14 Tim Didenda Puluhan Juta karena Pemainnya Kartu Kuning

Ardi Mandiri, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 27 Mei 2017 | 15:24 WIB
14 Tim Didenda Puluhan Juta karena Pemainnya Kartu Kuning
Ilustrasi kartu kuning. [shutterstock]

Suara.com - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kembali menggelar sidang terkait pelanggaran di Liga 1 dan Liga 2, Sabtu (27/5/2017).

Hasil sidang kali ini, Komdis PSSI lebih banyak menjatuhkan sanksi kepada klub yang banyak mengeluarkan kartu kuning dalam satu pertandingan.

Denda paling banyak diberikan kepada PS TNI yang diharuskan membayar Rp48 juta, karena mendapatkan tujuh kartu kuning dalam satu pertandingan.

Sebelumnya, PS TNI juga harus membayar Rp28 juta karena hal serupa.

Sisanya, klub yang terkena sanksi harus membayar denda dari Rp10 hingga Rp25 juta rupiah. Rata-rata klub yang bersangkutan mendapatkan lima kartu kuning di satu pertandingan.

Berikut tim yang harus membayar denda kepada Komdis PSSI:

1. Tim Persegres Gresik United dikenakan sanksi denda Rp 20.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 5 kartu Kuning.

2. Tim Madura United dikenakan sanksi denda Rp 20.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 5 kartu Kuning.

3. Tim Sriwijaya FC dikenakan sanksi denda Rp 28.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 7 kartu Kuning.

4. Tim PS. TNI dikenakan sanksi denda Rp 28.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 7 kartu Kuning.

5. Tim PS. TNI dikenakan sanksi denda Rp 42.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 7 kartu Kuning.

6. Tim Persipur Purwodadi dikenakan sanksi denda Rp 10.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 5 kartu Kuning.

7. Tim Persipur Purwodadi dikenakan sanksi denda Rp 15.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 5 kartu Kuning.

8. Tim PSCS Cilacap dikenakan sanksi denda Rp 10.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 5 kartu Kuning.

9. Tim Persih Tembilahan dikenakan sanksi denda Rp 10.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 5 kartu Kuning.

10. Tim PSPS Pekanbaru dikenakan sanksi denda Rp 10.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 5 kartu Kuning.

11. Tim Persijap Jepara dikenakan sanksi denda Rp 10.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 5 kartu Kuning.

12. Tim Madura FC dikenakan sanksi denda Rp 10.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 5 kartu Kuning.

13. Tim Lampung Sakti dikenakan sanksi denda Rp 10.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 5 kartu Kuning.

14. Tim Perserang Serang dikenakan sanksi denda Rp 10.000.000,- karena dalam satu pertandingan mendapatkan 5 kartu Kuning.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sidang Komdis PSSI, Pemain Semen Padang Dilarang Tampil Enam Laga

Sidang Komdis PSSI, Pemain Semen Padang Dilarang Tampil Enam Laga

Bola | Sabtu, 27 Mei 2017 | 15:17 WIB

Lupakan Kekalahan, Sriwijaya FC Siap Bangkit Lawan MU

Lupakan Kekalahan, Sriwijaya FC Siap Bangkit Lawan MU

Bola | Jum'at, 26 Mei 2017 | 21:56 WIB

Hadapi Madura United, Sriwijaya FC Krisis Pemain Bertahan

Hadapi Madura United, Sriwijaya FC Krisis Pemain Bertahan

Bola | Jum'at, 26 Mei 2017 | 01:23 WIB

Terkini

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:54 WIB

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

×