Rp20 juta karena laser penonton. Jika masih terjadi pelanggaran serupa di kemudian hari, kami akan mendapatkan sanksi lebih berat lagi," kata Ramli Manong.

Mengenai kemungkinan ancaman sanksi yang lebih berat, pihaknya meminta penonton bisa bersikap lebih bijak dalam mendukung tim kesayangannya.

Menurut dia, jika memang memiliki kecintaan yang besar terhadap PSM, tentu suporter tidak akan mau melakukan sesuatu yang justru dapat merugikan tim yang dicintainya tersebut. Hal itupun diharapkan bisa menjadi perhatian seluruh pihak agar bisa lebih tertib saat menyaksikan laga kandang PSM.

Manajemen PSM juga akan berupaya lebih memperketat pemeriksanaan saat memasuki stadion Mattoanging. Namun demikian, kata dia, hal itu memang tidak akan maksimal jika tidak ada sikap tanggung jawab dari penonton.

Apalagi untuk memasukkan laser ke dalam stadion memang akan lebih mudah sebab ukurannya yang kecil membuat pemeriksaan tidak akan berjalan maksimal.

"Intinya kami akan minta kerja sama dari suporter untuk lebih menertibkan para anggotanya agar pertandingan PSM bisa berjalan aman dan lancar tanpa gangguan. Apalagi kami sudah diperingatkan akan mendapatkan sanksi yang lebih berat jika kejadian itu terulang kembali," ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala PSM Makassar, Robert Rene Albert yang dua hari ini meninggalkan tim untuk mengurus perpanjangan visanya di Malaysia, direncanakan sudah bergabung dan memimpin latiah tim PSM malam ini.

Ia menjelaskan, kepergian Robert Albert memang tidak bisa ditunda karena masalah izin. Untuk itu, meski tenaganya dibutuhkan untuk kembali memoles dan mengembalikan motivasi tim usai mengalami dua kekalahan beruntun masing-masing dari Arema Cronus dan Sriwijaya FC, namun tetap mendapatkan izin ke Malaysia.

"Sesuai rencana, Robert Albert akan tiba di Makassar, Selasa (hari ini). Robert akan kembali mendampingi tim untuk persiapan laga selanjutnya," sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×