Bobotoh Bikin Ulah, Ini Pinta Persija pada Komdis PSSI

Syaiful Rachman, Adie Prasetyo Nugraha

Selasa, 25 Juli 2017 | 16:00 WIB
Bobotoh Bikin Ulah, Ini Pinta Persija pada Komdis PSSI
Pemain Persija Jakarta Ismed Sofyan (kedua kanan) terjatuh saat terjadinya bentrok dengan pesepak bola Persib Bandung Vladimir Vujovic (keempat kiri) pada laga lanjutan Liga 1 di GBLA [Antara]

Suara.com - Direktur Utama Persija Jakarta Gede Widiade ingin Komisi Disiplin (Komdis) PSSI segera mengambil tindakan terkait kericuhan yang terjadi di laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (22/7/2017).

Seperti diketahui, di laga tersebut suporter Persib Bandung, Bobotoh, melakukan aksi pelemparan ke dalam lapangan. Selain itu, sebagian dari mereka masuk ke dalam lapangan dan memukul ofisial serta  pemain Persija Jakarta.

"Sebuah kompetisi yang direstui federasi pasti ada regulasi. Jadi, kejadian apapun di lapangan selama dalam koridor pertandingan pasti ada regulasi. Saya minta kepada operator atau federasi untuk tegakkan ketentuan hukum. Sebab kalau kejadian dilakukan klub besar gak dapat sanksi sesuai peraturan berlaku, repot," kata Gede, Selasa (25/7/2017).

Gede menginginkan hukuman yang akan diberikan Komdis PSSI kepada Persib dilakukan dengan benar. Dalam artian, Komdis menimang dengan masak peristiwa yang terjadi sehingga keputusan yang akan diambil tidak mengecewakan masyarakat.

"Semua masyarakat bola akan kecewa. Tapi harus dilihat secara clear dan dewasa. Jangan sanksi dibuat karena intimidasi atau perasaan gak suka. Jadi harus fair. Karena semua klub sekarang dihantui denda. Dalam ekonomi lagi susah, cari duit sulit," tambahnya.

Jika sanksi yang diberikan berupa denda, Gede  menyarankan denda dengan jumlah yang tidak sedikit. Menurutnya, saksi berlaga tanpa penonton kurang efektif  bagi klub kaya dan tidak ada efek jera.

"Kenapa denda, biar ada efek jera. Bagi klub kaya raya, mending didenda miliaran dari pada main tanpa penonton atau pemain tertentu," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bos Persija Sedih Liga 1 akan Pakai Wasit Asing, Kenapa ?

Bos Persija Sedih Liga 1 akan Pakai Wasit Asing, Kenapa ?

Bola | Selasa, 25 Juli 2017 | 14:08 WIB

PSSI Sudah Kantongi Nama Wasit Asing untuk Liga 1, Siapa Saja?

PSSI Sudah Kantongi Nama Wasit Asing untuk Liga 1, Siapa Saja?

Bola | Selasa, 25 Juli 2017 | 05:55 WIB

Laga Persib vs Persija Diwarnai Kericuhan, Apa Tanggapan PSSI?

Laga Persib vs Persija Diwarnai Kericuhan, Apa Tanggapan PSSI?

Bola | Senin, 24 Juli 2017 | 21:15 WIB

Bobotoh Berulah, Persib Terancam Hukuman

Bobotoh Berulah, Persib Terancam Hukuman

Bola | Senin, 24 Juli 2017 | 20:25 WIB

Terkini

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Sinopsis Film Pirunduk, Saat Aulia Sarah Terjerat Ilmu Hitam demi Menaklukkan Suami

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Pertalite Makin Menipis! Bahlil Ungkap Stok BBM Subsidi Tinggal 16-18 Hari

Video | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:00 WIB

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

KPK Ungkap Bupati Klaten Diduga Terima Fee Proyek Rp2,14 Miliar, Uangnya untuk Bayar Utang Pilkada

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:51 WIB

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

66 Daerah Belum Punya RS Tipe C, Pasien Kanker Berisiko Harus Berobat Jauh

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:48 WIB

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

OTT Muara Enim Bikin Suap Rp400 Juta Bupati Klaten Tertunda, Temuan Audit Tetap Dihapus

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

×