Sidang Komdis PSSI, Pemain Semen Padang Dilarang Tampil Enam Laga

Arsito Hidayatullah, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 27 Mei 2017 | 15:17 WIB
Sidang Komdis PSSI, Pemain Semen Padang Dilarang Tampil Enam Laga
Pemain Semen Padang FC, Marcel Sacramento (kanan). [Antara/Iggoy el Fitra]

Suara.com - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kembali menggelar rapat untuk memberikan sanksi kepada klub Liga 1, Liga 2, serta pemain dan panitia pertandingan yang melanggar regulasi. Hasilnya, sembilan putusan didapatkan dari hasil rapat itu.

Salah satu yang diharuskan membayar denda adalah pemain Semen Padang, Marcel Sacramento, karena dianggap melakukan protes berlebihan kepada wasit. Akibatnya, dia dilarang tampil dalam enam pertandingan dan membayar denda Rp20 juta.

Selain Marcel, pemain PS TNI, Manahati Lestusen, juga dilarang tampil dalam tiga kali pertandingan. Dia juga diharuskan membayar denda Rp20 juta karena mencekik pemain PSM Makasar Marc Anthony Klok.

Berikut hasil lengkap sidang Komdis PSSI:

1. Panitia Pelaksana Pertandingan Perssu Real Madura dikenakan sanksi denda Rp25.000.000 karena pemukulan yang dilakukan LOC Perssu dan pelemparan botol ke bench pemain Persewangi Banyuwangi.

2. Pemain PS TNI Manahati Lestusen dikenakan sanksi 3 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 1 tahun 2017 dan denda Rp10.000.000 karena mencekik pemain PSM Makassar Marc Anthony Klok.

3. Pemain Mojokerto Putra Indra Setiawan dikenakan sanksi 2 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 2 tahun 2017 dan denda Rp10.000.000 karena dengan sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai pemain Persik Kediri Febly Gushendra.

4. Pemain Semen Padang Marcel Sacramento dikenakan sanksi berupa larangan bermain di Liga 1 sebanyak 6 kali dan denda Rp20.000.000 karena melakukan protes berlebihan terhadap Wasit.

5. Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan dikenakan sanksi Peringatan Keras karena membiarkan supporter Arema masuk ke sentel ban untuk memasang bendera.

6. Panitia Pelaksana Pertandingan Persewangi dikenakan sanksi denda Rp10.000.000 karena penonton menyalakan flare.

7. Manager PSBK Kota Blitar Yudi Meira dikenakan sanksi larangan masuk ke ruang ganti dan bangku cadangan sebanyak 2 kali dan denda Rp10.000.000
karena melakukan protes berlebihan terhadap wasit dengan masuk ke dalam lapangan pertandingan.

8. Tim Persikad Depok dikenakan sanksi denda Rp10.000.000 karena suporter Persikad terbukti menyalakan flare.

9. Panitia Pelaksana Pertandingan Persikabo Bogor dikenakan sanksi denda Rp10.000.000 karena tidak mampu menjaga keamanan dari tim Persikabo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komdis PSSI Tegaskan Sanksi Bagi Manahati Masih Mungkin Ditambah

Komdis PSSI Tegaskan Sanksi Bagi Manahati Masih Mungkin Ditambah

Bola | Minggu, 21 Mei 2017 | 14:31 WIB

Pelatih Bhayangkara Beberkan Kunci Kemenangan Atas Semen Padang

Pelatih Bhayangkara Beberkan Kunci Kemenangan Atas Semen Padang

Bola | Sabtu, 20 Mei 2017 | 19:59 WIB

Belum Menang di Tiga Laga Terakhir, Ini Kata Pelatih Semen Padang

Belum Menang di Tiga Laga Terakhir, Ini Kata Pelatih Semen Padang

Bola | Sabtu, 20 Mei 2017 | 19:24 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×